Assalamu’alaikum wr.wb.,
Saya dapat pesan dari teman tentang adanya
suatu pertemuan untuk membahas penolakan atas vaksinasi difteri, karena mau
diganti dengan pengobatan ASI saja. Setelah saya balas, dia memberitahu saya
bahwa dia tidak sengaja kirim pesan itu ke saya, karena niatnya hanya mau
dikirim ke teman2 dalam sebuah organisasi Islam besar, yang sudah mengetahui
adanya konspirasi global terhadap ummat Islam. Katanya, saya belum punya ilmu
tentang konspirasi global itu, jadi saya tidak akan bisa paham.
Saya mungkin saja tidak punya “ilmu tentang
konspirasi global” itu (yang anehnya, bisa diketahui oleh ibu rumah tangga di Jakarta),
tetapi alhamdulillah saya telah dikasih AKAL yang insya Allah sehat. Coba tinggalkan
semua kebencian anda terhadap negara2 barat dan orang non-Muslim untuk sejenak,
dan mulai berfikir dengan akal yang Allah memberikan kepada anda.
Program vaksinasi (atau imunisasi) punya
sejarah singkat di negara2 barat. Belum ada 100 tahun dari semua program vaksinasi
massal yang sudah menjadi umum sekarang. Sebelum ada program vaksinasi itu di
negara barat, adanya PENYAKIT! Dalam beberapa kasus, puluhan ribu sampai
ratusan ribu orang kena penyakit keras dan WAFAT dari penyakit tersebut. Bahkan,
bisa sampai lebih dari SATU JUTA manusia wafat dalam waktu beberapa bulan saja.
Oleh karena adanya pengalaman seperti itu di negara barat, program vaksinasi
dimulai secara luas dan komprehensif dengan niat MENYELAMATKAN nyawa manusia
sebanyak-banyaknya.