Seorang pemuda berdiri di atap gedung, mau loncat dan bunuh diri. Puluhan orang berkumpul di bawah, dan sambil ketawa2, mereka keluarkan HP, ambil foto dan video, dan suruh dia loncat. Satu orang naik ke atap gedung. Dikira akan menolong. Ternyata HANYA ingin ambil foto dan video dari DEKAT. Ini kualitas masyarakat Indonesia sekarang?
Semua orang yang berkumpul di bawa itu punya orang tua, guru sekolah, guru agama, dan menjadi bagian dari komunitas. Kenapa mereka tidak punya rasa empati terhadap manusia lain? Apakah tidak pernah diajarkan? Siapa yang mau bertanggung jawab terhadap kualitas masyarakat Indonesia? Para pejabat sibuk korupsi dan kejar pencitraan. Orang tua sibuk mencari uang karena biaya hidup mahal. Guru sibuk dengan beban administrasi dan banyak ujian. Dan guru agama sibuk membahas fiqih dan teori saja. Menjadi tanggung jawab siapa untuk memperbaiki kualitas masyarakat?
-Gene Netto
Banyak yang Merekam tetapi Tak Menolong, Ini Fakta Kasus Mahasiswa Bunuh Diri di Lampung
Michael Hangga Wismabrata Kompas.com - 23/02/2019, KOMPAS.com — Video rekaman seorang pemuda asal Lampung Selatan, TS (21), yang bunuh diri dengan cara melompat dari sebuah gedung swalayan di Kota Bandar Lampung, Jumat (22/2/2019), menjadi viral. Namun, apa yang terekam dalam video itu menimbulkan keprihatinan karena orang yang melihat peristiwa itu memilih untuk merekam TS saat melakukan bunuh diri dan tak membantu TS untuk mengurungkan niatnya. Menurut ahli hukum, membiarkan seseorang yang hendak bunuh diri melanggar undang-undang yang diatur dalam Pasal 531 KUHP.
https://regional.kompas.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(85)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(52)
indonesia
(487)
islam
(542)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(51)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
(Komentar dari teman di milis) : Gene, ini sudah mulai ada data (dari dua pasangan suami-isteri) tetang hasil pernikahan sepupu: ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada orang yang mengatakan dia capek dan kesiangan, jadi baru bangun jam 8 pagi, dan tidak bisa shalat subuh. Saya b...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Setelah saya menulis artikel Jangan Menolak Vaksinasi Untuk Utamakan ASI tadi siang, ternyata langsung dipro...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
Site Blocker Free Download Home: Ahlul on the Web Ahlul Fadish Resha, seorang mahasiswa di UGM, Yogya, telah menciptakan sebua...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment