26/06/2009 13:45 wib - Nasional Aktual
Tangerang, CyberNews. Sebanyak 10 bocah warga satu kampung ditangkap polisi Bandara Soekarno Hatta (BSH) Tangerang, Banten, mereka menangis di balik jeruji besi Pengadilan Negeri (PN) ketika akan disidang.
Ke-10 anak dibawah usia 14 tahun itu yakni, Abdul Rohim, Abdul Rahman, Abdul Gofur, Musa, Hakim, Bahruddin, Sarifuddin, Dalih, Ifran dan Rosidik.
Ke-10 bocah tersebut merupakan warga Rawarenga, Rawajati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Saya bersama sembilan teman saya ketika itu sedang main judi koin Rp 500 di parkiran terminal I Bandara, lagi main judi datang polisi Bandara dan kita semua langsung ditangkap," ungkap Irfan (14) kepada ANTARA News, Jum`at.
Menurut Irfan, dia bersama teman-temannya ditangkap pada 29 Mei 2009, pukul 13.00 WIB, dan kini akan memasuki sidang pertama di PN Tangerang.
"Saya masih pakai baju sekolah ketika itu dan langsung dimasukan ke dalam penjara Anak, padahal saya cuman main-main saja tidak ingin berjudi," aku Hakim (12) teman Irfan.
Sementara itu Basar ayah Bahruddin (10) dan Sarifuddin (12), mengaku apa yang diperlakukan polisi Bandara tidak memiliki hati hingga berakibat kedua anaknya disidang.
"Mereka kan masih anak kecil belum mengerti dengan apa yang dilakukan,dan tidak ada unsur judi mereka hanya bermain untuk senang-senang saja kok,"ungkap Basar.
Sumber: Suaramerdeka.com
********
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Kalau tidak salah, di manca negara (negara maju) ada pengadilan khusus untuk anak. Apakah di Indonesia belum ada? Dengan lebih dari 80 juta anak, bukannya sudah saat bagi pemerintah untuk mulai memperhatikan anak bangsa dan lebih peduli pada nasib mereka?
Indonesia sangat membutuhkan seorang Menteri Anak yang bisa bertindak atas nama 80 juta anak bangsa yang tidak punya perwakilan dalam pemerintah, dan tidak punya orang yang kuat (seorang menteri) yang akan berjuang untuk hak2 mereka. Semoga pemenang dari Pilpres 2009 akan bersedia membentuk posisi Menteri Anak dalam kabinet barunya.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 4 orang. Luka-luka: 2 orang. Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 375 ora...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
27 June, 2009
25 June, 2009
Anak Tidur Dengan Lampu Menyala Tidak Baik Untuk Kesehatan
[Kiriman dari teman. Info di bawah ini ada di beberapa blog, tetapi tidak ada sumber aslinya. Jadi nggak tahu kalau benar atau tidak. –Gene]
Tidur Dengan Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Kanker
Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia.
Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.
Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.
Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.
Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.
Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.
Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.
Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan. -
Source: Mastersuhu.wordpress.com
########
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Saya cuma mau tambahkan komentar sedikit. Kalau tidur dengan lampu menyala, memang mengganggu produksi melatonin di dalam badan kita (dewasa dan anak). Badan kita memang membutuhkan melatonin tetapi saya belum baca hubungan antara melatonin dan kanker seperti yang dijelaskan di atas. Mungkin saja benar.
Benar atau tidak, anak akan tumbuh lebih sehat dan tidurnya lebih tenang dan menyegarkan kalau produksi melatonin sesuai dengan semestinya. Jadi, kalau lampu nyala dan oleh karena itu, produksi melatonin turun, bisa dijamin ada efek halus di dalam tubuh anak. Mungkin tidak terdeteksi oleh orang tua secara cepat, tetapi dalam jangka panjang, mungkin saja efek kelihatan tanpa ada yang tahu sebabnya.
Misalnya, anak terlalu gemuk atau terlalu kurus karena ada gangguan halus pada metabolisme tubuh. Atau anak cepat marah, atau tidak bisa tenang karena otaknya tidak mendapatkan penyegaran penuh dari tidur, dll. (Ibaratnya mengisi bateri, dia hanya dapat 90% dan bukan 100%). Mungkin antara sekian banyak penyebab dari gangguan kecil tersebut adalah anak tidak pernah dapat tidur yang sempurna, disebabkan lampu nyala, dan oleh karena itu produksi melatonin terlalu kurang.
Jadi, sebaiknya membiasakan anak untuk tidur dalam kegelapan. Kalau ada lampu di luar rumah/kamar yang memberikan sedikit sinar ke dalam kamar seharusnya sudah cukup. Yang penting anak tidak dikasih yang 100% gelap, sehingga dia akan ketakutan kalau bangun di tengah malam.
Satu solusi lagi adalah lampu tidur, tetapi mungkin itu masih terlalu terang (tergantung lampunya). Tetapi walaupun masih terlalu terang (5-10 watt), lebih baik demikian daripada lampu kamar yang besar.
Solusi lain adalah menyediakan senter buat anak. Ada beberapa senter yang dijual lengkap dengan pegangannya, yang bisa ditempel di tembok. Jadi, anak diajarkan untuk tidur dalam kegelapan, dan sudah tahu ada senter di mana kalau dia bangun dengan rasa takut.
Anak biasanya cepat sekali beradaptasi dengan perubahan kondisi di dalam kehidupannya. Jadi, seandainya anak berprotes pada awalnya bahwa dia tidak suka tidur dalam kegelapan, setelah beberapa minggu kemungkinan besar dia akan lupa dan anggap kegelapan itu yang normal.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
{dari wikipedia}
Antioxidant
Besides its primary function as synchronizer of the biological clock, melatonin also exerts a powerful antioxidant activity.
Immune system
Some studies also suggest that melatonin might be useful fighting infectious disease including viral, such as HIV, and bacterial infections, and potentially in the treatment of cancer.
Tidur Dengan Lampu Menyala Dapat Menyebabkan Kanker
Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia.
Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.
Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.
Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.
Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.
Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.
Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.
Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan. -
Source: Mastersuhu.wordpress.com
########
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Saya cuma mau tambahkan komentar sedikit. Kalau tidur dengan lampu menyala, memang mengganggu produksi melatonin di dalam badan kita (dewasa dan anak). Badan kita memang membutuhkan melatonin tetapi saya belum baca hubungan antara melatonin dan kanker seperti yang dijelaskan di atas. Mungkin saja benar.
Benar atau tidak, anak akan tumbuh lebih sehat dan tidurnya lebih tenang dan menyegarkan kalau produksi melatonin sesuai dengan semestinya. Jadi, kalau lampu nyala dan oleh karena itu, produksi melatonin turun, bisa dijamin ada efek halus di dalam tubuh anak. Mungkin tidak terdeteksi oleh orang tua secara cepat, tetapi dalam jangka panjang, mungkin saja efek kelihatan tanpa ada yang tahu sebabnya.
Misalnya, anak terlalu gemuk atau terlalu kurus karena ada gangguan halus pada metabolisme tubuh. Atau anak cepat marah, atau tidak bisa tenang karena otaknya tidak mendapatkan penyegaran penuh dari tidur, dll. (Ibaratnya mengisi bateri, dia hanya dapat 90% dan bukan 100%). Mungkin antara sekian banyak penyebab dari gangguan kecil tersebut adalah anak tidak pernah dapat tidur yang sempurna, disebabkan lampu nyala, dan oleh karena itu produksi melatonin terlalu kurang.
Jadi, sebaiknya membiasakan anak untuk tidur dalam kegelapan. Kalau ada lampu di luar rumah/kamar yang memberikan sedikit sinar ke dalam kamar seharusnya sudah cukup. Yang penting anak tidak dikasih yang 100% gelap, sehingga dia akan ketakutan kalau bangun di tengah malam.
Satu solusi lagi adalah lampu tidur, tetapi mungkin itu masih terlalu terang (tergantung lampunya). Tetapi walaupun masih terlalu terang (5-10 watt), lebih baik demikian daripada lampu kamar yang besar.
Solusi lain adalah menyediakan senter buat anak. Ada beberapa senter yang dijual lengkap dengan pegangannya, yang bisa ditempel di tembok. Jadi, anak diajarkan untuk tidur dalam kegelapan, dan sudah tahu ada senter di mana kalau dia bangun dengan rasa takut.
Anak biasanya cepat sekali beradaptasi dengan perubahan kondisi di dalam kehidupannya. Jadi, seandainya anak berprotes pada awalnya bahwa dia tidak suka tidur dalam kegelapan, setelah beberapa minggu kemungkinan besar dia akan lupa dan anggap kegelapan itu yang normal.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
{dari wikipedia}
Antioxidant
Besides its primary function as synchronizer of the biological clock, melatonin also exerts a powerful antioxidant activity.
Immune system
Some studies also suggest that melatonin might be useful fighting infectious disease including viral, such as HIV, and bacterial infections, and potentially in the treatment of cancer.
23 June, 2009
Din Syamsudin: Pasangan Capres-cawapres Masih Pakai 'Topeng'
Selasa, 23/06/2009 16:12 WIB
Ari Saputra - detikPemilu
Jakarta - Kampanye pasangan capres-cawapres dinilai masih semu. Masing-masing pasangan belum membuka diri dan bersembunyi di balik 'topeng' politik pencitraan.
"Masih semu, penuh 'topeng' dan belum terbuka. Kampanye pilpres masih
terbungkus kesemuan, berorientasi pencitraan, mempesona di hadapan pemilih," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin saat diskusi "Revitalisasi Visi dan Karakter Bangsa" di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
Ia menilai, kampanye masih sebatas perdebatan normatif belum menyentuh
persoalan sehari-hari kehidupan masyarakat. Adapun capres-cawapres yang
berani menulis maupun melakukan kontrak sosial politik belum dapat diyakini
pembuktiannya.
"Kami berharap, para capres sungguh-sunguh melakukan kontrak sosial politik. Tidak hanya formalitas saja. Saat saya bertemu petani tomat di pengalengan mereka cerita harga jatuh dari Rp 3.000/kg menjadi Rp 400/kg dan tidak ada proteksi dari pemerintah," imbuh Din.
Untuk itu, ia meminta para pasangan untuk lebih lugas. Tidak memberi retorika politik saja melainkan pembuktian ke masyarakat.
"Retorika itu enak didengar. Tapi membosankan. Perlu pembuktian, pendekatan
kemandirian dan negara harus berperan. Kita berharap betul ada perubahan.
Pemimpin yang berwatak dan berbuat nyata untuk kesejahteraan," pungkasnya. (Ari /anw)
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Ari Saputra - detikPemilu
Jakarta - Kampanye pasangan capres-cawapres dinilai masih semu. Masing-masing pasangan belum membuka diri dan bersembunyi di balik 'topeng' politik pencitraan.
"Masih semu, penuh 'topeng' dan belum terbuka. Kampanye pilpres masih
terbungkus kesemuan, berorientasi pencitraan, mempesona di hadapan pemilih," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin saat diskusi "Revitalisasi Visi dan Karakter Bangsa" di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
Ia menilai, kampanye masih sebatas perdebatan normatif belum menyentuh
persoalan sehari-hari kehidupan masyarakat. Adapun capres-cawapres yang
berani menulis maupun melakukan kontrak sosial politik belum dapat diyakini
pembuktiannya.
"Kami berharap, para capres sungguh-sunguh melakukan kontrak sosial politik. Tidak hanya formalitas saja. Saat saya bertemu petani tomat di pengalengan mereka cerita harga jatuh dari Rp 3.000/kg menjadi Rp 400/kg dan tidak ada proteksi dari pemerintah," imbuh Din.
Untuk itu, ia meminta para pasangan untuk lebih lugas. Tidak memberi retorika politik saja melainkan pembuktian ke masyarakat.
"Retorika itu enak didengar. Tapi membosankan. Perlu pembuktian, pendekatan
kemandirian dan negara harus berperan. Kita berharap betul ada perubahan.
Pemimpin yang berwatak dan berbuat nyata untuk kesejahteraan," pungkasnya. (Ari /anw)
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Protes di Iran Setelah Pemilu 2009
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Sejak pemilu Iran berakhir 1 minggu yang lalu, pihak oposisi menolak hasilnya dan mengatakan bahwa kemenangan Ahmadinejad direkayasa, dan mereka menuntut pemilihan ulang.
Setelah protes membesar pada minggu kemarin, yang diperkirakan mencapai ratusan ribu sampai 1 juta orang, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melarang semua warga berprotes.
Yang saya baca di berita dari berbagai sumber selama 1 minggu terakhir ini sebagai berikut:
Yang membuat pihak oposisi tidak percaya pada hasil pemilu adalah banyak sekali indikasi kecurangan. Mereka tidak punya bukti konkret, karena semua pemantau dari oposisi dilarang memantau proses pemilu, walaupun mereka berhak secara hukum.
Antara lain ada kejadian sebagai berikut:
Di antara tindakan lain yang diambil dari pemerintah adalah:
Apakah ini yang dianggap “demokrasi” oleh Ahmadinejad? Kalau sekiranya dia menang secara mutlak, tanpa kecurangan, buat apa perlu memblokir HP, SMS, internet, dan televisi? Buat apa penjarakan wartawan dan blogger? Buat apa penjarakan tohok oposisi? Buat apa suruh polisi dan militer menyerang warga sipil yang sebatas jalan kaki dan teriak2, tanpa membawa senjata? Hal-Hal seperti itu tidak wajar dalam sebuah negara demokrasi, tetapi sering terlihat di negara diktator di mana sang diktator tidak mau dilawan oleh siapapun.
Sayang sekali Ayatollah Ali Khamenei langsung mendukung Ahmadinejad, dan setelah protes membesar, tetap mendukung pemerintah dan mengatakan semua bentuk protes dilarang dan semua orang harus tetap setia pada Ahmadinejad dan pemerintah. Kalau dia benar2 dekat sama Allah, seharusnya dia lebih peduli pada keadilan daripada membela pihak yang berkuasa.
Kata orang di Tehran, setiap malam para pemuda naik ke atap rumah dan apartemen dan teriak2 untuk beberapa jam. Yang diteriakkan antara lain adalah “Allahu Akbar”, “Matilah Diktator”, “Mousavi”, dan lain-lain. Ada juga laporan bahwa ada teriakan “Matilah Khamenei”.
Yang membuat saya sedih atas perkembangan ini adalah inilah yang dilihat oleh semua orang non-Muslim dan negara barat sebagai apa yang terjadi kalau agama masuk ke dalam politik. Mereka akan menilai Islam dari tindakan represif pemerintah Iran. Kalau kita mau menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar, yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, mereka cukup menujuk Iran sebagai contoh dari apa yang dilakukan oleh pemerintahan Iran (yang menyatakan diri pemerintahan Islam) untuk berpegang pada kekuasaan.
Untungnya Indonesia telah memberikan contoh demokrasi yang lebih baik. Saat juga terjadi kecurangan dalam Pilpres 2009 di Indonesia, dengan 40-50 juta nama menjadi hilang dari DPT, dan banyak sekali bentuk kecurangan yang lain, ternyata tidak ada protes dari siapapun. Semua warga diam, semua partai Islam diam, dan tidak ada yang mau berprotes atas hasilnya Pemilu, sekalipun beberapa pemimpin partai politik merasa dicurangi. Itulah demokrasi versi Indonesia. Kecurangan tidak perlu dipersoalkan. Cukup nonton sinetron dan lupakan semua. Kenapa warga Iran tidak ikhlas dicurangi seperti warga Indonesia?
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
Protest against fake elections TEHRAN IRAN 13 June 2009 17:45 PM
iran riot control officers completely surrounded by protesters June 13 2009
Riot Control Officers Beaten By Protesters
Sejak pemilu Iran berakhir 1 minggu yang lalu, pihak oposisi menolak hasilnya dan mengatakan bahwa kemenangan Ahmadinejad direkayasa, dan mereka menuntut pemilihan ulang.
Setelah protes membesar pada minggu kemarin, yang diperkirakan mencapai ratusan ribu sampai 1 juta orang, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melarang semua warga berprotes.
Yang saya baca di berita dari berbagai sumber selama 1 minggu terakhir ini sebagai berikut:
- Presiden Ahmadinejad menang dengan 63% dari suara, sedangkan Mir Hossein Mousavi dapat 34%.
- Sebeum Pemilu, prediksi adalah Mousavi akan menang karena banyak warga sudah jenuh dengan Ahmadinejad.
- Setelah dinyatakan Ahmadinejad menang, warga mulai berprotes. Kata seorang professor dari Universitas Tehran waktu diwawancarai Al Jazeera, diperkirakan 1 juta orang, karena warga sudah penuhi semua jalan besar ibu kota.
- Setelah protes besar itu terjadi minggu kemarin, pemerintah mulai bertindak secara represif pada hari Sabtu dengan menyerang para pendemo, dan menembak juga dengan peluru tajam.
- Sekarang dikatakan lebih dari 20 orang telah dibunuh. Ratusan orang luka-luka dan sekitar 500 orang lain juga ditangkap.
- Di antara yang ditangkap adalah 100 tokoh oposisi dan juga sebagian dari keluarganya.
- Yang belum ditangkap hanya Mousavi saja. Dia sudah mengeluarkan petunjuk pada pendukungnya untuk terus berdemo kalau dia ditangkap atau dibunuh oleh pemerintah.
Yang membuat pihak oposisi tidak percaya pada hasil pemilu adalah banyak sekali indikasi kecurangan. Mereka tidak punya bukti konkret, karena semua pemantau dari oposisi dilarang memantau proses pemilu, walaupun mereka berhak secara hukum.
Antara lain ada kejadian sebagai berikut:
- Sebelum pemilu, para pemantau dari semua partai oposisi diberikan kartu identitas yang tidak sah (supaya tidak bisa masuk TPS), atau mereka ditolak begitu saja waktu hadir di TPS.
- 30% dari semua TPS adalah TPS Berjalan, yang berada di belakang truk yang berpindah2 pada hari pemilu. Yang membawa TPS Berjalan itu adalah petugas dari Departemen Dalam Negeri, dan pihak oposisi tidak boleh ikut. Tidak ada yang tahu TPS Berjalan itu dibawa ke mana, dan tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada surat suara yang dikumpulkan (kalau memang ada yang dikumpulkan).
- Semua komentator setuju bahwa jumlah orang yang hadir di TPS sangat luar biasa, dan jauh lebih besar dari yang normal. Banyak orang mengatakan mereka ikuti pemilu untuk pertama kali karena sudah jenuh dengan Ahmadinejad dan hadir di TPS secara khusus untuk mendukung Mousavi. (Sebelumnya, banyak orang golput karena merasa tidak akan ada yang bisa menggantikan pemerintah. Setelah Mousavi muncul sebagi tokoh oposisi dan calon presiden, baru ada harapan.)
- Pada hari pemilu, jaringan sms ditutup oleh pemerintah.
- Depdagri mengurangi stafnya, dan suruh semua petugas yang seharusnya menjaga untuk keluar dari gedung, sehingga tinggal jumlah staf yang paling minim.
- Hasil pemilu mulai disediakan dalam waktu 4 jam saja, padahal dalam semua pemilu sebelumnya tidak ada hasil awal selama 24 jam.
- Mousavi dapat hasil yang sangat kecil di daerah Azerbaijan, padahal dia berasal dari sana, dan orang di sana sudah ketahuan selalu mendukung kandidat dari wilayah mereka (seperti sering terjadi di Indonesia juga).
- Setara dengan itu, kandidat lain bernama Mehdi Karroubi dapat hanya 5% suara di wilayah Lorestan, padahal dia mendapat 55% di situ dalam pilkada tahun 2005.
- Dalam beberapa wilayah, jumlah orang yang ikut dalam pilpres melebihi jumlah orang yang tinggal di wilayah tersebut.
Di antara tindakan lain yang diambil dari pemerintah adalah:
- Memblokir jaringan telfon supaya pendukung Mousavi tidak bisa menggunakan sms untuk berkomunikasi dan mengatur aski demo. (Para pendukung Mousavi adalah anak muda, yang sudah terbiasa dengan teknologi).
- Siaran televisi juga diganggu suapaya orang tidak bisa dapat berita dari luar negeri, dan hanya bisa dapat info dari tivi milik negara.
- Internet diblokir, karena digunakan untuk menyebarkan pesan antara anak muda secara cepat. Koneksi internet juga dibuat lebih lambat supaya pemerintah lebih mudah kontrol penggunaannya.
- Ada anak muda yang mengatakan bahwa beberapa orang sedang dilacak keberadaannya lewat HPnya. Dan kalau mereka menggunakan HP dan sebutkan salah satu dari kata kunci tertentu (seperti kata “demo”), maka HPnya mati mendadak (telfonnya dimatikan dari provider).
- Wartawan dari BBC disuruh keluar dari Iran dan siaran televisi Al-Arabiya TV dari Dubai disuruh tutup kantornya di Tehran.
- Maziar Bahari, seorang wartawan dengan paspor Kanada yang kerja untuk Newsweek di Tehran, juga ditahan sejak minggu kemarin, dan tidak ada kabar lagi tentang dirinya (telah hilang).
- Lebih dari 30 wartawan dan juga Blogger telah ditahan oleh pemerintah sejak awalnya protes pada minggu kemarin.
- Pemerintah telah keluarkan kebijakan bahwa semua bentuk protes melanggar hukum.
- Pemerintah sudah menyatakan bawah semua pendemo adalah “teroris” dan mereka akan dilawan dengan penuh kekuatan. Pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai izin untuk menggunakan peluru tajam untuk melawan mereka.
- Pada hari Senin 22 Juni, setiap lampu merah di Tehran dijaga oleh polisi dan militer dengan senjata lengkap. Belum ada demo lagi.
Apakah ini yang dianggap “demokrasi” oleh Ahmadinejad? Kalau sekiranya dia menang secara mutlak, tanpa kecurangan, buat apa perlu memblokir HP, SMS, internet, dan televisi? Buat apa penjarakan wartawan dan blogger? Buat apa penjarakan tohok oposisi? Buat apa suruh polisi dan militer menyerang warga sipil yang sebatas jalan kaki dan teriak2, tanpa membawa senjata? Hal-Hal seperti itu tidak wajar dalam sebuah negara demokrasi, tetapi sering terlihat di negara diktator di mana sang diktator tidak mau dilawan oleh siapapun.
Sayang sekali Ayatollah Ali Khamenei langsung mendukung Ahmadinejad, dan setelah protes membesar, tetap mendukung pemerintah dan mengatakan semua bentuk protes dilarang dan semua orang harus tetap setia pada Ahmadinejad dan pemerintah. Kalau dia benar2 dekat sama Allah, seharusnya dia lebih peduli pada keadilan daripada membela pihak yang berkuasa.
Kata orang di Tehran, setiap malam para pemuda naik ke atap rumah dan apartemen dan teriak2 untuk beberapa jam. Yang diteriakkan antara lain adalah “Allahu Akbar”, “Matilah Diktator”, “Mousavi”, dan lain-lain. Ada juga laporan bahwa ada teriakan “Matilah Khamenei”.
Yang membuat saya sedih atas perkembangan ini adalah inilah yang dilihat oleh semua orang non-Muslim dan negara barat sebagai apa yang terjadi kalau agama masuk ke dalam politik. Mereka akan menilai Islam dari tindakan represif pemerintah Iran. Kalau kita mau menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar, yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, mereka cukup menujuk Iran sebagai contoh dari apa yang dilakukan oleh pemerintahan Iran (yang menyatakan diri pemerintahan Islam) untuk berpegang pada kekuasaan.
Untungnya Indonesia telah memberikan contoh demokrasi yang lebih baik. Saat juga terjadi kecurangan dalam Pilpres 2009 di Indonesia, dengan 40-50 juta nama menjadi hilang dari DPT, dan banyak sekali bentuk kecurangan yang lain, ternyata tidak ada protes dari siapapun. Semua warga diam, semua partai Islam diam, dan tidak ada yang mau berprotes atas hasilnya Pemilu, sekalipun beberapa pemimpin partai politik merasa dicurangi. Itulah demokrasi versi Indonesia. Kecurangan tidak perlu dipersoalkan. Cukup nonton sinetron dan lupakan semua. Kenapa warga Iran tidak ikhlas dicurangi seperti warga Indonesia?
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
Protest against fake elections TEHRAN IRAN 13 June 2009 17:45 PM
iran riot control officers completely surrounded by protesters June 13 2009
Riot Control Officers Beaten By Protesters
20 June, 2009
Pilpres Iran: Foto-foto dari The Big Picture
Foto-foto dari "The Big Picture"
Iran's Disputed Election
Iran's Disputed Election
18 June, 2009
Debat Capres Pertama Digelar Malam Ini
Kamis, 18/06/2009 08:56 WIB
Shohib Masykur - detikPemilu
Jakarta - Debat capres pertama akan digelar sebagai bagian dari rangkaian 5 kali debat. Tema untuk debat kali ini adalah 'Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Menegakkan Supremasi Hukum dan HAM.'
Debat digelar Kamis (18/6/2009) pukul 19.00-21.00 WIB di Studio TransCorp, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Tampil sebagai moderator adalah Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan.
Alokasi waktu untuk tiap debat adalah 2x60 menit dengan konten debat 90 menit. Rinciannya, pemaparan visi, misi, dan program kandidat selama 7-10 menit, pertanyaan pendalaman oleh moderator dan jawaban kandidat selama 30 menit, dan pertanyaan dan jawaban antarkandidat 30 menit.
Dari 5 kali debat capres-cawapres, 3 kali untuk debat capres dan 2 kali untuk cawapres. Berikut jadwal keempat debat lainnya.
- Selasa 23 Juni, debat cawapres dengan tema "Pembangunan Jati Diri Bangsa." Moderator: Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Komarudin Hidayat. Tuan rumah: SCTV.
- Kamis 25 Juni, debat capres dengan tema "Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran." Moderator: Ekonom INDEF Aviliani, M. Sc. Tuan rumah: Metro TV.
- Selasa 30 Juni, debat cawapres dengan tema "Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia." Moderator: Ketua IDI Dr dr Fachmi Idris. Tuan rumah: TV One.
- Kamis 2 Juli, debat capres dengan tema "NKRI, Demokrasi, dan Otonomi Daerah." Moderator: Dekan Fisipol UGM Dr Pratikno. ( sho / ndr )
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Shohib Masykur - detikPemilu
Jakarta - Debat capres pertama akan digelar sebagai bagian dari rangkaian 5 kali debat. Tema untuk debat kali ini adalah 'Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Menegakkan Supremasi Hukum dan HAM.'
Debat digelar Kamis (18/6/2009) pukul 19.00-21.00 WIB di Studio TransCorp, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Tampil sebagai moderator adalah Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan.
Alokasi waktu untuk tiap debat adalah 2x60 menit dengan konten debat 90 menit. Rinciannya, pemaparan visi, misi, dan program kandidat selama 7-10 menit, pertanyaan pendalaman oleh moderator dan jawaban kandidat selama 30 menit, dan pertanyaan dan jawaban antarkandidat 30 menit.
Dari 5 kali debat capres-cawapres, 3 kali untuk debat capres dan 2 kali untuk cawapres. Berikut jadwal keempat debat lainnya.
- Selasa 23 Juni, debat cawapres dengan tema "Pembangunan Jati Diri Bangsa." Moderator: Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Komarudin Hidayat. Tuan rumah: SCTV.
- Kamis 25 Juni, debat capres dengan tema "Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran." Moderator: Ekonom INDEF Aviliani, M. Sc. Tuan rumah: Metro TV.
- Selasa 30 Juni, debat cawapres dengan tema "Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia." Moderator: Ketua IDI Dr dr Fachmi Idris. Tuan rumah: TV One.
- Kamis 2 Juli, debat capres dengan tema "NKRI, Demokrasi, dan Otonomi Daerah." Moderator: Dekan Fisipol UGM Dr Pratikno. ( sho / ndr )
Sumber: Pemilu.detiknews.com
16 June, 2009
Bawaslu Tetap Yakin SBY-Boediono Curi Start Kampanye
Selasa, 16/06/2009 19:50 WIB
Elvan Dany Sutrisno - detikPemilu
Jakarta - Sikap kepolisian yang menghentikan penyidikan kasus pelanggaran kampanye oleh pasangan SBY-Boediono disesalkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), selaku pelapor. Bawaslu tetap yakin pasangan nomor urut 2 itu mencuri start kampanye saat acara silaturahmi parpol pendukung SBY-Boediono di PRJ Kemayoran 30 Mei lalu.
"Sekalipun kepolisian menolak, tetapi kami tetap yakin bahwa yang dilakukan SBY-Boediono di PRJ adalah pelanggaran pemilu," kata anggota Bawaslu Bambang Eka Cahya saat dihubungi detikcom, Selasa (16/6/2009).
Menurut Bambang, tugas kepolisian seharusnya mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi bukti permulaan yang dilaporkan Bawaslu, bukan malah menolaknya. Pihak kepolisian melalui Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji mengatakan kasus ini dihentikan karena tidak cukup bukti.
"Semestinya kepolisian jeli dan melengkapi apa yang kurang," katanya.
Bambang menjelaskan, yang kerap menjadi masalah sehingga banyak dugaan pidana pemilu terhenti di tangan kepolisian adalah adanya perbedaan persepsi antara Bawaslu dan Kepolisian tentang kategori yang masuk pelanggaran dan mana yang tidak.
"Kepolisian bekerja dengan hukum positif, sedangkan pemilu banyak sekali hal-hal yang masuk ranah nggak pernah jelas. Banyak sekali zona abu-abu yang tidak bisa dilihat dengan hukum positif," jelasnya.
"Sekalipun kami belum laporan penolakan dari kepolisian, kami tetap meminta kejalasan mengenai bukti apa yang kurang," tandasnya. ( lrn / ndr )
Sumber: Pemilu.detiknews
Elvan Dany Sutrisno - detikPemilu
Jakarta - Sikap kepolisian yang menghentikan penyidikan kasus pelanggaran kampanye oleh pasangan SBY-Boediono disesalkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), selaku pelapor. Bawaslu tetap yakin pasangan nomor urut 2 itu mencuri start kampanye saat acara silaturahmi parpol pendukung SBY-Boediono di PRJ Kemayoran 30 Mei lalu.
"Sekalipun kepolisian menolak, tetapi kami tetap yakin bahwa yang dilakukan SBY-Boediono di PRJ adalah pelanggaran pemilu," kata anggota Bawaslu Bambang Eka Cahya saat dihubungi detikcom, Selasa (16/6/2009).
Menurut Bambang, tugas kepolisian seharusnya mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi bukti permulaan yang dilaporkan Bawaslu, bukan malah menolaknya. Pihak kepolisian melalui Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji mengatakan kasus ini dihentikan karena tidak cukup bukti.
"Semestinya kepolisian jeli dan melengkapi apa yang kurang," katanya.
Bambang menjelaskan, yang kerap menjadi masalah sehingga banyak dugaan pidana pemilu terhenti di tangan kepolisian adalah adanya perbedaan persepsi antara Bawaslu dan Kepolisian tentang kategori yang masuk pelanggaran dan mana yang tidak.
"Kepolisian bekerja dengan hukum positif, sedangkan pemilu banyak sekali hal-hal yang masuk ranah nggak pernah jelas. Banyak sekali zona abu-abu yang tidak bisa dilihat dengan hukum positif," jelasnya.
"Sekalipun kami belum laporan penolakan dari kepolisian, kami tetap meminta kejalasan mengenai bukti apa yang kurang," tandasnya. ( lrn / ndr )
Sumber: Pemilu.detiknews
Dukungan terhadap SBY makin merosot
60 DPD II PAN Dukung JK-Wiranto
Selasa, 16/06/2009 18:45 WIB
Gunawan Mashar - detikPemilu
Jakarta - Dukungan terus mengalir untuk para capres-cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2009. Sore ini, Selasa (16/6/2009) ratusan kader Partai Amanat Nasional (PAN) dari 60 DPD II menyatakan dukungannya pada pasangan JK-Wiranto.
Ratusan kader yang berasal dari 15 provinsi dan menamakan diri Garda Amanat Nasional ini mendatangi Posko Slipi II, Jl Ki Mangunsarkoro, Jakpus sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka mengenakan rompi dan topi seragam berwarna biru bertulis 'Garda Amanat Nasional'. Hadir juga kader PAN yang menjadi tim sukses JK-Wiranto, Dradjad Wibowo.
Riak Kekecewaan Parpol Pendukung SBY-Boediono Mulai Muncul
Menurut sumber yang saat ini menjabat sebagai pengurus pusat di parpolnya itu, penyebab kekecewaan sejumlah parpol koalisi yang mendukung SBY-Boediono, karena peran untuk menyukseskan pasangan ini lebih didominasi para konsultan politik pemenangan SBY-Boediono yang saat ini dikendalikan oleh Fox Indonesia.
Benarkah adanya kekecewaan sejumlah parpol koalisi, seperti PKS, PPP, PAN dan PKB itu? Sekjen DPP PPP Irgan Chaerul Mahfiz menilai, kekecewaan itu bisa saja terjadi dan menjadi pengingat kepada SBY untuk lebih serius memperhatikan parpol koalisinya itu.
Selasa, 16/06/2009 18:45 WIB
Gunawan Mashar - detikPemilu
Jakarta - Dukungan terus mengalir untuk para capres-cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2009. Sore ini, Selasa (16/6/2009) ratusan kader Partai Amanat Nasional (PAN) dari 60 DPD II menyatakan dukungannya pada pasangan JK-Wiranto.
Ratusan kader yang berasal dari 15 provinsi dan menamakan diri Garda Amanat Nasional ini mendatangi Posko Slipi II, Jl Ki Mangunsarkoro, Jakpus sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka mengenakan rompi dan topi seragam berwarna biru bertulis 'Garda Amanat Nasional'. Hadir juga kader PAN yang menjadi tim sukses JK-Wiranto, Dradjad Wibowo.
Riak Kekecewaan Parpol Pendukung SBY-Boediono Mulai Muncul
Menurut sumber yang saat ini menjabat sebagai pengurus pusat di parpolnya itu, penyebab kekecewaan sejumlah parpol koalisi yang mendukung SBY-Boediono, karena peran untuk menyukseskan pasangan ini lebih didominasi para konsultan politik pemenangan SBY-Boediono yang saat ini dikendalikan oleh Fox Indonesia.
Benarkah adanya kekecewaan sejumlah parpol koalisi, seperti PKS, PPP, PAN dan PKB itu? Sekjen DPP PPP Irgan Chaerul Mahfiz menilai, kekecewaan itu bisa saja terjadi dan menjadi pengingat kepada SBY untuk lebih serius memperhatikan parpol koalisinya itu.
14 June, 2009
Guru Diancam Dengan Penjara Karena Tulisan Di Facebook
Seorang PNS Terancam Dipecat Akibat Tulisan di Facebook
Selasa, 09 Juni 2009 17:07 WIB 1 Komentar
MANADO--MI: Seorang PNS di Sulawesi Utara terancam dipecat gara-gara membuat tulisan tentang kejelekan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamubagu, Sulut di facebook.
Indra Sutriafi Pipil, PNS yang mengajar di salah satu sekolah kejuruan, dituduh telah melakukan pencemaran nama baik Walikota Kotamubagu, Drs. Djelantik Mokodompit setelah menulis lewat blog-nya di facebook kalau Pemerintah Kota Kotamubagu telah melakukan "korupsi waktu".
Indra ketika dikonfirmasi di Kotamubagu, Selasa (9/6), mengatakan mengaku tidak menyangka kalau tulisannya itu membuat pemerintah kota menjadi gerang.
Sementara kabar yang beredar, kausus terebut telah masuk tahap satu dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, dengan menggunakan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektroik dengan ancaman enam tahun penjara.
"Laporan sudah kami terima dan kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan," ungkap Kapolsek Kotamubagu, Iptu. Muhammad Monoarfa,S.Sos.
Secara terpisah, Sekretaris Kota Kotamubagu, Muhamad Mokoginta, menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut karena dinilai sangat merugikan pemerintah kota terutama pencemaran nama baik, dan dia pun mengakui kalau pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada kepolisian untuk diproses.
"Kami telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib sekitar sebulan yang lalu untuk ditindak lanjuti," katanya.(Ant/OL-04)
Sumber: Mediaindonesia.com
********
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Berapa kali hal seperti ini harus terjadi sebelum rakyat dapat perlindungan yang benar?
Berapa banyak orang biasa harus diancam oleh pihak yang punya kekuatan lebih besar dan pengacara yang bayarannya lebih mahal?
Berapa kali rakyat Indonesia harus diancam dengan penjara gara-gara bicara saja?
Berapa kali ini harus terjadi sebelum ada aksi dari masyarakat dan para politikus yang baik hati untuk menolaknya?
Kebebasan bicara adalah salah satu ciri khas negara demokrasi modern. Para pejabat dan penguasa di Indonesia ingin mengatakan bahwa ini adalah negara demokrasi, tetapi pada saat yang sama mereka menunjukkan sikap yang sama seperti para diktator di negara lain seperti Korea Utara, Myanmar, dll. Di negara-negara itu, jangankan salah bicara, “salah berfikir” saja sudah bisa menyebabkan orang masuk penjara.
Apakah Indonesia mau seperti itu?
Kapan UU yang menjamin kebebasan bicara akan diperkuat supaya rakyat punya hak untuk mengeluh tentang apa saja, sesuka hati mereka? Dan kalau ada yang mau mengeluh tentang seorang pejabat, sekalipun Presiden, seharusnya boleh dengan izin yang seluas-luasnya. Kalau Presiden atau pejabat hanya mau dipuji terus dan ancam orang yang mengritiknya dengan penjara, berarti Presiden atau pejabat itu ada calon diktator.
Apakah kita terima kalau Indonesia dikuasai oleh diktator (lagi)?
Apakah kita tidak bisa bersatu untuk menolak sikap buruk itu dari pejabat dan pemerintah?
Ayo, jangan diam saja. Komplain. Kirim email. Gabung sama kelompok di Facebook. Diskusi sama teman. Tanya kepada para calon Presiden apakah mereka akan menjamin hak rakyat untuk bicara secara bebas. Jangan berharap orang lain akan bertindak untuk melindungi hak-hak anda. Anda sendiri yang harus peduli. Kalau anda tidak peduli dan mengatakan “Paling tidak ada yang berubah nanti!” maka jangan heran kalau suatu hari anda bangun dan semua hak anda sudah dihilangkan. Kalau tidak mau seperti itu, anda harus peduli sekarang!
Mungkin anda terlalu sibuk untuk peduli pada guru yang satu ini karena dia hanya orang kecil dan bukan orang penting atau terkenal. Tetapi kalau anda tidak mau peduli pada dia, jangan heran kalau besok adik kandung anda, isteri anda, suami anda, atau teman dekat anda yang menjadi sasaran. Dan bagaimana rasa anda kalau tidak ada yang mau membantu, dan tidak ada yang mau peduli karena semua orang lain juga “sibuk”.
Peduli sekarang! Jangan biarkan kasus seperti ini terjadi terus-terusan. Protes! Dan paksakan para calon Presiden menjelaskan sikap mereka terhadap hak “kebebasan bicara”.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto
Selasa, 09 Juni 2009 17:07 WIB 1 Komentar
MANADO--MI: Seorang PNS di Sulawesi Utara terancam dipecat gara-gara membuat tulisan tentang kejelekan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamubagu, Sulut di facebook.
Indra Sutriafi Pipil, PNS yang mengajar di salah satu sekolah kejuruan, dituduh telah melakukan pencemaran nama baik Walikota Kotamubagu, Drs. Djelantik Mokodompit setelah menulis lewat blog-nya di facebook kalau Pemerintah Kota Kotamubagu telah melakukan "korupsi waktu".
Indra ketika dikonfirmasi di Kotamubagu, Selasa (9/6), mengatakan mengaku tidak menyangka kalau tulisannya itu membuat pemerintah kota menjadi gerang.
Sementara kabar yang beredar, kausus terebut telah masuk tahap satu dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, dengan menggunakan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektroik dengan ancaman enam tahun penjara.
"Laporan sudah kami terima dan kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan," ungkap Kapolsek Kotamubagu, Iptu. Muhammad Monoarfa,S.Sos.
Secara terpisah, Sekretaris Kota Kotamubagu, Muhamad Mokoginta, menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut karena dinilai sangat merugikan pemerintah kota terutama pencemaran nama baik, dan dia pun mengakui kalau pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada kepolisian untuk diproses.
"Kami telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib sekitar sebulan yang lalu untuk ditindak lanjuti," katanya.(Ant/OL-04)
Sumber: Mediaindonesia.com
********
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Berapa kali hal seperti ini harus terjadi sebelum rakyat dapat perlindungan yang benar?
Berapa banyak orang biasa harus diancam oleh pihak yang punya kekuatan lebih besar dan pengacara yang bayarannya lebih mahal?
Berapa kali rakyat Indonesia harus diancam dengan penjara gara-gara bicara saja?
Berapa kali ini harus terjadi sebelum ada aksi dari masyarakat dan para politikus yang baik hati untuk menolaknya?
Kebebasan bicara adalah salah satu ciri khas negara demokrasi modern. Para pejabat dan penguasa di Indonesia ingin mengatakan bahwa ini adalah negara demokrasi, tetapi pada saat yang sama mereka menunjukkan sikap yang sama seperti para diktator di negara lain seperti Korea Utara, Myanmar, dll. Di negara-negara itu, jangankan salah bicara, “salah berfikir” saja sudah bisa menyebabkan orang masuk penjara.
Apakah Indonesia mau seperti itu?
Kapan UU yang menjamin kebebasan bicara akan diperkuat supaya rakyat punya hak untuk mengeluh tentang apa saja, sesuka hati mereka? Dan kalau ada yang mau mengeluh tentang seorang pejabat, sekalipun Presiden, seharusnya boleh dengan izin yang seluas-luasnya. Kalau Presiden atau pejabat hanya mau dipuji terus dan ancam orang yang mengritiknya dengan penjara, berarti Presiden atau pejabat itu ada calon diktator.
Apakah kita terima kalau Indonesia dikuasai oleh diktator (lagi)?
Apakah kita tidak bisa bersatu untuk menolak sikap buruk itu dari pejabat dan pemerintah?
Ayo, jangan diam saja. Komplain. Kirim email. Gabung sama kelompok di Facebook. Diskusi sama teman. Tanya kepada para calon Presiden apakah mereka akan menjamin hak rakyat untuk bicara secara bebas. Jangan berharap orang lain akan bertindak untuk melindungi hak-hak anda. Anda sendiri yang harus peduli. Kalau anda tidak peduli dan mengatakan “Paling tidak ada yang berubah nanti!” maka jangan heran kalau suatu hari anda bangun dan semua hak anda sudah dihilangkan. Kalau tidak mau seperti itu, anda harus peduli sekarang!
Mungkin anda terlalu sibuk untuk peduli pada guru yang satu ini karena dia hanya orang kecil dan bukan orang penting atau terkenal. Tetapi kalau anda tidak mau peduli pada dia, jangan heran kalau besok adik kandung anda, isteri anda, suami anda, atau teman dekat anda yang menjadi sasaran. Dan bagaimana rasa anda kalau tidak ada yang mau membantu, dan tidak ada yang mau peduli karena semua orang lain juga “sibuk”.
Peduli sekarang! Jangan biarkan kasus seperti ini terjadi terus-terusan. Protes! Dan paksakan para calon Presiden menjelaskan sikap mereka terhadap hak “kebebasan bicara”.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto
12 June, 2009
Hadiri Shalat Tahajjud dan Subuh Berjemaah di Istiqlal
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Setiap hari Sabtu kedua, pada setiap bulan, diadakan acara Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Bagi orang yang ingin iktikaf, silahkan hadir di masjid dari malam sebelumnya. Masjid tidak ditutup dari Shalat Isya (Jumat malam) hingga Subuh (Sabtu pagi).
Acara : Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah
Jam: Mulai Jam 2:00 pagi s/d Subuh
Tanggal: Sabtu 13 Juni,2009 (setiap hari sabtu kedua, setiap bulan)
Iktikaf: Iktikaf boleh dilakukan dari hari Jumat, setelah Shalat Isya. Masjid terbuka terus hingga Subuh.
Hadirin: Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof.Dr. Ali Mustafa Yaqub, dan para undangan lain.
Terima kasih atas partisipasi anda. Silahkan menyebarkan email ini kepada teman-teman di semua organisasi Islam, kampus, kantor, jemaah pengajian, situs, blog dan mailing list bagi ummat Islam biar acara ini bisa dikembangkan terus.
Dengan hormat,
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Atas nama
Panitia Shalat Tahajjud Masjid Istiqlal
Setiap hari Sabtu kedua, pada setiap bulan, diadakan acara Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Bagi orang yang ingin iktikaf, silahkan hadir di masjid dari malam sebelumnya. Masjid tidak ditutup dari Shalat Isya (Jumat malam) hingga Subuh (Sabtu pagi).
Acara : Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah
Jam: Mulai Jam 2:00 pagi s/d Subuh
Tanggal: Sabtu 13 Juni,2009 (setiap hari sabtu kedua, setiap bulan)
Iktikaf: Iktikaf boleh dilakukan dari hari Jumat, setelah Shalat Isya. Masjid terbuka terus hingga Subuh.
Hadirin: Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof.Dr. Ali Mustafa Yaqub, dan para undangan lain.
Terima kasih atas partisipasi anda. Silahkan menyebarkan email ini kepada teman-teman di semua organisasi Islam, kampus, kantor, jemaah pengajian, situs, blog dan mailing list bagi ummat Islam biar acara ini bisa dikembangkan terus.
Dengan hormat,
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Atas nama
Panitia Shalat Tahajjud Masjid Istiqlal
11 June, 2009
Astaga: Boediono Belum Naik Haji???
Seorang calon wakil presiden. Seorang mantan gubenur Bank Indonesia. Harta naik 3 milyar per tahun, dan sekarang adanya 22 milyar. Seorang Muslim. Dan… belum naik haji?
Pertanyaan saya cuma satu:
Apakah ini orang yang paling layak untuk menjadi wakil atas 200 juta orang Muslim di Indonesia selama 5 tahun ke depan?
Awalnya, PKS menolak Boediono. Diharapkan cawapres untuk SBY diambil dari partai Islam, untuk mewakili ummat Islam di dalam kepemimpinan negara. Lalu PKS berubah dan menerima Boediono. (Partai Islam lain lebih banyak diam dan PKS saja yang berprotes paling banyak).
Ada isu tentang shalat dan keimanan. PKS mengatakan shalat Jumat saja bukan cermin atas kualitas keimanan seseorang, jadi orang yang ketahuan shalat Jumat belum tentu bisa dikatakan “beriman”. Lalu PKS berubah dan menerima Boediono.
Ada isu neo-liberal. Beberapa kalangan menolak Boediono dengan mengatakan dia mendukung pemikiran neo-liberal. Lalu PKS menerima Boediono dan mengatakan dia bukan orang neo-liberal.
Ada isu jilbab. Ada yang berkomentar tentang SBY dan Boediono yang isteri-isterinya tidak memakai jilbab. Lalu PKS membela dan menerima wanita yang tidak berjilbab itu dengan mengatakan apabila seseorang memakai jilbab, apakah masalah ekonomi menjadi selesai?
Sekarang, saat berkunjung ke pesantren, Pak Boediono diajak membahas kewajiban Haji oleh Kyai setempat. Kata Pak Kyai Maruf Al Hasaniyah di Pasuruan, “Sebagai Muslim, Pak Boediono, saya berharap [anda] naik haji ketika terpilih.”
Jawaban dari Pak Boediono:
“Perilaku dan amal harus mencerminkan seorang haji, Insya Allah saya dan istri pada waktunya dan saat pas di hati, kita akan memenuhi rukun Islam itu.”
(Dan sekarang kita bisa tunggu saja dan melihat apakah PKS dan partai Islam lain juga akan mengatakan bahwa seorang Muslim dengan harta 22 milyar yang belum mau melakukan haji juga bukan masalah, dan mereka akan menerima Boediono lagi).
Pertanyaan saya cuma satu:
Apakah ini orang yang paling layak untuk menjadi wakil atas 200 juta orang Muslim di Indonesia selama 5 tahun ke depan?
Sudah punya 22 milyar, tetapi tidak terpikir untuk menunaikan ibadah Haji yang diwajibkan dari Allah kepada semua orang yang beriman dan mampu.
Di dekat rumah saya, ada tukang ojek yang sudah naik haji setelah menabung bertahun-tahun. (Dan isterinya juga berjilbab). Di sini cukup banyak guru sekolah, sopir taksi, satpam, tukang bakso, dan lain-lain yang berhasil menabung uangnya dan menunaikan kewajiban ini dari Allah. Tetapi seorang calon wakil president dengan harta 22 Milyar masih merasa haji itu tidak begitu penting dan boleh ditunda-tunda sampai terasa “pas di hati”???
Dan orang itulah yang diterima oleh PKS, PAN, PKB dan PPP sebagai CALON YANG TERBAIK untuk MEWAKILI 200 juta orang Muslim, dengan tugas penting di dalam dan diluar negeri?
Astagfirullah aladzhim. Hati saya terpukul.
Dan apa yang sebenarnya yang dimaksudkan Pak Boediono dengan pernyataan ini: “Perilaku dan amal harus mencerminkan seorang haji”??
Apakah berarti bahwa calon wakil president ini ingin jujur menjelaskan bahwa perilakunya dan amalnya sekarang terlalu jauh dari yang layak sebagai seorang muslim yang sudah naik haji?
Mohon maaf, tetapi APA sebenarnya yang dia lakukan sekarang yang begitu buruk sehingga dia merasa tidak sanggup atau tidak layak melakukan ibadah haji?
Kalau seorang preman, bandar judi, pecandu narkoba, pezina, pemabok, dll. bicara seperti itu, saya kira kita semua akan maklum, dan akan berusaha untuk membujuk orang buruk itu untuk bertaubat, tinggalkan perbuatan buruknya, dan melakukan shalat, puasa dan haji sebagai kewajiban dari Allah.
Kita akan maklum kalau orang yang paling buruk di tengah kita bicara seperti itu.
Lalu apa artinya kalau seorang CALON WAKIL PRESIDEN bicara seperti itu???
Saya sungguh tidak bisa bayangkan apa yang Pak Boediono maksudkan dengan pernyataan itu. Apapun artinya, semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan hidayah kepada Pak Boediono dan membantunya untuk segera tinggalkan perilaku-perilaku buruk itu, yang dia anggap tidak pantas untuk seorang “bapak haji”, membantunya untuk segera bertaubat dan mohon ampun kepada Allah SWT, dan segera menunaikan ibadah haji yang WAJIB bagi semua orang Muslim yang mampu, sekalipun mereka itu preman, pejudi, pezina dan lain-lain.
Allah tidak pernah menutupi pintu untuk menerima taubat dari hambanya, dan tidak pernah tutup pintu untuk menerima seorang Muslim (walaupun Muslim yang buruk) yang ingin menjalankan kewajibannya.
Wa billahi taufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto
Lihat juga:
PKS Tetap Tolak Boediono Jadi Cawapres SBY
PKS Ragukan Elektabilitas SBY-Boediono
Naik Rp 3 Miliar Setahun, Harta Boediono Rp 22,06 Miliar
Tifatul: PKS Dapat Kursi di Kabinet Banyak
"Kalau soal kursi, kita dapat banyak," kata Tifatul sambil tertawa. […] Dikatakan dia, PKS telah sepakat mendukung duet SBY-Boediono. "Pada dasarnya, kita bicara soal the right man on the right place untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.
Tifatul: PKS 100 Persen Dukung SBY-Boediono
Kiai & Ulama di Pasuruan Doakan Boediono Segera Naik Haji
Pertanyaan saya cuma satu:
Apakah ini orang yang paling layak untuk menjadi wakil atas 200 juta orang Muslim di Indonesia selama 5 tahun ke depan?
Awalnya, PKS menolak Boediono. Diharapkan cawapres untuk SBY diambil dari partai Islam, untuk mewakili ummat Islam di dalam kepemimpinan negara. Lalu PKS berubah dan menerima Boediono. (Partai Islam lain lebih banyak diam dan PKS saja yang berprotes paling banyak).
Ada isu tentang shalat dan keimanan. PKS mengatakan shalat Jumat saja bukan cermin atas kualitas keimanan seseorang, jadi orang yang ketahuan shalat Jumat belum tentu bisa dikatakan “beriman”. Lalu PKS berubah dan menerima Boediono.
Ada isu neo-liberal. Beberapa kalangan menolak Boediono dengan mengatakan dia mendukung pemikiran neo-liberal. Lalu PKS menerima Boediono dan mengatakan dia bukan orang neo-liberal.
Ada isu jilbab. Ada yang berkomentar tentang SBY dan Boediono yang isteri-isterinya tidak memakai jilbab. Lalu PKS membela dan menerima wanita yang tidak berjilbab itu dengan mengatakan apabila seseorang memakai jilbab, apakah masalah ekonomi menjadi selesai?
Sekarang, saat berkunjung ke pesantren, Pak Boediono diajak membahas kewajiban Haji oleh Kyai setempat. Kata Pak Kyai Maruf Al Hasaniyah di Pasuruan, “Sebagai Muslim, Pak Boediono, saya berharap [anda] naik haji ketika terpilih.”
Jawaban dari Pak Boediono:
“Perilaku dan amal harus mencerminkan seorang haji, Insya Allah saya dan istri pada waktunya dan saat pas di hati, kita akan memenuhi rukun Islam itu.”
(Dan sekarang kita bisa tunggu saja dan melihat apakah PKS dan partai Islam lain juga akan mengatakan bahwa seorang Muslim dengan harta 22 milyar yang belum mau melakukan haji juga bukan masalah, dan mereka akan menerima Boediono lagi).
Pertanyaan saya cuma satu:
Apakah ini orang yang paling layak untuk menjadi wakil atas 200 juta orang Muslim di Indonesia selama 5 tahun ke depan?
Sudah punya 22 milyar, tetapi tidak terpikir untuk menunaikan ibadah Haji yang diwajibkan dari Allah kepada semua orang yang beriman dan mampu.
Di dekat rumah saya, ada tukang ojek yang sudah naik haji setelah menabung bertahun-tahun. (Dan isterinya juga berjilbab). Di sini cukup banyak guru sekolah, sopir taksi, satpam, tukang bakso, dan lain-lain yang berhasil menabung uangnya dan menunaikan kewajiban ini dari Allah. Tetapi seorang calon wakil president dengan harta 22 Milyar masih merasa haji itu tidak begitu penting dan boleh ditunda-tunda sampai terasa “pas di hati”???
Dan orang itulah yang diterima oleh PKS, PAN, PKB dan PPP sebagai CALON YANG TERBAIK untuk MEWAKILI 200 juta orang Muslim, dengan tugas penting di dalam dan diluar negeri?
Astagfirullah aladzhim. Hati saya terpukul.
Dan apa yang sebenarnya yang dimaksudkan Pak Boediono dengan pernyataan ini: “Perilaku dan amal harus mencerminkan seorang haji”??
Apakah berarti bahwa calon wakil president ini ingin jujur menjelaskan bahwa perilakunya dan amalnya sekarang terlalu jauh dari yang layak sebagai seorang muslim yang sudah naik haji?
Mohon maaf, tetapi APA sebenarnya yang dia lakukan sekarang yang begitu buruk sehingga dia merasa tidak sanggup atau tidak layak melakukan ibadah haji?
Kalau seorang preman, bandar judi, pecandu narkoba, pezina, pemabok, dll. bicara seperti itu, saya kira kita semua akan maklum, dan akan berusaha untuk membujuk orang buruk itu untuk bertaubat, tinggalkan perbuatan buruknya, dan melakukan shalat, puasa dan haji sebagai kewajiban dari Allah.
Kita akan maklum kalau orang yang paling buruk di tengah kita bicara seperti itu.
Lalu apa artinya kalau seorang CALON WAKIL PRESIDEN bicara seperti itu???
Saya sungguh tidak bisa bayangkan apa yang Pak Boediono maksudkan dengan pernyataan itu. Apapun artinya, semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan hidayah kepada Pak Boediono dan membantunya untuk segera tinggalkan perilaku-perilaku buruk itu, yang dia anggap tidak pantas untuk seorang “bapak haji”, membantunya untuk segera bertaubat dan mohon ampun kepada Allah SWT, dan segera menunaikan ibadah haji yang WAJIB bagi semua orang Muslim yang mampu, sekalipun mereka itu preman, pejudi, pezina dan lain-lain.
Allah tidak pernah menutupi pintu untuk menerima taubat dari hambanya, dan tidak pernah tutup pintu untuk menerima seorang Muslim (walaupun Muslim yang buruk) yang ingin menjalankan kewajibannya.
Wa billahi taufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto
Lihat juga:
PKS Tetap Tolak Boediono Jadi Cawapres SBY
PKS Ragukan Elektabilitas SBY-Boediono
Naik Rp 3 Miliar Setahun, Harta Boediono Rp 22,06 Miliar
Tifatul: PKS Dapat Kursi di Kabinet Banyak
"Kalau soal kursi, kita dapat banyak," kata Tifatul sambil tertawa. […] Dikatakan dia, PKS telah sepakat mendukung duet SBY-Boediono. "Pada dasarnya, kita bicara soal the right man on the right place untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.
Tifatul: PKS 100 Persen Dukung SBY-Boediono
Kiai & Ulama di Pasuruan Doakan Boediono Segera Naik Haji
Bayi Prematur Jadi Buta, Keluarga Laporkan RS Omni ke Polisi
Rabu, 10/06/2009 15:56 WIB
Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Rupanya tidak cuma Prita Mulyasari yang merasa dizalimi RS Omni International Alam Sutera. Perasaan itu juga dirasakan seorang ibu bernama Juliana.
Kuasa hukum Juliana, Slamet Yuwono menduga, rumah sakit berlabel internasional itu telah melakukan malpraktek terhadap 2 putra kembar Juliana, Jared dan Jayden. Dugaan malpraktek tersebut menyebabkan salah satu anak Juliana buta.
"Hingga menyebabkan salah satunya mengalami kebutaan," kata Slamet kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Pengacara dari tim OC Kaligis itu mengatakan, pihaknya akan melaporkan RS Omni International dengan pasal 360 KUHP dan pasal 79 UU Praktek Kedokteran.
"Kita sudah melaporkan ke Polres Tangerang, tapi kita diarahkan ke Polda Metro Jaya biar tidak salah penanganan," kata Slamet.
Lalu kapan akan ke Polda Metro Jaya? "Kalau tidak sore ini ya besok pagi," kata Slamet.
Informasi yang diterima detikcom, peristiwa ini terjadi sekitar setahun yang lalu. Pada 26 Mei 2008, Juliana melahirkan dua anak kembar prematur. Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam incubator selama 42 hari.
Kondisi fisik Jared dan Jayden sebenarnya baik-baik saja, namun mata kedua bayi tersebut bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.
Diduga, masalah kedua bayi mungil itu terjadi karena dokter specialis anak yang menangani Jayden dan Jared kurang mengkontrol bahkan tidak melakukan SOP (Standar Operasional Prosedure). Jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator di ICU.
Setelah dirawat di RS Omni International, Juliana sempat membawa kedua Jayden dan Jared untuk diperiksa di Klinik Mata Nusantara di Kebon Jeruk. Hasil pemeriksaan menyatakan, sel syaraf mata Jared lepas dari retina sudah mencapai stadium 4. Jared pun tidak bisa melihat.
Juliana juga sempat membawa Jared ke RS Aini dan hasilnya pun sama. Tidak menyerah, Juliana pun terbang bersama Jared ke Westmead International Children Hospital di Sydney namun tetap tidak ada harapan.
Hasil pemeriksaan dari 3 RS itu menyatakan, Jared menjadi buta akibat kelebihan oksigen selama di inkubator. (ken/iy)
Sumber: Detiknews.com
Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Rupanya tidak cuma Prita Mulyasari yang merasa dizalimi RS Omni International Alam Sutera. Perasaan itu juga dirasakan seorang ibu bernama Juliana.
Kuasa hukum Juliana, Slamet Yuwono menduga, rumah sakit berlabel internasional itu telah melakukan malpraktek terhadap 2 putra kembar Juliana, Jared dan Jayden. Dugaan malpraktek tersebut menyebabkan salah satu anak Juliana buta.
"Hingga menyebabkan salah satunya mengalami kebutaan," kata Slamet kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Pengacara dari tim OC Kaligis itu mengatakan, pihaknya akan melaporkan RS Omni International dengan pasal 360 KUHP dan pasal 79 UU Praktek Kedokteran.
"Kita sudah melaporkan ke Polres Tangerang, tapi kita diarahkan ke Polda Metro Jaya biar tidak salah penanganan," kata Slamet.
Lalu kapan akan ke Polda Metro Jaya? "Kalau tidak sore ini ya besok pagi," kata Slamet.
Informasi yang diterima detikcom, peristiwa ini terjadi sekitar setahun yang lalu. Pada 26 Mei 2008, Juliana melahirkan dua anak kembar prematur. Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam incubator selama 42 hari.
Kondisi fisik Jared dan Jayden sebenarnya baik-baik saja, namun mata kedua bayi tersebut bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.
Diduga, masalah kedua bayi mungil itu terjadi karena dokter specialis anak yang menangani Jayden dan Jared kurang mengkontrol bahkan tidak melakukan SOP (Standar Operasional Prosedure). Jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator di ICU.
Setelah dirawat di RS Omni International, Juliana sempat membawa kedua Jayden dan Jared untuk diperiksa di Klinik Mata Nusantara di Kebon Jeruk. Hasil pemeriksaan menyatakan, sel syaraf mata Jared lepas dari retina sudah mencapai stadium 4. Jared pun tidak bisa melihat.
Juliana juga sempat membawa Jared ke RS Aini dan hasilnya pun sama. Tidak menyerah, Juliana pun terbang bersama Jared ke Westmead International Children Hospital di Sydney namun tetap tidak ada harapan.
Hasil pemeriksaan dari 3 RS itu menyatakan, Jared menjadi buta akibat kelebihan oksigen selama di inkubator. (ken/iy)
Sumber: Detiknews.com
PRT Indonesia Berhasil Kabur Setelah Disiksa 34 Bulan
Yang tidak saya pahami, kenapa dia bisa menerima ini selama 3 tahun baru kabur?
Tapi yang terpenting, jangan membahas kegagalan pemerintah untuk mencipatakan lapangan kerja dalam negeri sehingga tidak ada TKW lagi .
Cukup masyarakat menjadi marah saja, dan dukung pemerintah dalam menuntut kasus ini dengan teriak2 tentang "kehormatan negara", "Ambalat", "Manohara" dan lain-lain.
Nggak usah tanya kenapa kasus seperti ini bisa terjadi terus-terusan. Dukung pemerintah saja, dan marah-marah pada orang Malaysia saja, bukan pejabat Indonesia yang dapat cincin emas pada saat warga negara lain sedang disiksa untuk mencari nafkah hidupnya di luar ngeri!!!
Wassalam,
Gene
********
PRT Indonesia Berhasil Kabur Setelah Disiksa 34 Bulan
Selasa, 09/06/2009 08:58 WIB
Ramdhan Muhaimin - detikNews
Kuala Lumpur - Nasib tragis lagi-lagi dialami TKW Indonesia di Malaysia. Setelah 34 bulan disiksa oleh majikannya warga Malaysia keturunan China, Siti Hajar akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur.
Siti Hajar (33), wanita asal Garut, Jawa Barat berhasil kabur dari rumah majikannya di 1/19/1 Lanai Kiara Condominium, Jalan Kiara 3, Bukit Kiara, Mont Kiara, Kuala Lumpur pada Senin 8 Juni 2009 pukul 01.00 pagi.
Setelah berhasil kabur, Siti lalu bersembunyi di sebuah pohon di tepi jalan tidak jauh dari kondominium majikannya hingga pukul 8 pagi.
"Kemudian dia menyetop taksi dan pergi ke KBRI untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya. Siti melapor ke KBRI pukul 8.30 waktu setempat dan diterima oleh konsuler," ujar Minister Konsuler Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Widyarka Ryananta kepada wartawan, Selasa (9/6/2009).
Widyarka menjelaskan, Siti bekerja sebagai PRT di Malaysia sejak 2 Juli 2006. Awalnya Siti bekerja pada majikan bernama Lim Hu Su selama 4 hari lalu pindah ke majikan Michel hingga 2009. Ketika bekerja pada majikan yang kedua inilah, lanjut Widyarka, Siti mengalami penganiayaan dan penyiksaan.
Penganiayaan yang dialami Siti sangat parah dan mengenaskan. Tidak saja disiram air panas, Siti juga sering dipukul dengan kayu di sekujur tubuhnya jika melakukan kesalahan dalam bekerja.
Bahkan tidak sampai disitu, Michel pun tidak membayarkan gaji Siti selama 34 bulan atau 3 tahun.
"Kondisinya memang sangat mengenaskan. Bahkan beberapa staf KBRI dan wartawan yang melihat fotonya bilang ini lebih parah dari Nirmala Bonat, ini Nirmala Bonat kedua," kata Widyarka.
Setelah menerima laporan dan melihat langsung kondisi Siti yang mengenaskan, Widyarka mengungkapkan, KBRI lalu memanggil Michel dan agen TKI yang memperkerjakan Siti untuk dikonfirmasi.
Agen TKI tersebut diketahui PT A.T Venture Provision dengan pemilik Mark Neo yang beralamat di Kucai Maju I, Jalan Kucai Lama, Kuala Lumpur.
Kepada KBRI, kata Widyarka, Mark mengaku terkejut ketika melihat poto-poto penyiksaan yang dialami Siti. Bahkan Michel mengakui perbuatannya dan meminta maaf sambil menangis.
"Kami tidak berhenti sampai disitu. KBRI kemudian mendampingi Siti untuk melapor ke kantor Polisi daerah Mont Kiara Kuala Lumpur. Setelah selesai melapor, kami bawa Siti untuk divisum di Medical Centre Universiti Malaya," jelas Widyarka.
Widyarka mengatakan, hingga kini Siti masih dirawat di rumah sakit tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena harus mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka parah yang dialaminya.
KBRI juga menuntut Michel untuk segera membayarkan gaji Siti yang tertunda 34 bulan sebesar RM 17 ribu atau sekitar Rp 51 juta.
Michel kemudian diserahkan kepada polisi Malaysia pukul 7 malam tadi. "Yang menyerahkan langsung SLO Polri KBRI dan Fungsi Konsuler kepada polisi yang kita undang ke KBRI," lanjut Widyarka.
Sementara itu Dubes Da'i Bakhtiar, sebagaimana dikutip Widyarka, meminta agar polisi Malaysia bertindak tegas sesuai hukum terhadap pelaku.
"KBRI sigap terhadap perlindungan WNI. Kita ingin Malaysia mengambil tindakan tegas melakukan proses hukum terhadap pelaku," kata Widyarka mengutip Dai.
Widyarka juga mengatakan, telah mengubungi pihak keluarga Siti di Indonesia. Menurutnya, pihak keluarga sangat berterima kasih atas upaya perlindungan yang dilakukan oleh KBRI.
Di Indonesia, Siti diketahui beralamat di Desa Limbang Barat RT 02/05 Limbangan, Garut, Jawa Barat. (rmd/mad)
Sumber: Detiknews.com
Tapi yang terpenting, jangan membahas kegagalan pemerintah untuk mencipatakan lapangan kerja dalam negeri sehingga tidak ada TKW lagi .
Cukup masyarakat menjadi marah saja, dan dukung pemerintah dalam menuntut kasus ini dengan teriak2 tentang "kehormatan negara", "Ambalat", "Manohara" dan lain-lain.
Nggak usah tanya kenapa kasus seperti ini bisa terjadi terus-terusan. Dukung pemerintah saja, dan marah-marah pada orang Malaysia saja, bukan pejabat Indonesia yang dapat cincin emas pada saat warga negara lain sedang disiksa untuk mencari nafkah hidupnya di luar ngeri!!!
Wassalam,
Gene
********
PRT Indonesia Berhasil Kabur Setelah Disiksa 34 Bulan
Selasa, 09/06/2009 08:58 WIB
Ramdhan Muhaimin - detikNews
Kuala Lumpur - Nasib tragis lagi-lagi dialami TKW Indonesia di Malaysia. Setelah 34 bulan disiksa oleh majikannya warga Malaysia keturunan China, Siti Hajar akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur.
Siti Hajar (33), wanita asal Garut, Jawa Barat berhasil kabur dari rumah majikannya di 1/19/1 Lanai Kiara Condominium, Jalan Kiara 3, Bukit Kiara, Mont Kiara, Kuala Lumpur pada Senin 8 Juni 2009 pukul 01.00 pagi.
Setelah berhasil kabur, Siti lalu bersembunyi di sebuah pohon di tepi jalan tidak jauh dari kondominium majikannya hingga pukul 8 pagi.
"Kemudian dia menyetop taksi dan pergi ke KBRI untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya. Siti melapor ke KBRI pukul 8.30 waktu setempat dan diterima oleh konsuler," ujar Minister Konsuler Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Widyarka Ryananta kepada wartawan, Selasa (9/6/2009).
Widyarka menjelaskan, Siti bekerja sebagai PRT di Malaysia sejak 2 Juli 2006. Awalnya Siti bekerja pada majikan bernama Lim Hu Su selama 4 hari lalu pindah ke majikan Michel hingga 2009. Ketika bekerja pada majikan yang kedua inilah, lanjut Widyarka, Siti mengalami penganiayaan dan penyiksaan.
Penganiayaan yang dialami Siti sangat parah dan mengenaskan. Tidak saja disiram air panas, Siti juga sering dipukul dengan kayu di sekujur tubuhnya jika melakukan kesalahan dalam bekerja.
Bahkan tidak sampai disitu, Michel pun tidak membayarkan gaji Siti selama 34 bulan atau 3 tahun.
"Kondisinya memang sangat mengenaskan. Bahkan beberapa staf KBRI dan wartawan yang melihat fotonya bilang ini lebih parah dari Nirmala Bonat, ini Nirmala Bonat kedua," kata Widyarka.
Setelah menerima laporan dan melihat langsung kondisi Siti yang mengenaskan, Widyarka mengungkapkan, KBRI lalu memanggil Michel dan agen TKI yang memperkerjakan Siti untuk dikonfirmasi.
Agen TKI tersebut diketahui PT A.T Venture Provision dengan pemilik Mark Neo yang beralamat di Kucai Maju I, Jalan Kucai Lama, Kuala Lumpur.
Kepada KBRI, kata Widyarka, Mark mengaku terkejut ketika melihat poto-poto penyiksaan yang dialami Siti. Bahkan Michel mengakui perbuatannya dan meminta maaf sambil menangis.
"Kami tidak berhenti sampai disitu. KBRI kemudian mendampingi Siti untuk melapor ke kantor Polisi daerah Mont Kiara Kuala Lumpur. Setelah selesai melapor, kami bawa Siti untuk divisum di Medical Centre Universiti Malaya," jelas Widyarka.
Widyarka mengatakan, hingga kini Siti masih dirawat di rumah sakit tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena harus mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka parah yang dialaminya.
KBRI juga menuntut Michel untuk segera membayarkan gaji Siti yang tertunda 34 bulan sebesar RM 17 ribu atau sekitar Rp 51 juta.
Michel kemudian diserahkan kepada polisi Malaysia pukul 7 malam tadi. "Yang menyerahkan langsung SLO Polri KBRI dan Fungsi Konsuler kepada polisi yang kita undang ke KBRI," lanjut Widyarka.
Sementara itu Dubes Da'i Bakhtiar, sebagaimana dikutip Widyarka, meminta agar polisi Malaysia bertindak tegas sesuai hukum terhadap pelaku.
"KBRI sigap terhadap perlindungan WNI. Kita ingin Malaysia mengambil tindakan tegas melakukan proses hukum terhadap pelaku," kata Widyarka mengutip Dai.
Widyarka juga mengatakan, telah mengubungi pihak keluarga Siti di Indonesia. Menurutnya, pihak keluarga sangat berterima kasih atas upaya perlindungan yang dilakukan oleh KBRI.
Di Indonesia, Siti diketahui beralamat di Desa Limbang Barat RT 02/05 Limbangan, Garut, Jawa Barat. (rmd/mad)
Sumber: Detiknews.com
10 June, 2009
09 June, 2009
ICW: Usut Gratifikasi dari RS Omni Untuk Jaksa Kasus Prita
Indra Subagja – detikNews
Selasa, 09/06/2009 15:13 WIB
Jakarta - Para jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang diduga menerima fasilitas berobat gratis dari RS Omni Internasional. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran kode etik. Para oknum jaksa itu pun harus diperiksa.
"Usut dugaan gratifikasi terhadap jaksa dalam kasus Prita Mulyasari," kata Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah dalam siaran pers yang diterima, Selasa (9/6/2009).
Dia menjelaskan, jika benar ada surat resmi tentang fasilitas berobat gratis, jaksa di Kejari Tangerang dapat dijerat dengan delik gratifikasi. "Pasal 11 dan 12B UU 31/1999 jo UU 20 tahun 2001. Pasal 12B memberi ancaman pidana seumur hidup atau minimal 4 tahun penjara," jelas Febri.
Lebih lanjut, menurut dia, sesuai pasal 12B ayat 1 UU No 20 tahun 2001 disebutkan, gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas meliputi barang, uang, discount, pinjaman tanpa bunga, dan fasilitas penginapan. "Juga pengobatan cuma-cuma," tutupnya. (ndr/asy)
Sumber: Detiknews.com
Selasa, 09/06/2009 15:13 WIB
Jakarta - Para jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang diduga menerima fasilitas berobat gratis dari RS Omni Internasional. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran kode etik. Para oknum jaksa itu pun harus diperiksa.
"Usut dugaan gratifikasi terhadap jaksa dalam kasus Prita Mulyasari," kata Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah dalam siaran pers yang diterima, Selasa (9/6/2009).
Dia menjelaskan, jika benar ada surat resmi tentang fasilitas berobat gratis, jaksa di Kejari Tangerang dapat dijerat dengan delik gratifikasi. "Pasal 11 dan 12B UU 31/1999 jo UU 20 tahun 2001. Pasal 12B memberi ancaman pidana seumur hidup atau minimal 4 tahun penjara," jelas Febri.
Lebih lanjut, menurut dia, sesuai pasal 12B ayat 1 UU No 20 tahun 2001 disebutkan, gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas meliputi barang, uang, discount, pinjaman tanpa bunga, dan fasilitas penginapan. "Juga pengobatan cuma-cuma," tutupnya. (ndr/asy)
Sumber: Detiknews.com
08 June, 2009
Mirip Prita, Khoe Seng Seng Terancam Dibui Akibat Surat Pembaca
Senin, 08/06/2009 11:41 WIB
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kasus mirip Prita Mulyasari terjadi pada Khoe Seng Seng. Bila Prita menulis dalam email, Khoe menulis di surat pembaca sebuah koran nasional. Khoe kini menghadapi tuntutan pidana 1 tahun penjara.
"Dia bersama Winny dilaporkan pengembang ITC Mangga Dua PT Duta Pertiwi ke Mabes Polri pada November 2006 lalu, karena menulis surat pembaca di Kompas dan Suara Pembaruan," kata Kepala Divisi Litigasi LBH Pers, Sholeh Ali, saat dihubungi melalui telepon, Senin (8/6/2009).
Khoe juga telah kalah di perdata dan mesti membayar denda Rp 1 miliar dalam putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sedang sidang pidana dia masih diadili di PN Jakarta Timur dan akan kembali disidangkan pada 17 Juni dengan agenda pembacaan pledoi.
"Jadi dia dulu membeli ruko di Mangga Dua, yang dikelola PT Duta pertiwi, tapi ternyata kios yang dia beli itu tanah milik pemda dan tanah itu statusnya hanya hak pengelolaan lahan (HPL) bukan hak milik," jelas Sholeh.
Lalu surat pembaca Khoe dimuat di 26 September 2006 di Kompas dan pada 21 November 2006 di Suara Pembaruan.
"Dia merasa dirugikan karena statusnya hanya HPL, artinya kalau dijual lebih murah. Ini tidak sesuai dengan perjanjian semula. Dia sudah meminta surat penjelasan tapi tidak diindahkan, kemudian sempat diancam-ancam dan akhirnya membuat surat pembaca," jelasnya.
Namun yang aneh, lanjut Sholeh yang juga masuk dalam tim advokasi bagi Khoe Seng Seng dan Winny, kasus seperti ini ditangani Mabes Polri dan kasusnya juga dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Kedua terdakwa itu diancam pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik, pasal yang juga dijeratkan pada Prita. "Masa kasus seperti ini ditangani Mabes Polri. Apalagi saat sidang korban (pengembang) tidak pernah dihadirkan jaksa, hanya saksi saja," tambahnya.
(ndr/nrl)
Sumber: Detiknews.com
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kasus mirip Prita Mulyasari terjadi pada Khoe Seng Seng. Bila Prita menulis dalam email, Khoe menulis di surat pembaca sebuah koran nasional. Khoe kini menghadapi tuntutan pidana 1 tahun penjara.
"Dia bersama Winny dilaporkan pengembang ITC Mangga Dua PT Duta Pertiwi ke Mabes Polri pada November 2006 lalu, karena menulis surat pembaca di Kompas dan Suara Pembaruan," kata Kepala Divisi Litigasi LBH Pers, Sholeh Ali, saat dihubungi melalui telepon, Senin (8/6/2009).
Khoe juga telah kalah di perdata dan mesti membayar denda Rp 1 miliar dalam putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sedang sidang pidana dia masih diadili di PN Jakarta Timur dan akan kembali disidangkan pada 17 Juni dengan agenda pembacaan pledoi.
"Jadi dia dulu membeli ruko di Mangga Dua, yang dikelola PT Duta pertiwi, tapi ternyata kios yang dia beli itu tanah milik pemda dan tanah itu statusnya hanya hak pengelolaan lahan (HPL) bukan hak milik," jelas Sholeh.
Lalu surat pembaca Khoe dimuat di 26 September 2006 di Kompas dan pada 21 November 2006 di Suara Pembaruan.
"Dia merasa dirugikan karena statusnya hanya HPL, artinya kalau dijual lebih murah. Ini tidak sesuai dengan perjanjian semula. Dia sudah meminta surat penjelasan tapi tidak diindahkan, kemudian sempat diancam-ancam dan akhirnya membuat surat pembaca," jelasnya.
Namun yang aneh, lanjut Sholeh yang juga masuk dalam tim advokasi bagi Khoe Seng Seng dan Winny, kasus seperti ini ditangani Mabes Polri dan kasusnya juga dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Kedua terdakwa itu diancam pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik, pasal yang juga dijeratkan pada Prita. "Masa kasus seperti ini ditangani Mabes Polri. Apalagi saat sidang korban (pengembang) tidak pernah dihadirkan jaksa, hanya saksi saja," tambahnya.
(ndr/nrl)
Sumber: Detiknews.com
Hadiri Shalat Tahajjud dan Subuh Berjemaah di Istiqlal
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Setiap hari Sabtu kedua, pada setiap bulan, diadakan acara Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Bagi orang yang ingin iktikaf, silahkan hadir di masjid dari malam sebelumnya. Masjid tidak ditutup dari Shalat Isya (Jumat malam) hingga Subuh (Sabtu pagi).
Acara : Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah
Jam: Mulai Jam 2:00 pagi s/d Subuh
Tanggal: Sabtu 13 Juni,2009 (setiap hari sabtu kedua, setiap bulan)
Iktikaf: Iktikaf boleh dilakukan dari hari Jumat, setelah Shalat Isya. Masjid terbuka terus hingga Subuh.
Hadirin: Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof.Dr. Ali Mustafa Yaqub, dan para undangan lain.
Terima kasih atas partisipasi anda. Silahkan menyebarkan email ini kepada teman-teman di semua organisasi Islam, kampus, kantor, jemaah pengajian, situs, blog dan mailing list bagi ummat Islam biar acara ini bisa dikembangkan terus.
Dengan hormat,
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Atas nama
Panitia Shalat Tahajjud Masjid Istiqlal
Setiap hari Sabtu kedua, pada setiap bulan, diadakan acara Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Bagi orang yang ingin iktikaf, silahkan hadir di masjid dari malam sebelumnya. Masjid tidak ditutup dari Shalat Isya (Jumat malam) hingga Subuh (Sabtu pagi).
Acara : Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjemaah
Jam: Mulai Jam 2:00 pagi s/d Subuh
Tanggal: Sabtu 13 Juni,2009 (setiap hari sabtu kedua, setiap bulan)
Iktikaf: Iktikaf boleh dilakukan dari hari Jumat, setelah Shalat Isya. Masjid terbuka terus hingga Subuh.
Hadirin: Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof.Dr. Ali Mustafa Yaqub, dan para undangan lain.
Terima kasih atas partisipasi anda. Silahkan menyebarkan email ini kepada teman-teman di semua organisasi Islam, kampus, kantor, jemaah pengajian, situs, blog dan mailing list bagi ummat Islam biar acara ini bisa dikembangkan terus.
Dengan hormat,
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Atas nama
Panitia Shalat Tahajjud Masjid Istiqlal
Daging Australia dan Selandia Tak Boleh Masuk
Hati-hati makan daging dari Australia dan Selandia Baru di rumah makan dan kafe ya. Karyawan pasti bilang “halal” karena mau jual dagingnya. Tetapi saya rasa yang lebih aman adalah daging lokal saja. Walaupun juga tidak ada keterangan, saya kira lebih mungkin daging lokal itu halal daripada daging impor. - Gene
Daging Australia dan Selandia Tak Boleh Masuk
Kehalalannya diragukan.
JAKARTA - Pemerintah melarang impor daging dari Australia dan Selandia Baru sampai ada kejelasan sertifikasi halal dari lembaga berwenang negara itu. Pelarangan berlaku mulai 2 Juni 2009, menyusul penahanan 76 kontainer daging impor oleh badan karantina.
Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan, pada 25 Maret lalu Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan surat yang berisi tentang keraguan atas kehalalan daging dari Australia dan Selandia Baru. "Menurut MUI semua lembaga sertifikasi di Selandia Baru tidak diakui, juga tiga lembaga di Australia," katanya kemarin.
Pelarangan impor sementara berdasarkan surat Direktur Jenderal Peternakan Nomor 0215/HK.340/F/06/2009 tentang Pelarangan Sementara Daging Karkas dan Jeroan dari luar negeri, khususnya Australia dan Selandia Baru.
Anton menjelaskan, daging yang masuk ke Indonesia harus terjamin keamanan dan kehalalannya. Menurut dia, tugas MUI adalah memberikan persetujuan kehalalan. Izin keluar-masuknya daging merupakan kewenangan pemerintah.
Dia mengusulkan agar 76 kontainer daging impor dikembalikan ke negara asal jika diragukan kehalalannya. "Kecuali MUI mengizinkannya," kata Anton.
Kepala Badan Karantina Departemen Pertanian Hari Priyono mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi 76 kontainer daging impor yang ditahan. "Beberapa kontainer yang sudah memenuhi persyaratan hasil tes laboratorium dan kehalalan sudah dilepas," katanya.
Dari 76 kontainer yang ditahan itu, sebanyak 40 kontainer berasal dari Selandia Baru dan 36 kontainer dari Australia. Menurut Priyono, sembilan kontainer dari Australia dipastikan tidak memenuhi persyaratan. Kontainer daging lainnya masih dalam verifikasi apakah kedatangannya sebelum atau sesudah adanya surat dari MUI.
Priyono mengatakan pengimpor 76 kontainer adalah 10 perusahaan. Namun, dia mengaku tidak hafal nama-nama perusahaan itu.
Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia meminta pemerintah segera mengeluarkan kontainer yang masih ditahan Badan Karantina Departemen Pertanian. Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia Thomas Sembiring meminta pemerintah mengeluarkan kontainer daging impor. Dia juga meminta pemerintah tidak membuat aturan yang merugikan banyak pihak. "Kami para importir ini belajar mengikuti kebijakan pemerintah, tapi jangan lantas membuat aturan seenaknya," ujarnya kemarin.
Menurut Thomas, sejak 21 Mei hingga saat ini tidak kurang 200 kontainer daging impor ditahan badan karantina. “Tidak ada satu pernyataan tertulis (penahanan kontainer),” katanya. DIAN YULIASTUTI
Sumber: Korantempo.com
Daging Australia dan Selandia Tak Boleh Masuk
Kehalalannya diragukan.
JAKARTA - Pemerintah melarang impor daging dari Australia dan Selandia Baru sampai ada kejelasan sertifikasi halal dari lembaga berwenang negara itu. Pelarangan berlaku mulai 2 Juni 2009, menyusul penahanan 76 kontainer daging impor oleh badan karantina.
Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan, pada 25 Maret lalu Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan surat yang berisi tentang keraguan atas kehalalan daging dari Australia dan Selandia Baru. "Menurut MUI semua lembaga sertifikasi di Selandia Baru tidak diakui, juga tiga lembaga di Australia," katanya kemarin.
Pelarangan impor sementara berdasarkan surat Direktur Jenderal Peternakan Nomor 0215/HK.340/F/06/2009 tentang Pelarangan Sementara Daging Karkas dan Jeroan dari luar negeri, khususnya Australia dan Selandia Baru.
Anton menjelaskan, daging yang masuk ke Indonesia harus terjamin keamanan dan kehalalannya. Menurut dia, tugas MUI adalah memberikan persetujuan kehalalan. Izin keluar-masuknya daging merupakan kewenangan pemerintah.
Dia mengusulkan agar 76 kontainer daging impor dikembalikan ke negara asal jika diragukan kehalalannya. "Kecuali MUI mengizinkannya," kata Anton.
Kepala Badan Karantina Departemen Pertanian Hari Priyono mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi 76 kontainer daging impor yang ditahan. "Beberapa kontainer yang sudah memenuhi persyaratan hasil tes laboratorium dan kehalalan sudah dilepas," katanya.
Dari 76 kontainer yang ditahan itu, sebanyak 40 kontainer berasal dari Selandia Baru dan 36 kontainer dari Australia. Menurut Priyono, sembilan kontainer dari Australia dipastikan tidak memenuhi persyaratan. Kontainer daging lainnya masih dalam verifikasi apakah kedatangannya sebelum atau sesudah adanya surat dari MUI.
Priyono mengatakan pengimpor 76 kontainer adalah 10 perusahaan. Namun, dia mengaku tidak hafal nama-nama perusahaan itu.
Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia meminta pemerintah segera mengeluarkan kontainer yang masih ditahan Badan Karantina Departemen Pertanian. Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia Thomas Sembiring meminta pemerintah mengeluarkan kontainer daging impor. Dia juga meminta pemerintah tidak membuat aturan yang merugikan banyak pihak. "Kami para importir ini belajar mengikuti kebijakan pemerintah, tapi jangan lantas membuat aturan seenaknya," ujarnya kemarin.
Menurut Thomas, sejak 21 Mei hingga saat ini tidak kurang 200 kontainer daging impor ditahan badan karantina. “Tidak ada satu pernyataan tertulis (penahanan kontainer),” katanya. DIAN YULIASTUTI
Sumber: Korantempo.com
Tim JK-Wiranto: PKS Berpikiran Picik
Senin, 08/06/2009 08:06 WIB
Tolak Gabung 'Kelompok Orba'
Laurencius Simanjuntak - detikPemilu
Jakarta - Salah satu alasan mengapa PKS memilih berkoalisi dengan barisan SBY-Boediono adalah karena mereka tidak mau bergabung dengan kelompok yang bermental Orde Baru. Hal itu ini cepat ditanggapi oleh kubu JK-Wiranto yang yang didukung oleh Golkar, partai yang dikenal sebagai warisan Orba.
Juru Bicara JK-Wiranto, Indra J Piliang, menilai pernyataan PKS lewat Presiden Tifatul Sembiring adalah sebuah hal yang picik. Hal ini mengingat tidak ada satu pasang calon pun yang tidak ada unsur Orbanya.
"Membawa-bawa Orba adalah pikiran yang picik dan tidak terhormat. Kalau kita mau lihat Pak Sarwo Edhie Wibowo juga salah satu pendiri Orde Baru bersama Pak Harto," kata Indra menyebut mertua SBY yang juga mantan panglima RPKAD, kepada detikcom, Senin (8/7/2009).
Tidak hanya itu, lanjut Indra, anggota tim sukses SBY-Boediono juga banyak diisi para jenderal yang erat hubungannya dengan orde pimpinan Soeharto tersebut.
"Seperti TB Silalahi, Hadi Utomo, Hartono. 23 Parpol di belakang SBY juga kebanyakan tokoh-tokoh Orde Baru. Hampir 80 persen," tegasnya.
Menurut Indra, yang menjadi hal penting sekarang adalah partai mana yang masih mengadopsi nilai-nilai Orde Baru. Bukan unsur Orde Barunya.
"Mengakuisisi semua parpol itu nilai Orde Baru yang paling kental di SBY-Boediono," tandasnya. ( lrn / nrl )
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Tolak Gabung 'Kelompok Orba'
Laurencius Simanjuntak - detikPemilu
Jakarta - Salah satu alasan mengapa PKS memilih berkoalisi dengan barisan SBY-Boediono adalah karena mereka tidak mau bergabung dengan kelompok yang bermental Orde Baru. Hal itu ini cepat ditanggapi oleh kubu JK-Wiranto yang yang didukung oleh Golkar, partai yang dikenal sebagai warisan Orba.
Juru Bicara JK-Wiranto, Indra J Piliang, menilai pernyataan PKS lewat Presiden Tifatul Sembiring adalah sebuah hal yang picik. Hal ini mengingat tidak ada satu pasang calon pun yang tidak ada unsur Orbanya.
"Membawa-bawa Orba adalah pikiran yang picik dan tidak terhormat. Kalau kita mau lihat Pak Sarwo Edhie Wibowo juga salah satu pendiri Orde Baru bersama Pak Harto," kata Indra menyebut mertua SBY yang juga mantan panglima RPKAD, kepada detikcom, Senin (8/7/2009).
Tidak hanya itu, lanjut Indra, anggota tim sukses SBY-Boediono juga banyak diisi para jenderal yang erat hubungannya dengan orde pimpinan Soeharto tersebut.
"Seperti TB Silalahi, Hadi Utomo, Hartono. 23 Parpol di belakang SBY juga kebanyakan tokoh-tokoh Orde Baru. Hampir 80 persen," tegasnya.
Menurut Indra, yang menjadi hal penting sekarang adalah partai mana yang masih mengadopsi nilai-nilai Orde Baru. Bukan unsur Orde Barunya.
"Mengakuisisi semua parpol itu nilai Orde Baru yang paling kental di SBY-Boediono," tandasnya. ( lrn / nrl )
Sumber: Pemilu.detiknews.com
06 June, 2009
Presiden Indomie
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Nonton di You Tube: SBY - Presiden Indomie
Saya sudah dengar dan baca beberapa kritikan tentang iklan SBY di tivi, yang menggunakan iklan Indomie. Ada yang mengatakan tidak kreatif karena hanya meniru iklan yang sudah ada. Ada juga yang komplain karena memberi kesan bahwa Indonesia sudah makmur, dan kemakmuran itu adalah hasil dari kinerja SBY. Lalu dicatat masalah Ibu Prita (yang ditahan karena komplain di internet, masalah korban Lapindo yang masih menunggu bantuan nyata, banyak pelanggaran HAM dan hukum yang masih belum tuntas, kinerja pemerintah yang kurang memuaskan, dan setetusnya. Ada juga yang komplain bahwa iklan itu yang kaitkan seorang Presiden RI dengan mie instan malah menurunkan martabat bangsa.
Bagaimana pendapat anda tentang iklan itu?
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
Nonton di You Tube: SBY - Presiden Indomie
Saya sudah dengar dan baca beberapa kritikan tentang iklan SBY di tivi, yang menggunakan iklan Indomie. Ada yang mengatakan tidak kreatif karena hanya meniru iklan yang sudah ada. Ada juga yang komplain karena memberi kesan bahwa Indonesia sudah makmur, dan kemakmuran itu adalah hasil dari kinerja SBY. Lalu dicatat masalah Ibu Prita (yang ditahan karena komplain di internet, masalah korban Lapindo yang masih menunggu bantuan nyata, banyak pelanggaran HAM dan hukum yang masih belum tuntas, kinerja pemerintah yang kurang memuaskan, dan setetusnya. Ada juga yang komplain bahwa iklan itu yang kaitkan seorang Presiden RI dengan mie instan malah menurunkan martabat bangsa.
Bagaimana pendapat anda tentang iklan itu?
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
Subscribe to:
Posts (Atom)