[Komentar]: Dahsyatnya ulah netizen Indonesia. Suami istri yang diserang oleh netizen dalam kasus tumbler ketinggalan di KRL itu bisa gila!
[Gene]: Dahsyat? Saya tidak percaya!! Netizen Indonesia tidak ada hebatnya dalam pandangan saya. Pahlawan kesiangan, yang nyaris tidak berguna. Suka-suka mereka mau marah pada siapa, dan pada waktu dan keadaan yang tidak bisa diprediksi. Dalam kasus tumbler ketinggalan di kereta api itu, 1 petugas dipecat, Netizen membuat kasusnya viral, sampai suami-istri itu terpaksa minta maaf. Gara-gara satu pria yang hanya dipecat saja.
Jumlah anak yang dicabuli, diperkosa, diperkosa bergilir, disodomi, dibunuh, atau menjadi korban bullying (dan sebagian juga bunuh diri), atau alami kekerasan di rumah, di sekolah, atau di jalan, mungkin mencapai sekian ribu kasus setiap bulan. Mana netizen? Diam terus. Puluhan santri bisa mati di pesantren, disebabkan kelalaian dan kebodohan para pengurus yang anggap tempat konstruksi aman bagi anak. Netizen diam juga. Enam anak mati karena tenggelam dalam kubangan di Balikpapan, lalu TIGA hari setelah itu, enam santri yang lainmati dalam kubangan di Bangkalan. Netizen diam juga.
Hampir setiap hari ada berita tentang anak yang dicabuli oleh bapak tirinya. Ada begitu banyak kasus sampai saya tidak simpan datanya karena capek menghitungnya. Netizen diam juga. Hampir setiap hari ada berita tentang anak yang tenggelam, lalu orang dewasa setempat membawa lari anak yang tidak bernafas ke puskesmas. Setelah 20 menit di jalan, dalam keadaan mati, tetap saja mati di puskesmas. Bisa diatasi kalau 100 juta dewasa dan 80 juta anak diajarkan tentang Resusitasi Jantung Paru (RJP-CPR). Tetapi pemerintah malas peduli. Netizen diam juga.
Mau saya teruskan dengan daftar seratus poin lagi yang menggambarkan ketidakpedulian dari pemerintah dan netizen terhadap masalah yang serius dan butuh perhatian? Tetapi ketika ada urusannya tumbler hilang dan 1 orang dipecat, kita sangat bisa bergantung pada hebatnya netizen Indonesia. Paling cepat lari ke barisan depan demi urus tumbler dan pekerjaan 1 orang. Luar biasa. Perjuangannya bisa lebih hebat dari Avengers (kalau tumblernya Iron Man hilang)!!
Sekelompok santriwati yang diperkosa oleh ustadznya di pesantren mungkin sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada. Seorang anak SMP yang diperkosa bergilir oleh 8 teman lalu hamil, dan orang tua pelaku malah ancam korban, sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada. Semua orang tua yang anaknya tewas dalam kegiatan resmi dari sekolah atau pesantren, lalu dengar komentar, “Ini Musibah, dan Takdir Allah, dan Kami Tidak Menyangka!” lalu tidak pernah ada pihak yang dianggap salah, atau ditangkap, atau dihukum, sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada.
Jadi apa hebatnya Netizen Indonesia? Dan kapan kita bisa lihat netizen bersatu untuk MENOLONG ratusan ribu anak yang sangat membutuhkan pertolongan, tetapi malah lebih sering diabaikan dan didiamkan oleh semua pihak?
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(322)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(67)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(591)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(375)
kesehatan
(99)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(1)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(523)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(93)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Sebelas anak, usia 4 sampai 11 tahun, diiming-iming ikan cupang. Lalu disodomi oleh seorang pemuda usia 19 tahun. Itu sudah merupakan suatu ...
-
Pertanyaan Assalamu'alaikum wr.wb., Saya mau bertanya kalau orang Muslim boleh mendoakan orang non-Muslim? Kalau ada teman atau sauda...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Minggu kemarin saya carikan video tawuran pelajar di YouTube dengan menggunakan kata kunci “tawuran” dan j...
-
MUI Sesalkan Izin untuk Yayasan Mahanaim Yayasan ini kerap mengkristenisasi berkedok kegiatan sosial. Sabtu, 22 November 2008 pukul 15:54:00...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ini satu bab dari buku saya "Mencari Tuhan, Menemukan Allah" (Searching for God and Finding Allah). Awal...
14 January, 2026
Apa Netizen Indonesia Dahsyat?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment