Sebuah pesantren di Jakarta Selatan kebakaran di basement. Santri berusaha padamkan api (tanpa ilmu, tanpa alat) sebelum petugas Damkar datang. Hasilnya, 23 santri sesak nafas dan dibawa ke rumah sakit. Saya cari videonya, dan di semua situs berita, saya lihat kalimat yang sama: PETUGAS DAMKAR KESULITAN PADAMKAN API KARENA TIDAK BISA MASUK BASEMENT KARENA ASAPNYA TEBAL. Saya bingung. Buat apa masker dan tabung oksigen bagi petugas Damkar kalau mereka takut pada asap? Lalu saya perhatikan videonya. Tidak ada satupun petugas yang pakai. Kok bisa?
Indonesia, negara yang makin maju, dengan kereta cepat, industri pesawat, membuat kapal dan kapal selam sendiri, bisa kirim TNI dengan fasilitas lengkap ke negara lain untuk menjaga kedamaian, tetapi petugas Damkar TIDAK PUNYA MASKER DAN TABUNG OKSIGEN??? Pada tahun 2025??? Sebuah alat cukup sederhana yang sudah menjadi standar di semua negara barat sejak 1950, tetapi 75 tahun kemudian, Indonesia masih belum punya? DI IBU KOTA NEGARA?? Sehingga ketika terjadi kebakaran, petugas Damkar hanya bisa lihat dari kejauhan karena takut pada asap tebal???
Siapa yang merasa malu?
-Gene Netto
Pesantren Al-Mawaddah Ciganjur Kebakaran: 23 Santri Merasa Sesak Nafas
https://www.nu.or.id
Ponpes Al Mawaddah di Jagakarsa Terbakar, Sejumlah Santri Jatuh Pingsan
https://www.youtube.com/watch?v=zDIXf5A3wn8
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
[email dari orang tua di milis pendidikan] Dear all, Saya orang tua murid kelas-1 yg anaknya bersekolah di salah satu SD swasta Islam di Ban...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Sudah berkali-kali, baik dalam post di blog, maupun dalam pertemuan atau ceramah, saya memberikan peringatan k...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
[Pertanyaan]: Saya sering menemui orang2 yang agamanya buruk, sehingga saya ragu-ragu bahwa Muslim pasti mengikuti perintah Allah. Tapi sete...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kadang ada orang yang tidak paham kenapa saya sering membahas politik. Semoga ini bisa menjelaskan. Fakultas say...
-
Mau pindah rumah? Mau cari lokasi yang masih sepi dan belum banyak orang tinggal di sana? Coba pindah ke sini: MARS. (hehehe…). Dijamin ma...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada informasi yang sering disebarkan sebagi email, yang mengatakan penyelam terkenal Jaques Cousteau masuk ...
14 January, 2026
Kenapa Petugas Damkar Indonesia Tidak Punya Masker Oksigen?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment