[Komentar]: Australia ini terus menerus menyoroti Indonesia ada apakah...?
[Jawaban]: Kalau mau paham dengan benar, saya coba menjelaskan. Di Australia, ada mata kuliah yang fokus khusus pada Indonesia (juga terhadap Jepang, Cina dan Korea sebagai negara berpengaruh di Asia). Salah satu pelajaran bahasa asing di SD, SMP dan SMA yang paling meningkat adalah bahasa Indonesia. Jadi Indonesia dinilai penting di Asia. Di sini, banyak orang membuat perencanaan 1 minggu atau 1 bulan ke depan. Di sana, sangat umum utk membuat perencanaan puluhan tahun ke depan. Di pemerintahan, malah membuat rencana 30-50 atau 100 tahun ke depan.
Contoh, bangun jalan raya dari pusat kota ke pinggir. Empat jalur. Tapi tanah disiapkan menjadi 8 jalur. Tanah kosong disiapkan menjadi stasiun kereta api 30 tahun di depan. Apa artinya? Perencanaan masa depan Australia-Indonesia sudah dibuat sejak puluhan tahun yang lalu, dan di-update terus. Sudah diprediksi bahwa pada tahun 2030-2050, perdagangan terbesar untuk Australia dilakukan bersama Indonesia. Koneksi dibangun terus. Kerja sama di bidang bisnis, polisi, pemerintahan, pembangunan sekolah, dan banyak bentuk lain.
Kalau Indonesia kuat dan stabil, Australia berkembang. Sebaliknya, kalau Indonesia menjadi mirip Iran, atau Mesir, atau Libya, atau perang saudara seperti Suriah, Australia rugi sekali. Jadi politik Indonesia disoroti juga. Anies atau Jokowi bangkit menjadi pemimpin, dipantau. Dibuat analisis tentang setiap pemimpin, calon pemimpin, partai, lembaga, organisasi, dan diperiksa tujuannya, niatnya, keinginannya, afiliasinya, harapannya, arahnya, kerja samanya, hubungan dengan militer, dengan bisnis, dengan negara lain, dsb. Hal itu dilakukan di tingkat pemerintahan, universitas, media, ditambahkan juga tentara dan intelijen, yang semuanya menjadi informasi publik yang dibahas secara terbuka. Itu ciri khasnya negara demokrasi. Banyak perkara dibahas, dan ada kebebasan untuk membahasnya.
Jadi itu sebabnya Australia soroti Indonesia terus. Di media Australia, semua negara lain juga disoroti. Jadi tidak perlu curiga. Banyak orang Indonesia belum terbiasa dengan sistem "demokrasi" dan "media bebas" dan "hak bicara bebas". Masih ada pola pikir dari Orde Baru: Pihak lain adalah calon musuh, orang yang kritis patut dicurigai, lebih penting diam dan taat pada pemimpin daripada mengritik atau berbeda pendapat. Informasi tidak perlu dikaji atau dianalisis. Terima saja, lalu diam. Dan sebagainya. Itu bukan sistem demokrasi. Jadi coba buang semua asumsi buruk, dan terima informasi dan analisis tentang Indonesia dari mancanegara, tanpa merasa curiga terus. Coba berpikir, "Ini analisis yang menarik. Saya akan tambahkan ke wawasan saya, tanpa perlu diyakini ataupun ditolak. Hanya informasi saja!"
Sekian. Semoga bermanfaat.
-Gene Netto
Bagian Dua: Kenapa Australia Fokus Pada Indonesia Terus? (No.2)
https://genenetto.blogspot.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kadang ada orang yang tidak paham kenapa saya sering membahas politik. Semoga ini bisa menjelaskan. Fakultas say...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
Menyedihkan sekali ini: The latest research by non-profit organization the Sejiwa Foundation, conducted in three cities, revealed that ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment