Search This Blog

Labels

alam (8) amal (97) anak (322) anak yatim (117) bilingual (22) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (89) dhuafa (18) for fun (12) Gene (223) guru (67) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (34) hukum (69) hukum islam (51) indonesia (591) islam (561) jakarta (34) kekerasan terhadap anak (375) kesehatan (99) Kisah Dakwah (12) Kisah Sedekah (11) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (28) KPK (16) Kristen (14) lingkungan (19) mohon bantuan (40) muallaf (52) my books (2) orang tua (11) palestina (34) parenting (1) pemerintah (138) Pemilu 2009 (63) pendidikan (523) pengumuman (27) perang (10) perbandingan agama (11) pernikahan (11) pesantren (48) politik (127) Politik Indonesia (53) Progam Sosial (60) puasa (37) renungan (196) Sejarah (5) sekolah (93) shalat (10) sosial (324) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

14 January, 2026

Sakit, Kok Malah Bersyukur?

Assalamu’alaikum wr.wb. Kemarin saya sakit kepala keras, meriang, dan lemas. Sepanjang hari kemarin ada sakit kepala ringan. Setelah maghrib, ada niat makan dan tidur cepat. Lalu saya dapat permintaan bicara dengan anak perempuan yang sudah murtad selama 2 tahun. Walaupun kurang enak badan, saya terima, dan diskusi lewat telfon dengan anak itu dan ibunya selama 3 jam. Ketika selesai, sudah jam 11 malam, saya belum makan, dan sudah mulai meriang. Jadi saya makan dulu, minum obat, dan tidur. Saat bangun subuh, sakit kepalanya tambah keras, jadi saya minum obat lagi dan tidur. Ketika bangun jam 2 siang, sakit kepala lebih keras lagi, dan saya merasa lebih meriang, dan mual, dan lemas. 

Saya berbaring di kasur dan mulai bersyukur. Kok Malah Bersyukur? Kenapa? Karena saya sadar bahwa punya kamar yang aman dan bersih, yang bebas dari segala gangguan. Ada listrik, AC, komputer, internet, HP, uang, kamar mandi yang bersih, makanan di dapur, tidak ada luka di tubuh, dan ada rumah sakit dan apotek yang dekat kalau dibutuhkan. Alasan-alasan untuk bersyukur ada ratusan, bahkan ribuan, kalau mau disadari. Apapun keadaan kita, apapun kondisi fisik kita, apapun lokasi kita, selalu ada banyak orang lain yang alami kesulitan yang lebih besar lagi. Dan kalau Allah berikan rasa sakit sekecil apapun, dijamin dosa kita akan diampuni. Alhamdulillah. 

Semua orang bisa langsung mengeluh dan “salahkan Tuhan” kalau mau! (Kenapa saya harus sakit, padahal kemarin malam saya berdakwah, dan ada banyak tugas lain yang mau dikerjakan sekarang?!) Tetapi keluhan itu tidak membawa manfaat. Jadi orang yang beriman kepada Allah tidak akan mencari “alasan untuk mengeluh” tetapi malah akan mencari “alasan untuk bersyukur”. Dan kalau kita sadar atas semua nikmat yang Allah berikan, sangat tidak mungkin kita sanggup “bayar kembali” kepada Allah. Dan Allah juga tidak minta. Yang diminta oleh Allah sederhana saja: Beriman kepada Allah, selalu berbaik sangka kepada Allah, dan selalu mencari alasan untuk bersyukur! Dan ketika kita bersyukur, Allah berjanji bahwa kita akan diberikan lebih banyak kenikmatan lagi. Alhamdulillah. Kita wajib shalat, tetapi saya tidak sanggup bersujud karena rasa sakit akan bertambah, dan alhamdulillah boleh shalat duduk!! Alhamdulillah x 1.000.

7. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14:7)

Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah 
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto  



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...