[Komentar]: Bukan tugas rakyat yang harus peduli. Pemerintah yang harus sadar. Tidak usah diimbau dimohon dan macam2 pada rakyat, kasihan tidak bisa apa2. Penjahatnya sudah keterlaluan sadis dan ganas.
[Gene]: Pemerintah di negara demokrasi adalah cermin dari rakyat. Ketika rakyat diam dan tidak peduli dan tidak protes, pemerintah juga bisa cuek, karena tidak ada ruginya.
Tidak pernah ada berita ttg seorang ibu rumah tangga yg bertemu presiden, lalu bertanya ttg apa yang akan presiden lakukan utk melindungi 80 juta anak Indonesia dari pemerkosaan dan sodomi. Hanya ada berita ribuan ibu rumah tangga ketemu presiden, lalu sangat gembira seperti anak kecil yang ketemu artis, minta selfie, dan pulang ke rumah untuk ceritakan kepada semua teman sudah dapat selfie sama pejabat.
Masa depan 80 juta anak Indonesia? Cuek saja! Yang penting sudah selfie. Tidak usah minta kepedulian, pelayanan, perhatian, atau tanggung jawab dari pejabat tinggi. Cukup selfie saja!! Kalau rakyat tidak berubah, pemerintah tidak akan berubah.
Bagaimana kalau 1 juta ibu dan bapak begitu peduli pada masalah kekerasan terhadap semua anak Indonesia, sehingga setiap hari mereka selalu bertanya, di semua tempat, dan protes kepada semua wartawan, dan demo, dan menulis surat, dan masuk tivi dan radio, dan bahas perkara ini di semua ranah publik sehingga menjadi topik nomor satu di seluruh negara, setiap hari, sepanjang tahun...?
Masa semua pejabat bisa abaikan tuntutan yang begitu besar dan luas? Tidak akan bisa. Tapi sekarang mereka bisa cuek, karena 100 juta orang tua hanya mau memikirkan anaknya sendiri, dan cuek saja kalau anak tetangga diperkosa, disodomi, dianiaya, atau dibunuh. Hampir semua orang menunggu anak sendiri mengalami masalah dulu, baru mulai peduli (sedikit) karena terpaksa. Jadi bukan pemerintah yang salah karena tidak peduli, tapi rakyat yang salah karena tidak pernah ada usaha membuat pemerintah peduli.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Memukul Murid adalah Pelanggaran Profesi Guru Assalamu’alaikum wr.wb., Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul d...
-
Sebelas anak, usia 4 sampai 11 tahun, diiming-iming ikan cupang. Lalu disodomi oleh seorang pemuda usia 19 tahun. Itu sudah merupakan suatu ...
-
[Ini adalah penjelasan tambahan dari saya di group pendidikan. Kaitannya dengan post ini: Komentar Tentang Rambut Gondrong Siswa . ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. This is the First Chapter of my book “Searching for God and Finding Allah”. I hope you find it useful. Wassalamu’ala...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
06 March, 2021
Tugasnya Siapa Melindungi Anak Indonesia?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment