Friday, May 27, 2016

Berita Dari Satu Hari Saja



Selamat menikmati hari Jumat, dan siap beristirahat. Ini berita dari SATU HARI saja, agar ada bacaan santai untuk Sabtu-Minggu. Tapi tidak usah kaget atau khawatir. Ingat pada Mantra Nasional Indonesia: "Bukan anak saya, jadi bukan urusan saya"….
(Berita satu hari: Jumat 27 Mei 2016)

Dicekoki Video Porno, 4 Bocah di Tangsel Disodomi Siswa SMP

Usai Digilir Empat Pemuda, Siswi SMP Ditemukan dalam Kondisi Mabuk dan Bugil

Numpang di Rumah Bibi, Siswi SMK Diperkosa Paman

Thursday, May 26, 2016

Pembunuh Eno Hampir Dua Tahun Pernah Hidup di Pesantren



Apakah bisa percaya ada anak beragama Islam, yg punya orang tua, yang punya guru, yg punya om dam tante, yg punya kakek nenek, yg punya sepupu perempuan, yg teman sekolah perempuan, yg pernah diajarkan shalat, yg pernah ikut puasa,  yg  tinggal di bumi penuh rahmat Allah, dan juga pernah sekolah di pesantren, yang sanggup memperkosa seorang anak perempuan dan membunuhnya dgn cara sadis (pakai cangkul)? Percaya? Iblis tinggal ketawa2 sendiri melihat bangsa ini. Dia bisa libur dan tidur2an di sofa. Rakyat yang hidup sekarang tidak perlu dipengaruhi oleh Iblis. Sudah bisa merusak diri sendiri. Berapa banyak orang kenal anak laki2 ini sejak dia seorang balita, dan anak SD, dan merasa "Bukan anak saya, jadi bukan tugas saya utk pedulikan dia". Dan hasilnya, dia menjadi manusia spt apa?

Kapan rakyat Indonesia akan bersatu dan saling kerja sama dalam mendidik dan menjaga semua anak bangsa, utk menciptakan generasi emas daripada generasi yg rusak?
-Gene Netto

Tuesday, May 24, 2016

Remaja Putri Diduga Diperkosa 18 Lelaki Tiga Hari Berturut-turut (Situbondo)



Salut! Rekor Baru bagi pemuda Indonesia di dalam negeri. Seorang anak perempuan diperkosa bergilir oleh 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18 pemuda laki-laki. Luar biasa usahanya! Tidak ada satupun dari 18 anak itu yang mengatakan "Saya tidak mau, saya punya adik perempuan!" lalu lapor ke orang tua atau polisi. Ada kesempatan, ya sudah. Ikut memperkosa.
Rekor sebelumnya adalah 14 anak SMA yang memperkosa seorang anak SMP. Sebenarnya, kasus baru ini tidak masuk kategori "kekerasan terhadap anak", karena korban berusia 19 tahun. Tapi masih berkaitan, karena korban baru saja berulang tahun menjadi dewasa, dan para pelaku juga anak muda.
Dalam kebanyakan kasus spt ini, para pelaku adalah anak Muslim dan orang tua sudah ajarkan shalat dan ngaji. Orang tua pelaku selalu kaget dan mengatakan "Saya tidak menyangka anak saya bisa berbuat begitu". Berarti ada masalah dgn pendidikan akhlak di seluruh negara. Banyak orang tua mengajarkan shalat dan ngaji, tapi kurang memberikan pendidikan akhlak, yang bisa makan waktu 20 tahun atau lebih utk setiap anak. Apa perlu kasus dgn 50 pelaku remaja sebelum terjadi perubahan dalam pendidikan di negara ini?
-Gene Netto

Apa Guru Harus Membela Guru Lain?



[Komentar]: Saya juga guru Om. Guru honorer. Jadi kalau ada ungkapan stigma negatif tentang guru kok rasa2nya hati saya terpanggil untuk membela. Saya yakin tujuan guru yg utama adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan menyengsarakan anak bangsa. Mohon lebih Arif dan bijaksana dalam menyikapi suatu fenomena. Khusnudzonlah.

[Gene]: Setiap kali saya bertemu anak, saya tanya "Guru kamu bagaimana?" Lalu keluar semua cerita horror. Saya bertanya ke orang tua ttg sekolah anaknya, keluar cerita horror. Ibu suka membela para guru secara automatis?
Ketika ada berita negatif ttg dokter yg malpraktek, dokter lain membela, apa ibu senang? Polisi melanggar hukum, polisi lain membela, apa Ibu senang? Pejabat korupsi, pejabat lain membela, apa Ibu senang? Justru negara ini menjadi rusak karena banyak orang bersikap spt ibu: "Jangan bicarakan profesi saya kecuali mau memuji. Dan kl ada yang bersalah, kita akan rapatkan barisan dan melindungi yang salah, karena tujuan kita adalah jaga diri dan utamakan diri sendiri di atas orang lain. Dan sesudah kita aman, baru kita akan memikirkan tanggung jawab kita terhadap tugas."
Begitu tujuan hidup untuk banyak guru? Berapa banyak guru berani laporkan guru buruk atau kepala sekolah buruk ke dinas pendidikan atau polisi? Dan berapa banyak yang akan diam dan pura2 tidak tahu, karena sibuk memikirkan diri sendiri? Tolong berpikir ttg masa depan setiap anak, Bu. Dan bukan "nama baik" korps guru di atas kepentingan siswa. Kl semua guru utamakan semua siswa, dan kerja secara profesional setiap hari, maka Ibu tidak akan perlu membela korps guru. Sudah automatis menjadi mulia dan terpuji. Setuju?
-Gene Netto

Tiga Juta Guru dan Seratus Juta Orang Tua Kenapa Lemah!?



[Komentar]: Mohon maaf sodara2.. Ini bukan kesalahan guru, ini kesalahan sistem. Guru hanya "wong cilik" yang terpaksa harus menaati sistem walaupun itu kadang bertolak belakang dengan nuraninya. Mohon dimengerti.

[Gene]: TIGA JUTA manusia yang berprofesi sebagai guru bahu-membahu dan dengan satu suara, semuanya teriak sekuat mungkin, "KAMI LEMAH!" Kompak dalam merasa lemah dan tidak berdaya. Ini menjadi satu-satunya bentuk persatuan di kalangan guru.
Ada yang bilang, "Guru mana bisa melawan? Guru hanya manusia, dan keluarganya juga perlu makan, jadi terpaksa nurut walaupun tidak setuju." Mohon maaf, tapi yang membuat kebijakan di Senayan (Kementerian dan DPR) hanya manusia biasa. Mereka juga makan, minum, kentut, dan tidur setiap hari. Bukan mahluk ajaib yang sakti dan bisa terbang.

DAK Pendidikan Jadi Objek Korupsi Terbesar



Rabu, 18 Mei 2016, JAKARTA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap selama periode satu dasawarsa antara 2005-2016 kasus korupsi pendidikan yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 1,3 triliun. Adapun nilai kerugian tersebut berasal 425 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 618 orang, kata Staf Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah di Cikini, Jakarta, Selasa (17/5).
Dari total 425 kasus korupsi pendidikan, kejaksaan paling banyak menangani kasus dengan 324 kasus dengan nilai kerugian Rp 897 miliar. Disusul kepolisian 82 kasus dengan nilai Rp 228,1 miliar dan terakhir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya menangani lima kasus dengan nilai Rp 148 miliar.
Ia mengatakan, seiring dengan bertambahnya alokasi anggaran dari APBN untuk pendidikan, yakni sebesar Rp 419 triliun dari total Rp 2.095 trilliun, jumlah penyelewengan dalam pengelolaan dana tersebut semakin meningkat.
"Potensi penyelewengan semakin tinggi karena pengawasan pengelolaan dana ini di daerah sangat lemah," katanya.

Tuesday, May 17, 2016

Mohon Bantuan Dana utk Janda Muallaf



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Saya mencari bantuan dana 30 juta untuk menolong seorang janda muallaf di Jakarta. Ibu Yulia dulu tinggal di pinggir rel kereta dgn suaminya dan beberapa anak, sampai suaminya wafat 3 tahun yg lalu. Ibu Yulia sedih, tapi dia perhatikan teman2 Muslim yang terlihat tenang walaupun miskin dan janda juga. Ibu Yulia menjadi terpesona dan mulai belajar ttg Islam dari perkumpulan ustadz yang sering datang ke masyarakat pinggiran itu. Setelah belajar, Ibu Yulia bersyahaddat dan kembali ke Islam. Ibu Yulia sudah berjilbab juga dan setiap minggu belajar Al Qur'an.
Setelah semua rumah di pinggir rel kereta kebakaraan, dia tinggal di kontrakan kecil (temboknya kayu triplek) ukuran 2x4 meter, dgn 3 anak di Kampung Dao, Ancol, Jakarta Utata. Ibu Yulia bertahan hidup dengan jual kunang-kunang (mainan anak) di malam hari dari jam 7-12 malam, di Fatahilla, Kota, atau di Monas. Ketika jualan, anak2 dibawa juga (atau dititip dgn tetangga). Ada balita, anak SD dan anak SMA yang masih tinggal bersama dia. (Anak yang besar sudah pergi sendiri).

Monday, May 16, 2016

Pengusaha di Kediri Perkosa 58 Siswi SD dan SMP, Pelaku Berusaha Suap Berbagai Pihak



Minggu, 15 Mei 2016
KEDIRI - Seorang pria di Kediri, Jawa Timur, diduga melakukan pemerkosaan terhadap 58 anak yang masih di bawah umur. Pelaku merupakan pengusaha ternama di Kediri yang bernama Soni Sandra alias Koko (63 tahun). Sebelum dicabuli, korban yang merupakan siswi SD dan SMP itu dicekoki obat terlarang. Saat ini kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri dan PN Kabupaten Kediri. Berbagai kalangan mendesak Majelis Hakim memberikan hukuman mati kepada penguasaha yang sebelumnya sempat lolos dari jerat hukum. 

Tim Peduli Kediri (TPK) untuk kasus pemerkosaan terhadap 58 anak, terdiri dari tokoh masyarakat, yakni Sofyano Zakaria, M Hatta Taliwang, Ferdinand Hutahean, berhasil menemui orangtua korban di Kediri. TPK didampingi aktivis dari Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia Jeane Latumahina, dan Habib SH Mhum Ketua LSM Brantas/OKP/Ormas. 
Juru bicara TPK Ferdinand Hutahean mengungkapkan, TPK merasa miris, rata-rata korban hidup di garis kemiskinan, sementara pelaku adalah orang yang hidup dalam kemewahan.
"Pelaku dikenal penduduk di sana sebagai orang kuat dan orang terkaya, dekat dengan walikota, bahkan Kapolda. Pelaku sangat mendominasi di daerah itu bahkan mampu menutup mulut media dan tokoh masyarakat, terbukti bahwa kejadian ini bisa diam senyap dari publik, padahal kasus ini adalah kasus luar biasa dengan jumlah korban lebih dari 50 orang," kata Ferdinand dilansir dari Harian Terbit, Minggu 15 Mei 2016. 

Saturday, May 14, 2016

Ranking Sekolah, Pendidikan Akhlak, Dan Karaoke Bahasa Arab



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Orang tua dan guru yang paling berperan untuk mengajarkan AKHLAK kepada anak kecil. Tapi selama ini yang paling diutamakan adalah RANKING di sekolah, bukan akhlak. Mungkin sudah saatnya seluruh rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, mulai introspeksi!!
Sepertinya yang dibutuhkan oleh anak Muslim di sini BUKAN pelajaran fiqih shalat, fiqih haji, fiqih puasa, fiqih zakat, fiqih poligami, fiqih halal-haram, fiqih kentut, dan ratusan pelajaran fiqih lainnya, tetapi yang dibutuhkan adalah PENDIDIKAN AKHLAK sebagai prioritas utama. Dan setelah akhlaknya sudah dibentuk dan bagus, dan akalnya jalan dgn baik, baru diajarkan fiqih, tafsir dan aturan agama yang penting (setelah mereka merasa membutuhkannya karena sudah terbiasa beribadah).
Coba anda jawab: Kenapa anak TK perlu melakukan "manasik Haji" setiap tahun, seakan-akan ilmu itu penting bagi mereka?? Sibuk mengajarkan tata cara ibadah kepada anak usia 6 tahun sehingga lupa mendidik anak untuk berperilaku MULIA terhadap manusia yang lain (dan binatang juga). 

Thursday, May 12, 2016

Anak 2,5 Tahun di Bogor Diperkosa dan Dibunuh



Anak usia 2,5 tahun di Bogor diperkosa dan dibunuh oleh tetangganya. Ada yang mau "nyalakan lilin"? Tidak? Mungkin ada baiknya kita membaca mantra sakti Indonesia "Memprihatinkan ya!" dan sesudahnya bisa pasrah dan nrimo. Setiap hari ada berita yang spt ini. Tapi bukan anak pejabat atau orang elit, jadi mrk kurang peduli. Lalu rakyat? Rakyat juga kurang peduli. Bukan anak saya, jadi bukan urusan saya. Tidak ada lagi rasa komunitas di Indonesia. Tidak ada lagi gotong royong, kecuali dalam kasus pemerkosaan bergilir, krn ada gotong royong yang sangat kuat antara para pelaku yang rata2 juga anak sekolah dan pemuda. Semua orang tanya dalam kebingungan "Apa solusinya?" Tapi dari pengalaman saya selama 20 tahun di sini, sekalipun diberikan solusi, orang Indonesia tetap tidak akan bertindak. Semuanya menunggu "orang lain" bertindak. Menunggu orang lain selesaikan masalah. Kita cukup diam saja di rumah dan menunggu negara ini diperbaiki oleh "orang lain" itu.
Berkali-kali saya katakan, "TIDAK ADA ORANG LAIN. Hanya ada KITA." Jadi kita yang harus bersatu dan segera mendidik anak perempuan untuk berhati-hati dan mendidik anak laki-laki untuk menghormati perempuan. Dan KITA yang harus menjaga anak tetangga dan peduli pada nasibnya, dan berani lapor ke orang tua atau polisi kl kita curiga ada masalah. Apakah rakyat Indonesia mau BERSATU? Atau mau tunggu sampai ANAK ANDA menjadi korban pemerkosaan juga?
-Gene Netto

Sunday, May 08, 2016

Gadis Manado Diperkosa 19 Pria



Baru beberapa minggu yg lalu, anak SMP bernama Yuyun di Bengkulu menjadi korban pemerkosaan. Ada 14 pelaku, kebanyakan masih anak remaja. Sekarang, ada perempuan lain berinisial V di Manado, berusia 19 tahun, yang telah diperkosa 19 pria (usia pelaku belum disebutkan). Bedanya dgn Yuyun, V tidak dibunuh sekaligus. Dan ternyata, kasus ini terjadi di Januari 2016, tapi setelah dilaporkan ke polisi, tidak ada yang dilakukan smp sekarang, sehingga pelaku masih bebas, dan akhirnya ada yg laporkan ke media. Jadi laporkan kasus ke polisi tidak berarti ada jaminan dapat keadilan bagi korban.
Dari kasus pemerkosaan terhadap anak yang masuk berita setiap hari, terlihat usia para korban bervariasi antara 4-18 tahun. Jarang sekali ada korban pemerkosaan yang sudah dewasa. Dan terjadi di mana2, termasuk desa dan kota kecil. Tidak ada lokasi yang "aman".
Kemarin banyak orang bicarakan Yuyun di medsos, tapi menteri saja tidak tahu sebelum ditanyakan oleh wartawan. Ada aktivis yang suruh nyalakan lilin buat Yuyun. Mohon maaf, tapi Yuyun tidak membutuhkan lilin. Dia sudah wafat. Yang harus dilakukan adalah membentuk gerakan untuk menciptakan persatuan antara seluruh rakyat Indonesia untuk MENDIDIK anak laki-laki agar bisa menghormati perempuan, tidak menggunakan kekerasan terhadap perempuan, dan tidak nonton pornografi setiap hari. Dengan kualitas orang tua yang rendah, banyak anak remaja juga berkualitas rendah, dan setiap hari jumlah korban pemerkosaan bertambah. Siapa yang bisa menyatukan rakyat Indonesia untuk melindungi semua anak bangsa?
-Gene Netto

Friday, May 06, 2016

Kyai Ali Mustafa Yaqub: Haram Memilih Pemimpin Non-Muslim



Lihat Video di sini: http://bit.ly/1WcTLHR

Ceramah Kyai Ali Mustafa Yaqub di Masjid Al Latief Pasaraya pada Selasa 26 April, 2016. Dua hari sebelum beliau wafat pada tanggal 28 April, 2016. Ada yang bertanya apakah orang Muslim boleh memilih pemimpin non-Muslim (untuk menjadi presiden, gubenur, walikota, bupati, dsb.). Ini pesan terakhir dari Kyai Ali Mustafa Yaqub kepada umat Islam.

Poin-poin utama:
·         Rumah tangga adalah "lembaga" paling kecil. Dalam memilih suami (Pemimpin) haram memilih non-Muslim. Suami adalah pemimpin terhadap keluarganya. Untuk tingkat keluarga yang kecil saja sudah haram, apalagi untuk tingkat yang lebih besar dan luas derajatnya.

221. …Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (QS. Al-Baqarah 2:221).

Menteri Yohana Justru Dengar Kasus Yuyun Dari Anaknya Di London



Ini menyedihkan. Juga memalukan. Menteri yang fokus ke Perlindungan Anak diberitahu ttg kasus anak SMP diperkosa bergilir oleh 14 remaja di Bengkulu. Sayangnya, dia diberitahu oleh anaknya yang di London, yang baca di berita internasional. Bukan dari staf atau polisi di sini. Koordinasi antar lembaga dan pembagian informasi sangat minimal sekali di sini, atau tidak ada. Saya pernah tanya ke KPAI secara langsung. Kalau ada anak yang menjadi korban pencabulan atau pemerkosaan, dan dilaporkan ke Polisi, apa Polisi diwajibkan teruskan laporan dan data itu ke KPAI? Katanya, TIDAK.
Sekarang, seorang menteri negara tahu kasus besar yang masuk media sosial dari anak di luar negeri. Kenapa pemerintah tidak malu? Kenapa wartawan bertanya, baru menteri tahu? Kenapa bukan menteri yang tahu paling cepat, dan bisa laporkan ke wartawan dgn info dan data yang akurat? Berapa kali seorang menteri harus menjawab, "Kok begitu? Saya belum tahu!" sebelum ada pihak yang merasa malu dan mau memperbaiki sistem komunikasi dan laporan kasus ke menteri terkait.
Itu menteri perlindungan anak. Lalu ada Ibu Puan Maharani. Menteri " Koordinator Pembangunan Manusia" (apa artinya??) yang juga seorang menteri perempuan tapi tidak tahu apa-apa ttg anak perempuan yang diperkosa bergilir. Jadi tugasnya sebagai menteri apa? Bagaimana mau bangun manusia di Indonesia, kalau banyak anak remaja laki-laki biadab, anak2 lain menjadi korban yg diperkosa dan disodomi setiap hari, dan para menteri malah tidak tahu ttg kondisi di tengah masyarakat spt itu? Apa harus menunggu Indonesia hancur, dan ada statistik seperempat dari semua anak perempuan diperkosa, seperti yang terjadi di Kenya sekarang? Siapa yang akan melindungi anak Indonesia? Kenapa begitu sulit untuk kumpulkan data, mengetahui apa yang sedang terjadi, dan lakukan tindakan (program) preventif untuk lindungi anak yang belum menjadi korban?
-Gene Netto

Monday, May 02, 2016

Keberhasilan Sekolah Finlandia Bisa Terwujud di Indonesia



Michael Moore adalah seorang sutradara yang membuat bbrp film dokumentar terkenal. Dalam film terbaru, dia mencari negara2 baru untuk "dicaplok" oleh Amerika, agar bisa ambil semua ide bagusnya. Antara lain, dia memperhatikan liburan yang panjang di Itali utk pekerja (8 minggu libur per tahun, dibayar gaji penuh). Lalu ada Portugal yang hapus semua UU anti-narkoba khusus utk pengguna. Polisi tidak lagi menangkap pengguna yang bawa narkoba utk diri sendiri, dan hasilnya adalah penggunaan narkoba turun, dan kriminalitas juga turun. Di Finlandia, dia melihat sistem pendidikan karena Finlandia selalu dicap negara nomor satu di dunia. Poin terpenting dari sistem pendidikan di Finlandia yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan, kepala sekolah, guru dan siswa adalah:

Monday, April 11, 2016

Cara Hilangkan Rasa Kecanduan Pada Narkoba



[Pertanyaan]: assalammu'alaykum wr wb, ustad. sah kah kita mengerjakan shalat, apabila kita habis menggunakan shabu shabu? terima kasih ustad.
wassalammu'alaykum wr wb.

[Jawaban]: Assalamu’alaikum wr.wb.,
Orang yang mabuk (atau teler dari narkoba) dilarang shalat. Jadi shalatnya tidak sah.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendekati shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…
(QS.An- Nisa’:43)

Yang perlu dipikirkan bukan sah atau tidak. Tapi DITERIMA atau tidak. Saat orang minum alkohol (atau pakai narkoba, dianggap sama), maka shalat tidak diterima utk 40 hari. Masih wajib dikerjakan, tapi Allah tidak peduli pada shalat itu, alias tidak dikasih pahala.  Rugi sekali kl pakai narkoba, menjadi bahagia utk satu jam saja, tapi bikin Allah marah utk 40 hari, dan semua shalat yang dikerjakan selama 40 hari itu menjadi sia-sia dan tidak dapat pahala. Jadi hanya ada dosa pakai narkoba. Apalagi kl juga tinggalkan shalat, maka dosanya tambah lagi.

Calon Suami Mau Bersyahaddat Asal Boleh Menikah



[Pertanyaan]: Assalamu 'alaikum Pak Gene Netto. Saya berkenalan dengan seorang pria bule yang mengajak saya menikah. Dia mau menjadi Muslim asal bisa menikah dengan saya. Tapi mau Muslim KTP saja. Saya ikhlas menerima kondisinya termasuk dia menjadi Islam KTP karena saya pikir berjalannya waktu akan bisa membimbing dia.

[Jawaban]: Wa‘alaikumsalam wr.wb. Secara rutin ada wanita Indonesia yang konsultasi dgn saya. Mereka putus asa setelah sudah menikah 5-20 tahun dgn pria asing yang "asal masuk Islam" utk menikah, lalu menjadi Muslim KTP. Semua ibu itu mengeluh bahwa suaminya tidak pernah mau serius utk belajar Islam. Dan ada yang begitu kesal sampai mau cerai, dan hanya tahan karena kasihan sama anak. Semuanya menikah dgn rasa YAKIN bisa "membina" pria itu setelah menikah.  Sayangnya, sekitar 99,9% gagal membina suaminya.

Siswi SMP Diperkosa 13 Pemuda, Dan Dibunuh. Setelah Tewas, Diperkosa Lagi (Rejang Lebong, Bengkulu)

Seorang siswa SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, diserang saat jalan kaki pulang dari sekolah. Pelakunya 13 (atau 14) remaja dan pemuda, dua di antaranya adalah kakak kelas. Kata Polisi, setelah diperkosa bergilir sekali oleh semuanya, satu pelaku mencekik korban sampai mati, lalu mayatnya korban diperkosa sekali lagi oleh semua. Jadi diperkosa 26 kali, saat masih hidup dan saat sudah tewas.
Banyak orang tua dan guru tidak mau tahu ttg berita seperti ini. Tapi ini menjadi indikasi ada masalah sangat serius di kalangan anak muda di Indonesia. (Ini hanya pemerkosaan, belum bahas sodomi, tawuran, dll.) Setiap hari ada berita ttg pemerkosaan terhadap anak sekolah di semua daerah, termasuk desa kecil (yang selama ini mungkin dianggap aman), dan makin banyak kasus yang sadis juga. Pelakunya rata2 anak sekolah atau pemuda, usia 12-25 tahun. Korban usia 4-16 tahun. Dan ini hanya kasus2 yang ketahuan karena dilaporkan ke polisi dan masuk media. Mungkin ada ratusan kasus lain setiap hari yg tidak masuk media atau tidak dilaporkan ke polisi.

Saturday, April 09, 2016

Hakim Bebaskan Guru Yang Potong Rambut Siswa



Seorang hakim bebaskan guru yang potong rambut siswa dan disidangkan oleh orang tuanya siswa. Banyak guru langsung gembira, dan merasa dibenarkan. Dalam kasus itu, guru sudah salah, dan orang tua lebih salah lagi. Kl orang tua tidak senang, mau laporkan guru, silahkan. Ancam dan menyerang guru salah sekali. Tapi dari awalnya, guru sudah salah. Memotong rambut siswa dgn cara memalukan bukan bagian dari tugas guru. Tidak pernah ada dosen yang ajarkan di Fakultas Pendidikan. Guru sendiri yang memutuskan utk lakukan hal itu terhadap siswa. Itu bukan “bagian dari disiplin sekolah” spt yg dikatakan oleh hakim. Itu bagian dari penyiksaan emosional terhadap siswa, dan salah.

Sampai sekarang, tidak pernah ada yang bisa berikan argumen yang kuat ttg KENAPA guru harus potong rambut siswa secara paksa. Dan tahun 1960-80an, rambut siswa tidak pernah menjadi masalah. Sepertinya hanya menjadi masalah setelah Petrus (penembak misterius) yg mulai di tahun 1980an, dan rambut panjang serta tato dianggap “tanda orang tidak benar, yang layak dibunuh tanpa sidang”. Sepertinya sesudah itu, guru baru mulai razia rambut gondrong di sekolah. Dan guru2 itu tetap tidak peduli pada rambut perempuan (silahkan gondrong dan tidak rapi kl perempuan). Di dalam kasus Petrus, hanya laki-laki dgn rambut gondrong yg dibunuh, perempuan tidak. Jadi para guru yg takut pada pemerintahan Soeharto memilih utk diam dan taat, dan mulai pedulikan pada ukuran rambut siswa laki-laki. Dan masih diteruskan sampai sekarang.

ABG di Cirebon Bunuh Kekasih dengan Membiarkan Tergilas Kereta



Kalau ini terjadi di negara lain, mungkin akan menjadi berita besar selama beberapa minggu, atau bulan, atau masih dibahas sampai tahun depan. Semua orang dewasa akan bertanya, “Kok bisa seorang pemuda begitu kejam?” Tapi di sini, paling menjadi berita untuk sehari saja, karena 1) kebanyakan orang tidak mau tahu, 2) korban bukan artis atau anak pejabat, 3) besok akan ada berita yang setara, jadi yg ini akan dilupakan dgn cepat.
Seorang pemuda Indonesia, yang punya orang tua, om, tante, kakak, adik, guru sekolah, guru ngaji dan tetangga, membekap mulut pacarnya sampai pingsan, lalu badannya ditaruh di rel kereta dlm keadaan tidak berdaya, dan dibiarkan mati tergilas kereta api. Lebih lagi, anak muda itu tidak sendirian, melainkan DIBANTU oleh temannya. Tapi ini bukan anak saya, jadi bukan urusan saya. Welcome to Indonesia?
-Gene Netto

Kejam! ABG di Cirebon Bunuh Kekasih dengan Membiarkan Tergilas Kereta

Bandung - Perbuatan keji dilakukan JK, anak baru gede (ABG) warga Cirebon, Jawa Barat. Lelaki berusia 16 tahun itu mengaku membunuh perempuan yang tak lain kekasihnya, Faturohkmah (15), dengan cara membaringkan tubuh korban di rel sehingga tergilas kereta api. JK tak sendirian melakukan aksi kejam. Dia dibantu temannya, VN (16). Kedua ABG tersebut kini menyandang status tersangka.

Saturday, April 02, 2016

Marshmallows Halal, Yang Tidak Halal??



Halal atau tidak halal? Ada yang bisa menjelaskan? Di Carrefour, saya mau beli marshmallows. Tapi ada yang halal dan tidak halal. Semua marshmallows mengandung  "gelatin" (agar-agar), yang berasal dari lemak babi atau lemak sapi. Gelatin yang halal berasal dari sapi yang halal. Saya periksa satu paket. Tidak ada lambang halal. Saya ambil merek lain, juga tidak ada lambang halal. Saya kembali ke merek CorNiche dan cek paket sebelah (beda rasa). Ada lambang halal besar di belakang. Kembali ke paket pertama, saya baru sadar: Di pojok kanan,  ada STIKER putih. Saya copot. Di bawahnya ada lambang halal. Jadi dari pabrik dicap halal, sampai di Carrefour di Indonesia dicap "tidak halal" (lambang halal disembunyikan). Tapi bungkusan sebelah dari merek yg sama masih "halal".
Jadi? Artinya apa? HALAL berarti: "Halal dari pabrik, selama tidak ada yang pasang stiker putih"? Dan TIDAK HALAL berarti:  "Kalau karyawan toko swalayan ingat untuk pasang stiker di atas lambang halal, maka tidak halal"?