Search This Blog

Labels

alam (8) amal (45) anak (315) anak yatim (75) bilingual (21) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (84) dhuafa (6) for fun (12) Gene (168) guru (68) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (32) hukum (57) hukum islam (51) indonesia (487) islam (541) jakarta (27) kekerasan terhadap anak (371) kesehatan (94) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (9) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (22) KPK (12) Kristen (14) lingkungan (18) mohon bantuan (13) muallaf (49) my books (2) orang tua (11) palestina (33) parenting (2) pemerintah (99) Pemilu 2009 (36) pendidikan (497) pengumuman (23) perang (9) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (111) Politik Indonesia (29) Progam Sosial (15) puasa (35) renungan (187) Sejarah (5) sekolah (94) shalat (11) sosial (281) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

30 January, 2014

Kenapa Kita Harus Shalat?

Pak Gene, saya punya beberapa pertanyaan tentang shalat. Minta tolong dijawab:
 
(1). Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNya tetapi Allah tidak butuh disembah melainkah manusia sendirilah yang butuh menyembah/ beribadah kepadaNya. Lalu, menurut Pak Gene, beribadah itu fungsinya untuk apa? Apakah sebagai tanda bahwa kita tunduk kepada Allah? Untuk terhindar dari perbuatan-perbuatan yang buruk? Namun, bukankah perbuatan-perbuatan yang buruk tetap dapat dilakukan tanpa adanya penyembahan? Contohnya pada orang-orang yang punya sisi spiritulitas yang tinggi namun ia tidak religius/ religiusitasnya rendah (mereka tahu makna hidup, berinteraksi baik dengan orang lain, dan menghayati sekali arti alam untuk mereka namun mereka tidak melaksanakan sholat ataupun ritual ibadah sejenisnya).

[Gene]: Ya, shalat dibutuhkan oleh manusia, bukan oleh Allah. Mengingatkan kita bahwa kita diciptakan dan ada tujuan di kehidupan ini, yaitu lulus dari ujian Allah dan masuk sorga.
Orang yang spiritual dan berbuat baik tidak akan dapat manfaat apapun dari perbuatannya, tanpa menjadi Muslim dan menyembah Allah.

Amal Tidak Diterima Dari Orang Yang Tidak Beriman:
103. Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"
104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
105. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.
(QS. Al Kahfi 18:103-106)

23 January, 2014

Kekayaan Yang Kita Miliki Berasal Dari Allah

Assalamu'alaikum wr.wb. Ada orang yang mengatakan bahwa dia tidak pernah kasih uang kepada keponakannya yang anak yatim. Uangnya dipakai dulu untuk membangun usaha, dan diniatkan akan bantu anak yatim itu NANTI setelah menjadi kaya. Sebaliknya, Rasulullah SAW malah merasa "tidak tenang" kalau simpan uang di rumah daripada dibelanjakan di jalan Allah untuk menolong orang lain.

Sepertinya banyak orang selalu takut uangnya akan "hilang". Hasilnya, mereka simpan uangnya terus, dan keberatan membantu anak yatim dan dhuafa. Alasannya: Takut jatuh miskin. Alasan lain: Uang itu "milik mereka" (hasil usaha keras mereka). Tetapi kalau mau dipahami, semua uang di dunia ini sebenarnya "milik Allah". Semua atom dalam tubuh kita, dan di seluruh alam semesta, juga milik Allah. Tapi banyak orang tidak sadar. Mereka anggap bahwa kekayaan mereka muncul disebabkan mereka sangat pintar dan kerja keras. Tetapi pola pikir ini keliru. Ada banyak orang yang sangat pintar tapi tidak kaya. Banyak orang kerja keras seumur hidup tapi masih miskin. Jadi selalu ada "faktor lain" di belakang kekayaan seorang manusia.

Banyak orang berkomentar: "Saya akan lebih banyak bersedekah SESUDAH menjadi kaya". Tapi berapapun kekayaan mereka, selalu terasa "belum cukup". Pekerja biasa merasa hidup pas-pasan (uangnya habis untuk makan, rokok, transportasi, dan baju). Manajer juga merasa hidup pas-pasan (uangnya habis untuk beli mobil baru, renovasi rumah, liburan ke luar kota, umrah lagi, dsb.). Jadi berapapun yang mereka dapatkan dari Allah, selalu terasa "belum cukup", dan mereka belum mau pedulikan anak yatim dan dhuafa. Harus menjadi "kaya" dulu, lalu bantu anak yatim sesudah itu.

Ajaran dari Rasulullah SAW adalah yang sebaliknya. Berikan kepada anak yatim dan dhuafa SEKARANG, dengan janji akan dapat balasan berlipat ganda dari Allah. Dan uang itu yang sebenarnya menjadi harta kekayaan kita, karena sudah dicatat di sisi Allah dan para malaikat, dan tidak ada yang bisa merampas harta itu dari kita. Sudah disimpan dalam sistem investasi yang paling aman dan makmur di dunia. Jadi kalau anda belum merasa berani untuk bantu banyak orang, mulai dengan satu saja. Cari satu anak yatim atau satu orang dhuafa. Tanya dia ingin dibelikan apa, atau membutuhkan apa, dan berusaha menolongnya. Atau berjanji akan menolongnya kalau dapat rezeki baru, dan mohon dia bantu berdoa kepada Allah agar anda dapat rezeki. Coba dulu dengan satu orang, dan yakinlah bahwa Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.  

245. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)

Rasulullah SAW bersabda, "Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya." (HR. Bukhari, Tirmidzi, dan Abu Daud)

Semoga bermanfaat. Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
-Gene Netto

21 January, 2014

Suriah Dituduh Menyiksa Ribuan Tawanan


21 Januari 2014 - 13:24 WIB
Belum selesai dengan permasalahan senjata kimia, kini muncul bukti baru bahwa Suriah secara sistematis menyiksa dan mengeksekusi sekitar 11.000 tahanan sejak awal pemberontakan. Sebuah laporan yang dibuat oleh tiga mantan jaksa kejahatan perang menyebut kepada BBC bahwa ada bukti keterlibatan pemerintah. Namun Damaskus telah membantah klaim ini. Para peneliti mengamati ribuan gambar tahanan yang mati dan dilaporkan diselundupkan keluar dari Suriah oleh para pembelot.

Konferensi di kota resor Montreux dipandang sebagai upaya diplomatik terbesar untuk mengakhiri konflik tiga tahun ini. Lebih dari 100.000 orang tewas dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal akibat perang. Laporan ini didukung oleh Qatar yang mendukung pemberontak Suriah. Hal ini berdasarkan pada bukti dari seorang pembelot polisi militer yang dilaporkan membocorkan sekitar 55.000 gambar digital dari 11.000 tahanan yang tewas.

Tolak Vaksinasi Polio, Peshawar Menjadi Kota Terbanyak Di Dunia Yang Terjangkit Polio



Selasa, 19 Rabiul Awwal 1435 H / 21 Januari 2014
Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa kota Peshawar di barat laut Pakistan, menjadi kota terbesar yang terjangkit virus polio di dunia. Ini dinyatakan WHO di tengah keprihatinan atas kekerasan yang terus berlanjut terhadap tim relawan vaksinasi polio di kota tersebut dan beberapa wilayah konflik.

Di Pakistan, upaya vaksinasi dari tim relawan mendapat hambatan dari pemimpin Taliban untuk mencapai beberapa daerah yang menjadi rawan penyebaran penyakit ini, hal ini ditambah dengan kecaman sejumlah ulama terhadap kegiatan vaksinasi. Mereka menyebut kampanye polio sebagai sebuah konspirasi untuk menginfeksi anak-anak Muslim yang subur.

WHO menyatakan bahwa Pakistan adalah satu-satunya negara di dunia yang terus meningkat jumlah penyebaran penyakit yang menjangkiti kaum balita. Tercatat sebanyak 91 kasus terjadi pada tahun 2013 lalu, jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2012 yang hanya 58 kasus.

Di tahun 2013 kemarin tim vaksinasi PBB telah mendapat lebih dari 30 serangan.
Pakistan , Afghanistan dan Nigeria menjadi 3 negara peringkat teratas dalam penyebaran penyakit epidemik yang melanda kaum anak-anak tersebut. (Skynewsarabia/Ram)


Terkumpul 40 Juta Untuk Anak Tumor Mata



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Terima kasih kepada teman2 yang bersedekah kemarin untuk anak yang kena tumor mata sebesar melon. Sudah terkumpul 40 juta dan sudah dikirim ke teman saya yang dokter mata di RSCM. Diutamakan untuk anak bernama Arya (kasus pertama yang disampaikan ke saya) karena tumor dia paling besar, dan bapaknya yang tukang ojek sudah jual motor agar ada biaya.
Sudah ada kabar dari teman lain bahwa ada orang di Baznas yang mengatakan mau periksa kasus2 anak tumor mata itu, dan insya Allah mereka akan mulai membantu juga nanti. Semoga bisa menjadi bantuan rutin karena ada banyak anak yang kena tumor mata, miskin, dan kl mau berobat, tidak ada biaya transportasi atau penginapan atau nafkah hidup untuk orang tua yang datang menemani anaknya berobat di RSCM.

Mungkin nanti akan ada kasus2 lain yang perlu bantuan, karena secara rutin ada pasien seperti itu yang sudah lama tidak berobat (tidak ada biaya) sehingga tumor di mata anak menjadi besar sekali. Orang tua menunda pengobatan terus, karena takut tidak akan ada dana dan harus tinggalkan pekerjaan untuk sekian hari. Hasilnya, anak menjadi lebih parah dan proses pengobatan lebih sulit.

Terima kasih pada semua teman yang telah membantu. Semoga Allah SWT membalas dengan berlipat ganda. Kalau kemarin tidak melihat foto anaknya, masih ada di Facebook dan blog saya. Kalau nanti masih ada yang mau bersedekah untuk anak2 itu, tetap bisa lewat saya. Tinggal email saja dan kasih tahu uang yang dikirim minta dikirim ke anak2 tumor mata.
Foto bisa dilihat di Facebook Page Gene Netto

Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

02 December, 2013

Percaya Pada Kebetulan, Atau Pada Yang Maha Mengatur?



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Tadi ada teman yang telfon saya. Dia lagi hadiri acara, dan ada kelebihan konsumsi, tepatnya ada 50 kotak KFC yang tidak akan dimakan. Dia minta saran dari saya, bisa dikasih ke panti asuhan yang mana? Saya coba telfon ke Panti Asuhan “Yakin” di Jati Padang, karena saya sering ke sana. Ustadz yang jaga anak mengatakan, “Alhamdulillah, malam ini belum ada makan malam.” Mereka biasanya terima dari tetangga, tapi malam ini pembantu orang itu tidak ada, jadi tidak ada yang masak buat anak yatim. Pak Ustadz baru mulai berpikir mau masak apa buat anak2 (paling masak nasi dan goreng tempe)! Wahhh, pas sekali. Di panti ada 20 anak yang menginap, tapi ada puluhan lain di rumah masing2 di sekitar panti. Jadi 50 kotak ayam dan nasi bisa habis dalam sekejap.

Jadi kebetulan ada konsumsi yang berlebihan. Kebetulan teman saya hadir di acara itu. Kebetulan dia berpikir untuk telfon saya. Kebetulan saya tidak sibuk dan bisa langsung angkat telfon. Kebetulan di panti Yakin belum ada makan malam. Kebetulan jaraknya tidak kejauhan. Kebetulan juga ada anak di luar panti sehingga 50 kotak bisa dihabiskan oleh anak yatim di satu lokasi itu, dan tidak perlu kirim ke tempat lain. Kebetulan belum hujan juga, sehingga bisa diantar dengan cepat. Hehe

Banyak sekali “kebetulan”. Atau mungkin ada yang mengaturnya? Yang Maha Mengaturnya! Manusia dikasih otak untuk berpikir. Banyak sekali orang “berpikir”, tapi hanya bisa melihat serangkaian “kebetulan” tanpa merasa hal-hal itu tidak mungkin bisa terjadi kalau “tidak ada yang mengaturnya”. Kasihan sekali mereka. Mungkin otak mereka yang perlu “diatur” kembali. hehehe

Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

28 November, 2013

Apa Selalu Harus Taat Pada Aturan?



[Ada guru yang berkomentar bahwa siswa tetap harus taat pada aturan sekolah, dengan contoh dilarang punya rambut panjang bagi anak laki. Ada aturan, harus taat. Saya memberikan penjelasan bahwa kadang ada yang lebih penting daripada “taat pada aturan”.]

Saya kira kita semua setuju bahwa siswa harus “belajar” untuk taat pada aturan. Itu suatu prinsip yang umum. Jadi kita tidak berbeda pendapat soal itu. Tetapi dalam proses belajar itu, ada suatu prinsip yang LEBIH TINGGI kedudukannya, dan juga LEBIH PENTING. Dan ITU yang tidak dipahami dan tidak mau dibahas oleh banyak guru di sini.

Kalau dalam peraturan sekolah ada larangan bagi siswa laki untuk punya rambut panjang atau gondrong, apakah larangan itu ada di SEMUA sekolah? Apa diwajibkan dari Kemdikbud sebagai kebijakan nasional, karena penting bagi pendidikan semua anak? Apa definisi “rambut panjang” diberikan (berapa senti)? Atau terserah guru untuk menilai sendiri (guru selalu benar, siswa selalu salah)?

Beberapa Artikel Tentang Pemukulan Terhadap Siswa dan Anak














21 November, 2013

Dokter Atau Pejabat Yang Lebih Patut Dianggap “Kriminal”?



Setelah ada informasi tentang kasusnya Dr. Ayu yang sudah dipenjarakan sebagai seorang “kriminal”, banyak dokter dan orang yang peduli pada masyarakat Indonesia mulai memikirkan apa yang bisa terjadi di jangka panjang, kalau kasus ini tidak segera selesai. Bahkan sekarang ada dokter yang sudah siap “berhenti menjadi dokter” karena kuatir masa depan keluarga mereka terancam kalau seorang dokter yang baik bisa masuk penjara kapan saja.

Apakah ada dokter yang buruk? Pasti ada. Apakah semua dokter buruk? Tentu saja tidak. Ada banyak dokter yang kerja sampai larut malam, Sabtu dan Minggu juga, tinggalkan keluarganya dalam sekejap karena harus periksa pasien secara mendadak, dan tangani ratusan pasien setiap hari, semuanya dengan bayaran kecil. Tetapi malah kena penghinaan dari Menteri Kesehatan sendiri. Luar biasa. Presiden juga diam dan tidak mau peduli, padahal para dokter itulah yang akan mengobati dia dan keluarganya kalau jatuh sakit.

Kalau seorang pasien wafat, lalu orang tuanya marah, maka itu wajar (ada orang tua yang pasrah, ada yang menjadi marah). Tetapi apakah wajar kalau seorang dokter langsung dianggap seorang kriminal, dan dipenjarakan seperti kriminal, hanya karena ada Jaksa Penuntut yang tidak mau lepaskan kasus itu sampai berhasil penjarakan seorang dokter?

16 November, 2013

Ceramah untuk Umum - Pengajian Bulan Muharram



Pembicara: Gene Netto

Tanggal: Hari Minggu, 17 Nov, 2013
Waktu: 18:00 sampa selesai

Tema: Makna Hijrah dan Rasionalitas Islam

Lokasi:
Masjid Al-Mudzakarah
Jl. Baing Rt 7/9
Kel. Kampung Tengah
Kec. Kramatjati,
Condet, Jakarta Timur
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...