Assalamu’alaikum wr.wb. Kemarin saya bertemu dengan seorang muallaf dari Jerman, bernama Nathan (sebelah kiri di foto). Ternyata, dia baru masuk Islam 3 minggu, tapi sudah shalat 5x per hari, dan juga shalat di masjid! Luar biasa. Saya minta dia baca Al Fatihah dan ucapannya sudah bagus! Dia jelaskan masa mudanya yang penuh perbuatan buruk. Lalu, dia amati seorang kenalan Muslim di Jerman, dari Afghanistan. Mengalami banyak kesulitan, kenapa selalu tenang? Nathan merenung. Dibesarkan sebagai Kristen, tapi meragukan kebenarannya. Setelah proses "pencarian" beberapa tahun, dia merasa yakin bahwa hanya Islam yang merupakan kebenaran. Jadi dia masuk Islam.
Setelah saya tahu dia masuk Islam karena perasaan hati, saya ingin memperkuat keimanannya dengan ilmu agama berdasarkan logika juga. Saya membahas semua agama, dan bandingkan ajarannya dengan Islam. Saya juga jelaskan tentang Rasulullah SAW, mukjizatnya, Al Qur'an yang tidak pernah berubah, 2 milyar Muslim yang selalu berusaha mengikuti Nabi (tidak ciptakan ajaran dan ibadah sendiri), dan punya contoh akhlak mulia dari Nabi sebagai target kita untuk memperbaiki diri. Kami diskusi selama 5 jam, dan terlihat dia berusaha menahan rasa menangis ketika saya membahas Rasulullah SAW dan usahanya menyampaikan kebenaran kepada kita. Saya berusaha memberikan ringkasan ilmu agama dari 27 tahun dalam 5 jam. Dan alhamdulillah berhasil!
Nathan sudah menikah kemarin, dan ingin kembali ke Jerman untuk satu tahun, dan kerja di sana sebagai chef untuk kumpulkan uang, lalu kembali dan menetap di sini. Mohon doanya dari semua teman bagi Nathan. Semoga Allah SWT berikan petunjuk dan hidayah terus, dan keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Aamiin, Aamiin, ya Rabbal ‘Aalamiin.
[Tulisan ini boleh disebarkan].
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 4 orang. Luka-luka: 2 orang. Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 375 ora...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada seorang isteri yang bertanya apa benar bahwa dia mesti “taat pada suami” walaupun suaminya ketahuan ber...
06 December, 2022
Hasil Pertemuan Dengan Muallaf Jerman
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment