Mungkin di setiap puskesmas perlu dibuat loket pembuangan bayi. Soalnya, setiap minggu ada berita ttg anak perempuan yang masih pelajar, yang membuang bayinya, disebabkan hamil di luar nikah. Kadang bayi itu juga dibunuh dulu, tapi ada yang hanya dibuang saja, tanpa dipedulikan hidup atau mati. Kalau ada tempat pembuangan bayi yang jelas, mungkin jumlah bayi yang dibunuh atau dibuang ke semak-semak bisa berkurang.
Masuk puskesmas, ambil nomor antrian, lalu menunggu sampai dipanggil: “Yang mau buang bayinya setelah hamil di luar nikah, silahkan maju ke loket 3. Kalau bayinya sudah dibunuh, dan mau buang jenazahnya, silahkan ke loket 6.” Hal buruk ini terjadi setiap minggu, tapi sepertinya tidak ada reaksi apapun dari pemerintah untuk mencegahnya atau mengatasinya.
Anehnya, tidak pernah ada berita bahwa anak laki-laki dalam kasus2 itu kena hukuman. Pacarnya jadi hamil disebabkan ada seorang anak laki-laki yang berbuat salah. Jadi seharusnya ada suatu hukuman. Malah bebas. Dan hanya si perempuan yang dibiarkan menderita.
-Gene Netto
Pelaku Pembuang Bayi dalam Tas Kresek Ternyata Seorang Pelajar Perempuan
Minggu, 20 Januari 2019 TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA - Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian sektor Celukan Bawang untuk menangkap pelaku pembuang bayi perempuan di kawasan Jalan Intan RT 03, Banjar Dinas Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Pelaku diketahui berinisial WAM (17), dan berstatus sebagai pelajar SMK.
http://www.tribunnews.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 4 orang. Luka-luka: 2 orang. Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 375 ora...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di bawah ini ada email yang masuk ke milis pendidikan dari Sekjen Klub Guru Indonesia. Dia jelaskan bahwa Malay...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment