Assalamu’alaikum wr.wb.,
Kenalkan. Ini Muhammad Nizam Faturahman. Anak yatim. Usia 5
tahun. Tinggal di Bekasi. Lahir dalam kondisi tuli. Nizam belum pernah dengar
suara ibunya sekalipun. Dan karena tuli, Nizam belum bicara karena tidak tahu
caranya! Ibunya jualan nasi uduk keliling, jadi kondisi hidup sangat sederhana,
serba kurang. Di usia kecil begini, Nizam belum masuk sekolah. Tapi sudah coba
main dengan anak lain di TK dan TPA. Ternyata, mereka tidak senang ada
"anak aneh" di tengah mereka, jadi Nizam dipukul, didorong dan
dicakar. Dia menangis dan tidak mengerti kenapa anak lain tidak suka dia.
Tapi ketika Nizam melihat adzan maghrib di tivi, atau ibunya
angkat tangan spt takbir, dia paham sudah waktu shalat, dan Nizam lari. Dia mencari
tempat shalat, ambil wudhu sendiri, dan lakukan takbir, ruku dan sujud sendiri,
semuanya tanpa suara apapun. Nizam tidak paham arti shalat. Tidak tahu istilah
"Allahu Akbar". Seumur hidup belum pernah dengar Al Fatihah. Dia
tidak tahu artinya "Allah, Rasulullah, atau Al Qur'an". Yang dia
paham adalah "Ini adalah waktunya untuk melakukan gerakan ini, biar ibu
senang!' Jadi dia laksanakan shalat versi dia, tentu saja tanpa paham ttg Allah
SWT yang menciptakan dia.

