Senin, 08/11/2010 22:40 WIB
Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Jaksa Fachrizal menilai rekening pejabat pajak Bahasyim tidak wajar. Sebab, dari gaji bulanan Rp 18 juta tetapi ia mempunyai rekening berisi dana ratusan miliar rupiah. Dia berjanji akan menggali bukti lebih dalam terkait korupsi dan pencucian uang yang dilakukan Bahasyim.
"Artinya dari segi formil kan sudah kelihatan tidak wajar. Nanti kita gali bukti-bukti dengan saksi-saksi lain untuk membuktikan dakwaan (korupsi dan money laundring)," kata jaksa penuntut, Fachrizal usai sidang Bahasyim di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (8/11/2010).
Pernyataan tersebut disampaikan usai persidangan 2 saksi yakni mantan Kepala Kantor Wilayah Pajak Jakarta Barat, Amri Zaman dan Kasubag Administrasi Gaji dan Tunjangan Ditjen Pajak, Saifulah. Amri Zaman menyebut gaji seorang Bahasyim di pajak dengan jabatan Kepala Kantor Pajak Pratama tidak lebih dari Rp 20 juta perbulan. Sementara Saifulah memperkirakan gaji Bahasyim Rp 18 juta.
"Totalnya 18 juta. Tunjangan Khusus Pembinaan Keuangan Negara (TKPKN) Rp 13 juta, gaji Rp 5 juta. Itu karena remunerasi. Sebelumnya (sebelum 2006), secara umum Rp 5,4 juta/bulan. Itu dari gaji pokok dan tugas khusus pembinaan," ucap Saifulah didepan ketua majelis hakim Didik Setyo Handono.
Sejak 2005, Bahasyim telah menjabat Kepala Kantor Pajak Pratama Palmerah. Kemudian bergeser ke Koja Jakarta Utara Kantor Pajak Jakarta VII. Selama menjabat itu menurut catatan jaksa, rekening Bahasyim meledak dari Rp 32 miliar menjadi Rp 932 miliar. Meski berkali-kali dibantah oleh Bahasyim dan pengacaranya, jaksa masih tetap mencurigai Bahasyim melakukan korupsi dan money laundry.
"Itu hasil bisnis impor daging dan ikan," sanggah Bahasyim seperti ditirukan saksi dari BNI Jakarta Pusat, Yanti Purnamasari, dalam sidang Bahasyim beberapa waktu lalu. (Ari/irw)
Sumber: detiknews.com/
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Mau pindah rumah? Mau cari lokasi yang masih sepi dan belum banyak orang tinggal di sana? Coba pindah ke sini: MARS. (hehehe…). Dijamin ma...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada seorang isteri yang bertanya apa benar bahwa dia mesti “taat pada suami” walaupun suaminya ketahuan ber...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di bawah ini ada email yang masuk ke milis pendidikan dari Sekjen Klub Guru Indonesia. Dia jelaskan bahwa Malay...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment