Mau katakan apa? Kenapa orang tua angkat masuk berita terus sebagai kaum yang sadis? Kenapa bapak dan kakak angkat masuk berita terus sebagai pelaku pemerkosaan terhadap anak kecil? Apa ada di negara ini yang menghasilkan begitu banyak kasus kekerasan dari orang2 yang paling dekat? Hal seperti ini bisa terjadi terus karena ada kegagalan pendidikan, atau agama, atau budaya, atau apa? Ibu angkat ini jelas sakit jiwa. Tapi anak laki-lakinya juga mau memperkosa seorang anak kecil. Selama ini mereka bersekolah di mana? Dapat pendidikan seperti apa? Punya teman seperti apa? Kenapa mereka tidak menolak?
Ketika pemerintah sibuk utamakan jalan tol, pelabuhan, bandara, batu bara, kelapa sawit, dan lain-lain, anak Indonesia yang tidak berdosa menjadi korban terus. Yang aman hanya anaknya orang elit! Kenapa rakyat diam saja, ketika para pemimpin negara, pemimpin agama, dan tokoh masyarakat cuek terhadap masa depan jutaan anak? Siapa yang akan maju untuk melindungi semua anak Indonesia, SEBELUM mereka menjadi korban pemerkosaan, sodomi dan pembunuhan?
-Gene Netto
[Kalau sanggup membaca beritanya, buka link sendiri].
Detik-detik Aksi Keji Ibu dan 2 Anak Kandung Bunuh Bocah Sukabumi
Selasa 24 September 2019, Syahdan Alamsyah – detikNews. Sukabumi - Bocah perempuan, NP (5), tewas di tangan ibu angkatnya, SR (36). SR juga melibatkan dua anak kandungnya yang berusia 16 dan 14 tahun untuk memerkosa dan menghabisi korban. Para pelaku sengaja membuang jasad bocah tersebut ke Sungai Cimandiri Sukabumi.
https://news.detik.com
Gila! Usai Bunuh Bocah, Ibu dan Putranya Inses di Samping Mayat
https://news.detik.com
Ibu Pembunuh Anak Angkat Perintahkan 2 Putranya Memerkosa Korban
https://news.detik.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada beberapa komentar di blog saya dari orang yang inginkan hukum syariah diterapkan dengan cepat, dan mereka kecew...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Pada saat saya jalan-jalan dengan teman, saya diajak makan es krim di Pisa Café, Menteng, lalu saya diberitahu bahwa sebagian dari es krim d...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
-
Source : Scholars for 9/11 Truth By: James H. Fetzer Founder and Co-Chair Scholars for 9/11 Truth SCHOLARS FOR 9/11 TRUTH ...
-
(Membalas komentar dari guru di milis pendidikan). Assalamu’alaikum wr.wb., Sudah ada beberapa guru di dalam milis pendidikan yang...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment