Menyedihkan. Siap habiskan 1,4 Triliun untuk dapat jabatan dunia. Tapi kalau ada yang minta triliunan rupiah untuk anak yatim, saya yakin Sandi dan elit politik yang lain akan menolak. Anak yatim dianggap tidak bermanfaat di dunia ini. Mereka lemah, dan juga bukan pemiliih. Jadi kalau kejar kekuasaan dunia, apa gunanya habiskan dana besar untuk anak yatim?
Banyak pemimpin elit sangat mirip. Punya kekayaan besar yang dipakai untuk mengejar kekuasaan dunia. Walaupun agamanya dinilai "bagus" (rajin shalat, berakhlak baik, dsb.), tetap saja yang dikejar adalah dunia. Dan di akhirat mereka harus bertanggung jawab atas harta itu; ditanyakan dari mana dapatnya (halal 100%?) dan ke mana belanjanya. Lalu mereka akan dihakimi oleh Allah SWT.
Kalau saya adalah orang kaya yang ingin menjadi pemimpin, saya akan coba melakukan suatu hal yang unik. Selama tidak melanggar aturan, saya akan umumkan bahwa dana sekian triliun akan disumbangkan kepada anak yatim sesudah pemilu! Lalu saya akan kampanye secara sederhana, tanpa keluarkan banyak dana. Tidak sebarkan spanduk, stiker, kaos, iklan tivi, tidak pasang panggung, dsb. Cukup saya datang, bicara, dan janjikan harta dan ilmu saya utk kemajuan negara.
Lalu saya akan MOHON DOA DARI ANAK YATIM agar negara ini dapat pemimin yang terbaik, walaupun bukan saya! Doa anak yatim itu sangat luar biasa, dan lebih bermanfaat bagi seorang pemimpin Muslim daripada jabatan dunia.
-Gene Netto
Sandiaga Sudah Habiskan Rp 1,4 T untuk Dana Kampanye
Rabu, 27 Mar 2019 Fadhly Fauzi Rachman – detikFinance, Jakarta - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno telah menghabiskan dana hampir US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun (kurs Rp 14.000) untuk Pilpres 2019. "Nilai (kekayaan) menurun secara signifikan pada 2018. Saya kehilangan mungkin sepertiga dari kekayaan bersih saya," kata Sandiaga sambil menyebut telah menghabiskan sekitar 100 juta dolar untuk kampanye. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Agustus lalu, kekayaan Sandiaga sebesar Rp 5 triliun.
https://finance.detik.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
[Ini adalah penjelasan tambahan dari saya di group pendidikan. Kaitannya dengan post ini: Komentar Tentang Rambut Gondrong Siswa . ...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
[Komentar]: Di SMP saya dulu, tahun 1981, Kepala Sekolahnya memutar cincinnya dulu kalau mau menempeleng muridnya. Kalau ada muridnya berkel...
-
(Membalas komentar dari guru di milis pendidikan). Assalamu’alaikum wr.wb., Sudah ada beberapa guru di dalam milis pendidikan yang...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment