Apa ini bentuknya Resusitasi Jantung Paru (RJP - CPR) yang berlaku di Indonesia? Anak yang tenggelam dikocok-kocok dalam posisi terbalik, dan diharapkan bisa bernafas kembali? Dan kalau tidak bernafas, dinyatakan tewas saja? Musibah, dan takdir Allah, dan kami tidak menyangka? Dengan begitu banyak anak Indonesia yang tenggelam setiap tahun, pemerintah bisa saja MENDIDIK rakyat tentang tata cara melakukan RJP/CPR dengan benar, untuk selamatkan banyak anak yang tenggelam. Tetapi sepertinya tidak ada yang peduli. Ilmu penting itu hanya diajarkan kepada rakyat di negara maju saja, agar hanya mereka yang boleh selamatkan anak2nya. Di Indonesia, tidak perlu. Biarkan saja anak Indonesia tenggelam terus. Asal selalu “anaknya orang lain” dan bukan anak kita yang tewas, betul? Kematian itu takdir. Selesai. Buat apa berusaha selamatkan anak Indonesia?
32). Allah berfirman: “Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.”
(QS. Al Maidah: 32)
Mungkin ayat ini hanya boleh berlaku untuk orang kafir di negara maju. Mungkin para pemimpin agama dan pemerintah di Indonesia anggap 200 juta orang dewasa yang Muslim tidak perlu tahu caranya selamatkan nyawa anak Muslim yang tenggelam...
-Gene Netto
Seorang anak berusia 13 tahun nyaris tewas tenggelam di kawasan Dermaga Tanjung Riau, Batam
https://www.instagram.com/reels/DT7NX4_gR48/
Kronologis Anak 13 Tahun di Batam Nyaris Tewas saat Berenang di Dermaga Tanjung Riau Sekupang
https://batam.tribunnews.com
%20versi%20Indonesia.jpeg)
No comments:
Post a Comment