Ini video yang aslinya (dua video yang digabung, yang katanya diambil di Papua bulan Oktober 2010 ini), yang di-upload di situs luar negeri. (Tadi saya baca di BBC, lalu cek ke situs LSM ini). Yang saya lihat tadi di You Tube ternyata hanya video pertama yang pendek, yang dimasukin ke You Tube oleh orang lain.
Dalam video kedua, orang Papua diikat, diancam dengan pisau, dan kemaluannya dibakar (tapi pada bagian itu, gambar sengaja ditutup oleh LSM ini sehingga hanya ada suara saja, karena katanya terlalu buruk untuk ditunjukkan di tempat umum).
Oknum? Atau kebiasaan di Papua? Silahkan nonton dan menilai sendiri. (Nanti para pejabat pasti bilang “Mana buktinya mereka benar2 TNI” atau “Hanya oknum saja”. Kita tunggu saja sekarang.)
Indonesian military ill-treat and torture indigenous Papuans (Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua)
Panglima Cek Video Penganiayaan Oknum TNI Atas Warga Papua di Youtube
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di bawah ini ada email yang masuk ke milis pendidikan dari Sekjen Klub Guru Indonesia. Dia jelaskan bahwa Malay...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada seorang isteri yang bertanya apa benar bahwa dia mesti “taat pada suami” walaupun suaminya ketahuan ber...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Assalamu'alaikum wr wb
ReplyDeleteBagaimana kalau yang melakukan penyiksaan adalah tentara Israel terhadap sipil Palestina atau tentara Amrik menyiksa tahanan Guantanamo yang minimal sama kejamnya dengan TNI atau bahkan lebih sadis dari TNI ??? Apa hak asasi manusia dunia dan PBB akan seheboh ini juga ? Mungkin heboh agar Papua bisa melepaskan diri seperti Timor Leste dan berikutnya RMS segera menyusul, tunggu saja...