Search This Blog

Labels

alam (8) amal (97) anak (324) anak yatim (117) bilingual (22) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (90) dhuafa (18) for fun (12) Gene (225) guru (69) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (34) hukum (69) hukum islam (51) indonesia (594) islam (562) jakarta (34) kekerasan terhadap anak (378) kesehatan (100) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (11) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (28) KPK (16) Kristen (14) lingkungan (19) mohon bantuan (40) muallaf (52) my books (2) orang tua (11) palestina (34) parenting (2) pemerintah (138) Pemilu 2009 (63) pendidikan (527) pengumuman (27) perang (10) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (128) Politik Indonesia (53) Progam Sosial (60) puasa (37) renungan (197) Sejarah (5) sekolah (95) shalat (11) sosial (324) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

21 May, 2024

Kenapa Gene Netto Bisa Betah Di Jakarta Yang Sesak, Mahal Dan Kotor?

[Komentar]: Pak Gene kok betah amat siiiihhh, apalagi tinggal di Jakarta, yang penuh sesak, mahal, udara kotor, lingkungan kumuh??

[Gene]: Assalamu’alaikum wr.wb. Ada masalah apa? Anda tidak merasa betah? Mau kabur ke negara maju, demi mendapat kota yang rapi dan jalan yang bersih? Mau dapat jalan yang bersih, tetapi di semua toko swalayan alkohol dijual bebas? Atau jalannya bersih, tetapi perjudian dan narkoba legal? Atau jalannya bersih, tetapi ada wanita dan pria yang berprofesi sebagai pelacur dan bayar pajak? Atau jalannya bersih, tetapi ada klinik aborsi di setiap kabupaten, lalu anak usia 14 tahun boleh aborsi dan klinik itu wajib rahasiakan dari orang tuanya?

Atau jalannya bersih, tetapi laki-laki dan perempuan usia 18 tahun yang membuat konten menjual badannya online dibanggakan karena menjadi kaya? Atau jalannya bersih, tetapi banyak perempuan nyaris telanjang di tempat umum? Atau jalannya bersih, tetapi kondom dibagikan secara gratis bagi remaja dan pemuda?

Atau jalannya bersih, tetapi ada lembaga LGBT yang mendorong semua anak yang punya "perasaaan" homoseks atau transgender untuk segera mengaku agar dibanggakan? Atau jalannya bersih, tetapi anak usia 7 tahun ditanya oleh gurunya apa merasa sebagai laki-laki atau perempuan? Atau jalannya bersih, tetapi dua remaja bisa berzina, melahirkan anak, dan tinggal bersama? Atau jalannya bersih, tetapi anak remaja nonton film porno di rumah, dan orang tuanya juga nonton?

Atau jalannya bersih, tetapi banyak anak dibiasakan minum alkohol dari usia SMP? Atau jalannya bersih, tetapi jompo dan orang yang sakit bisa dapat bantuan bunuh diri? Atau jalannya bersih, tetapi 50% dari masyarakat mengaku ateis? Atau jalannya bersih, tetapi banyak anak merasa tidak perlu bicara secara sopan kepada orang tuanya, kakek-neneknya, gurunya, tetangganya, polisi, atau orang lain, karena hak bicara bebas lebih penting?

Mau saya teruskan dengan seribu contoh yang lain???

Dan kalau orang di negara maju itu diajak "bertaubat", maka jawabannya dua: 1) "Bertaubat kepada siapa? Karena tidak ada Tuhan!", dan 2) "Yesus disalibkan, jadi semua dosa kami dihapus!" Tetapi preman Muslim yang paling bejat di sini bisa berubah, BERTAUBAT, dan menjadi rajin shalat. Di sana, tidak ada kemauan untuk bertaubat. Anda mau tinggal di sana? Silahkan saja! Dan nanti, kalau anak anda murtad, atau hamil di luar nikah, atau kecanduan pada alkohol, narkoba, dan perjudian karena semua temannya juga begitu, maka jangan menangis ya.

Nasibnya anak itu, yang dibesarkan di negara maju dengan jalan bersih yang anda agungkan itu, adalah hasil dari CINTA anda terhadap dunia ini! Anda melihat negara kafir yang maju dan bersih, lalu sangat ingin tinggal di sana. Kenapa anda bisa merasa terpesona dengan kehidupan mereka, sehingga hanya sanggup melihat "kebersihan jalan" dan abaikan semua sisi negatif yang lain di tengah masyarakat mereka? 

Tolong baca ayat dan hadits di bawah ini, dan MERENUNG tentang TUJUAN dari kehidupan kita di bumi ini. Di akhirat, tidak ada manusia yang ditanyakan apakah jalan di depan rumahnya bersih atau tidak. 

[64]. Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui. 
(QS. Al-Ankabut 29:64)

Rasulullah SAW bersabda, "Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya." (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

[112]. Dia (Allah) berfirman, "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"
[113]. Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung."
[114]. Dia (Allah) berfirman, "Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui."
[115]. Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu dengan main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
(QS. Al-Mu'minum 23:112-115)

Dari Anas bin Malik ra., Rasulullah SAW bersabda, "Kelak pada hari kiamat akan didatangkan penduduk neraka yang pernah merasakan kenikmatan paling lezat selama di dunia lalu dia dicelupkan di neraka sekali celupan. Kemudian ditanyakan kepadanya, 'Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan? Apakah kamu pernah merasakan kenikmatan?' Maka dia menjawab, 'Sama sekali tidak pernah, wahai Tuhanku.' Dan juga didatangkan penduduk surga yang hidupnya paling susah selama di dunia, lalu dicelupkan sekali celupan di dalam surga. Kemudian ditanyakan kepadanya, 'Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesusahan? Apakah kamu pernah merasakan kesulitan?' Maka dia menjawab, 'Sama sekali tidak pernah, wahai Tuhanku. Aku belum pernah merasakan kesusahan dan belum pernah melihat kesulitan.'" (HR. Muslim)

[7]. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14:7)

Jalan yang kotor bisa dibersihkan. Semua yang rusak bisa diperbaiki. Cukup umat Islam bersatu dan semangat berjuang bersama untuk bangun negara ini. Tetapi hati yang tertutup pada Allah dan ingin kafir terus tidak bisa diubah. Jadi mereka akan dapat kenikmatan sesaat di dunia, dari jalan yang bersih, tetapi nanti di akhirat, jalan bersih itu tidak akan diingat sedikitpun. Mereka akan menangis dan minta izin kembali ke dunia, ke negara Muslim yang paling kotor, asal ada kesempatan lagi menjadi orang yang beriman kepada Allah. Lupakan nikmatnya di negara mereka. Bersatu, dan memperbaiki semua hal yang kurang bagus di negara ini saja!! 

Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah, 
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...