Sunday, January 01, 2017

Sejarah Natal: Tidak ada Hubungan Dengan Yesus



Assalamu’alaikum wr.wb., Ada yg tanyakan sejarahnya Natal. Singkatnya, tidak ada hubungan antara Yesus dan Natal. Natal tidak pernah disebutkan atau dirayakan oleh Yesus. Tanggal lahirnya Yesus tidak ketahuan. Pesta Natal (Christmas) muncul di abad ke-4 karena pemimpin Romawi mau ajak penyembah berhala (pagan) masuk Kristen.

Saat itu, penyembah berhala adalah mayoritas, tapi sulit diajak masuk Kristen, karena ada "Tuhan yg Maha Esa". Solusinya? Tuhan diubah menjadi bagian dari Trinitas. Yesus diubah menjadi Anak Tuhan. Banyak dewa Romawi dan Yunani dianggap "anak dewa", jadi Yesus bisa diterima juga. Kebiasaan penyembah berhala digabungkan dalam agama Kristen, dan muncul Natal. Begitu sederhana sejarahnya. Ini beberapa Perincian:

  • Saat itu, banyak agama saling "pinjam konsep", jadi ada kemiripan.
  • Ada pesta 17-25 Desember bernama Saturnalia, utk merayakan lahirnya dewa Saturnus. Orang berpesta, bernyanyi telanjang di jalan, bermain2, bagikan kado, mabuk2an, dan tidak kerja.
  • Ada juga pesta utk Mithra (anak dewa). Mithra diyakini lahir pada 25 Desember. Kelahirannya disaksikan oleh penggembala, orang datang membawa kado baginya. Dia lakukan mujizat, menyembuhkan orang, mengusir setan. Sebelum kematian dia lakukan Perjamuan Terakhir dgn 12 muridnya. Lalu naik ke sorga. (Semuanya mirip dgn ajaran Kristen ttg Yesus).
  • Kaisar Konstantin ikuti agama Sol Invictus (Dewa Matahari) tapi menjadi Kristen. Ada perayaan hari kelahiran Dewa Matahari pd 25 Desember, disebut "Dies Natalis Solis Invicti" (Ulang tahun Matahari yang Tidak Terkalahkan). Diubah oleh Konstantin menjadi hari kelahiran "Anak Tuhan" (Yesus).
  • Rakyat Romawi terbagi dalam tiga agama: Penyembah Sol Invictus (Dewa Matahari), penyembah Mithras (anak dewa), dan pengikut Yesus. Semuanya pelan2 digabungkan menjadi penyembah Yesus sebagai "anak Tuhan" yg lahir pd 25 Desember.
  • Konstantin menetapkan Kristen sebagai agama kekaisaran Romawi. Banyak orang ikut masuk Kristen. Perayaan Saturnalia dan Sol Inivictus (dewa matahari) dan pesta2nya tidak bisa dihilangkan, jadi digabungkan dalam agama Kristen.
  • Natal mulai dirayakan sekitar 360 AD, sebagai hari kelahiran Yesus, sebagai Anak Tuhan, dan Juru Selamat (menggantikan banyak anak dewa dan banyak juru selamat lain sebelumnya).
Info ini diperdebatkan. "Perayaan Natal" utk kelahiran Yesus tidak ada hubungan dgn Yesus, tapi siapa yang menciptakannya, kapan, dan kenapa, ada beberapa pendapat. Yang jelas, seluruh unsur perayaan Natal pd 25 Desember berasal dari agama2 penyembah berhala. Digabungkan dgn agama Kristen oleh bbrp Kaisar Romawi dan para pemimpin Gereja zaman dulu, agar penyembah berhala mau masuk Kristen. Contoh Yesus sebagai landasan agama menjadi tidak penting. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...