Hampir saja ini menjadi berita tentang kematian 18 santri, tapi alhamdulillah bisa diselamatkan dari kelalaian gurunya sendiri. Hal yang sama terulang terus. Guru bawa siswa ke sungai atau pantai, tiba2 ada yang tenggelam. Kadang bisa diselamatkan. Kadang siswa mati. Lalu semua guru selalu bilang, "Saya tidak menduga (siswa akan alami bahaya di tempat yang berbahaya)." Dan semua orang tua bilang, "Ini takdir Allah, tapi alhamdulillah diselamatkan guru! Terima kasih Pak Guru!" Anehnya, tidak ada yang membahas unsur kelalaian guru yang membawa anak yang tidak bisa berenang ke laut atau sungai.
Untuk memahami bahwa hal ini tidak logis, coba kita bawa ke ranah yang berbeda. Guru ajak siswi ikuti balapan motor di jalan raya. Ada anak yang bisa, tapi ada anak yang kecelakaan, jatuh, terluka atau mati. Lalu semua guru mengatakan, "Saya tidak menduga ada anak yang bisa mati kalau ikuti balapan motor!" Dan semua orang tua mengatakan, "Ini takdir Allah." Dan terjadi setiap minggu, setiap bulan, sepanjang tahun, selama puluhan tahun. Dan anak Indonesia mati terus, ketika diajak ikuti kegiatan oleh gurunya sendiri.
Apakah mungkin terjadi? Saya yakin tidak mungkin. Kebanyakan orang tua akan marah dan bertanya kenapa anak disuruh ikuti balapan motor, padahal tidak bisa bawa motor dan tidak punya SIM? Guru itu akan ditangkap polisi karena bahayakan siswa. Dan anak yang menjadi korban akan dikatakan "mati karena kelalaian guru sendiri." Betul? Kenapa setiap kali anak dibawa ke tempat yang berbahaya sekali, seperti sungai atau pantai, sedangkan semua anak tidak bisa berenang, dan tidak ada regu penyelamat di situ, tidak ada pelampung, dan jauh dari dokter dan rumah sakit, semua guru boleh mengatakan "Saya tidak menduga" dan orang tua terima penjelasan itu?
Kalau balapan motor yang bahayakan anak akan diprotes, kenapa berenang di laut dibiarkan terjadi terus? Dan kenapa para guru tidak BELAJAR dari bahaya yang menimpa anak lain dalam berita, dan hindari tempat yang berbahaya bagi anak? Siapa yang akan melindungi anak Indonesia kalau banyak guru lalai, dan orang tua menerima kelalaian itu terus sebagai hal yang wajar?
-Gene Netto
Bermain dan Kejar Bola Hingga ke Tengah Pantai, 18 Siswi Tenggelam
Kamis, 6 Januari 2022 - Oleh : Tim TvOne, Hery Sampurno - Situbondo, Jawa Timur - Sebanyak 18 siswi SMP Islam Pondok Pesantren Annur Sidoarjo, tenggelam di Pantai Wisata SPBU Utama Raya Desa Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Rabu (5/1/2022). Tidak adanya regu penolong di tempat wisata tersebut, membuat proses evakuasi para murid berlangsung dramatis. Akhirnya,18 siswi yang tenggelam saat mandi dan bermain bola di Pantai Wisata Utama Raya Situbondo berhasil diselamatkan.
https://www.tvonenews.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Memukul Murid adalah Pelanggaran Profesi Guru Assalamu’alaikum wr.wb., Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul d...
-
Sebelas anak, usia 4 sampai 11 tahun, diiming-iming ikan cupang. Lalu disodomi oleh seorang pemuda usia 19 tahun. Itu sudah merupakan suatu ...
-
[Ini adalah penjelasan tambahan dari saya di group pendidikan. Kaitannya dengan post ini: Komentar Tentang Rambut Gondrong Siswa . ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. This is the First Chapter of my book “Searching for God and Finding Allah”. I hope you find it useful. Wassalamu’ala...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
12 January, 2022
Bermain dan Kejar Bola Hingga ke Tengah Pantai, 18 Siswi Tenggelam Tapi Diselamatkan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment