Brisbane Central Business District flooding 12. Jan. 2011
http://www.youtube.com/watch?v=e16klNaRW_8
http://au.news.yahoo.com/video/national/watch/23820087/
http://www.youtube.com/watch?v=60hsNyOw-xY
http://au.news.yahoo.com/video/national/watch/23188303/
http://www.youtube.com/watch?v=Liz1_gd3IhY
http://www.youtube.com/watch?v=GzMg9iuCYsg
http://www.abc.net.au/news/video/2011/01/12/3111644.htm
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Memperkenalkan Radio for Education. Guru sekolah telah diseleksi untuk ikuti workshop yang dibuat oleh Ya...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 4 orang. Luka-luka: 2 orang. Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 375 ora...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
12 January, 2011
05 January, 2011
Jenis pesawat baru
Amazing. Watch this.
Ini jenis pesawat baru, yang seperti airship (balloon yang ada isi helium, jadi tidak bisa meledak kaya Hindenburg yang dulu), dan bisa terbang non-stop selama 3 minggu.
Yang mau dibuat akan berukuran besar 1000 meter, dan bisa mengangkat 1000 ton (makanan, obat-obatan, dll.). Tidak membutuhkan landasan, dan bisa mendarat di mana saja termasuk di atas air. Namanya, Hybrid Air Vehicle.
Sudah ada kontrak dari militer, organsisasi kemanusiaan, pemerintahan, dll. Katanya yang ukuran fullsize (1000m) akan siap terbang dalam 6 bulan mendatang, dan bisa memicu revolusi penerbangan pada skala besar.
Indonesia…. kenapa tidak dipikirkin duluan (sebelum orang barat), dan bikin di Bandung? Hehehe…
Coba lihat filmnya:
http://www.bbc.co.uk/news/technology-12110386
Ini jenis pesawat baru, yang seperti airship (balloon yang ada isi helium, jadi tidak bisa meledak kaya Hindenburg yang dulu), dan bisa terbang non-stop selama 3 minggu.
Yang mau dibuat akan berukuran besar 1000 meter, dan bisa mengangkat 1000 ton (makanan, obat-obatan, dll.). Tidak membutuhkan landasan, dan bisa mendarat di mana saja termasuk di atas air. Namanya, Hybrid Air Vehicle.
Sudah ada kontrak dari militer, organsisasi kemanusiaan, pemerintahan, dll. Katanya yang ukuran fullsize (1000m) akan siap terbang dalam 6 bulan mendatang, dan bisa memicu revolusi penerbangan pada skala besar.
Indonesia…. kenapa tidak dipikirkin duluan (sebelum orang barat), dan bikin di Bandung? Hehehe…
Coba lihat filmnya:
http://www.bbc.co.uk/news/technology-12110386
03 January, 2011
Hindari training Aktivasi Otak Tengah
Hati2 semua ya! Jangan sampai tertipu dengan program seperti ini. Sudah banyak anak yang menjadi korban dari training sampah seperti ini, dan kemudian harus ditangani oleh psikiater. Hindarilah dan kasih tahu teman2 untuk tidak mengikuti pelatihan seperti ini. Sayangnya pemerintah tidak peduli kl anak bangsa diberikan trauma psikis seperti ini.
30 December, 2010
Keseringan Nonton BF, Pemuda Pengangguran Tega Perkosa Adik Kandung
Kasihan Ibunya, harus jadi TKW, dan tidak bisa melindungi anak2nya dari perbuatan buruk ini.
Keseringan Nonton BF, Pemuda Pengangguran Tega Perkosa Adik Kandung
Kamis, 30/12/2010 20:00 WIB
Samsul Hadi - detikSurabaya
Kediri - Bejat adalah kata yang tepat digunakan untuk menggambarkan perbuatan Syaifudin (20), warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Terpengaruh blue film (BF) yang sering ditontonnya, remaja pengangguran tersebut tega memperkosa adik kandungnya sebagai pelampiasan nafsu bejatnya.
Akibat perkosaan tersebut, Adel, sebut saja demikian namanya, mengalami shock berat.
Gadis berusia 9 tahun tersebut kini memilih mengurung diri dan ketakutan setiap kali didekati laki-laki.
Keseringan Nonton BF, Pemuda Pengangguran Tega Perkosa Adik Kandung
Kamis, 30/12/2010 20:00 WIB
Samsul Hadi - detikSurabaya
Kediri - Bejat adalah kata yang tepat digunakan untuk menggambarkan perbuatan Syaifudin (20), warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Terpengaruh blue film (BF) yang sering ditontonnya, remaja pengangguran tersebut tega memperkosa adik kandungnya sebagai pelampiasan nafsu bejatnya.
Akibat perkosaan tersebut, Adel, sebut saja demikian namanya, mengalami shock berat.
Gadis berusia 9 tahun tersebut kini memilih mengurung diri dan ketakutan setiap kali didekati laki-laki.
11 December, 2010
Pangeran Saudi Doyan Narkoba dan Pesta
Kompas - Jumat, 10 Desember
JEDDAH, KOMPAS.com - Para diplomat AS, dalam kawat
diplomatik yang dibocorkan WikiLeaks, menggambarkan dunia seks, narkoba dan
rock'n'roll di balik kasalehan formal kerajaan Arab Saudi. Para pejabat
Konsulat AS di Jeddah menggambarkan sebuah pesta Halloween bawah tanah, yang
digelar tahun lalu oleh seorang anggota keluarga kerajaan, yang menabrak semua
tabu di negara Islam itu. Minuman keras dan para pelacur hadir dalam jumlah
berlimpah, demikian menurut bocoran itu, di balik pintu gerbang vila yang
dijaga ketat.
Pesta tersebut digelar oleh seorang pangeran kaya dari
keluarga besar Al-Thunayan. Para diplomat itu mengatakan identitasnya harus
dirahasiakan. "Alkohol, meskipun sangat dilarang oleh hukum dan pabean
Saudi, sangat berlimpah di bar pesta itu dengan koleksi yang lengkap. Bartender
Filipina yang disewa menyajikan koktail sadiqi, sebuah minuman keras buatan
lokal," kata kawat itu sebagaimana dilasir The Guardian. "Juga
diketahui dari mulut ke mulut bahwa sejumlah tamu (pada pesta itu) pada kenyataan
adalah 'gadis panggilan', sesuatu yang tidak biasa untuk pesta semacam itu.
09 December, 2010
Anak Kecil yang Kena Asap Rokok Berisiko Gangguan Mental
Kamis, 09/12/2010 14:21 WIB
Merry Wahyuningsih - detikHealth
London, Anak-anak seringkali menjadi korban dari asap rokok yang dihisap ayah atau anggota keluarganya yang lain. Studi besar terbaru menunjukkan bahwa sering terkena asap rokok membuat anak-anak lebih berjuang dengan masalah kesehatan mental.
"Temuan ini semakin mendesak orangtua untuk dapat berhenti merokok atau paling tidak merokok di luar rumah, agar asap rokok yang dihisapnya tidak berdampak buruk pada orang lain terutama anak-anak," jelas ketua peneliti Mark Hamer dari University College London, dilansir Reuters, Kamis (9/12/2010).
Merry Wahyuningsih - detikHealth
London, Anak-anak seringkali menjadi korban dari asap rokok yang dihisap ayah atau anggota keluarganya yang lain. Studi besar terbaru menunjukkan bahwa sering terkena asap rokok membuat anak-anak lebih berjuang dengan masalah kesehatan mental.
"Temuan ini semakin mendesak orangtua untuk dapat berhenti merokok atau paling tidak merokok di luar rumah, agar asap rokok yang dihisapnya tidak berdampak buruk pada orang lain terutama anak-anak," jelas ketua peneliti Mark Hamer dari University College London, dilansir Reuters, Kamis (9/12/2010).
07 December, 2010
Kehilangan Jempol, Eko Trauma Naik Bus TransJakarta
Assalamu'alaikum wr.wb.,
NAIK OJEK SENDIRI KE RUMAH SAKIT????!!! Ampun, ampun, ampun!!!
Kapan akan muncul sikap tanggung jawab dari semua aparat dan petugas di negara ini?
Busway sudah membunuh berapa banyak orang sejak mulai beroperasi?
Busway sudah membuat cidera berapa banyak orang?
Dan sekarang ada yang kejepit sampai jempolnya putus?
Lebih aneh lagi, petugas Busway di kantor pusat mengatakan “Biasanya kalau ada penumpang kejepit, di kantor ramai, Mbak.”
BIASANYA????? EMANG SERING TERJADI PAK????!!!!
Sungguh luar biasa rakyat Jakarta. Penghuni kota ini bisa dibunuh, ditabrak, dilindas, diseret, dikasih luka-luka dan cidera serius, dan sebagainya. Tetapi walaupun ada berita seperti ini terus, rakyat masih DIAM saja dan biarkan hal ini terjadi berulang kali.
Saya yakin sekali, kalau ada kejadian2 seperti ini di negara barat, akan terjadi keributan besar karena masyarakat tidak akan terima kondisi seperti ini, di mana sistem transportasi dari Pemda malah makan ratusan sampai ribuan korban, tanpa terjadi perubahan.
NAIK OJEK SENDIRI KE RUMAH SAKIT????!!! Ampun, ampun, ampun!!!
Kapan akan muncul sikap tanggung jawab dari semua aparat dan petugas di negara ini?
Busway sudah membunuh berapa banyak orang sejak mulai beroperasi?
Busway sudah membuat cidera berapa banyak orang?
Dan sekarang ada yang kejepit sampai jempolnya putus?
Lebih aneh lagi, petugas Busway di kantor pusat mengatakan “Biasanya kalau ada penumpang kejepit, di kantor ramai, Mbak.”
BIASANYA????? EMANG SERING TERJADI PAK????!!!!
Sungguh luar biasa rakyat Jakarta. Penghuni kota ini bisa dibunuh, ditabrak, dilindas, diseret, dikasih luka-luka dan cidera serius, dan sebagainya. Tetapi walaupun ada berita seperti ini terus, rakyat masih DIAM saja dan biarkan hal ini terjadi berulang kali.
Saya yakin sekali, kalau ada kejadian2 seperti ini di negara barat, akan terjadi keributan besar karena masyarakat tidak akan terima kondisi seperti ini, di mana sistem transportasi dari Pemda malah makan ratusan sampai ribuan korban, tanpa terjadi perubahan.
22 November, 2010
Tak Ikut Tes Aktivasi Otak Tengah, Siswa Diancam Tidak Naik Kelas
Sekarang di milis pendidikan, ada pembicaraan yang ramai tentang kegiatan “aktivasi otak tengah” yang sedang terjadi di sekolah2 dan tempat latihan. Sudah ada banyak komentar dari psikolog dan ahli pendidikan bahwa aktivasi otak tengan ini adalah sampah dan tidak benar. Disebut “pseudo-science” (atau ilmu buatan, alias rekayasa, tanpa landasan ilmiah yang benar). Sebaiknya orang tua tidak terpancing untuk mengkuti tes atau kegiatan seperti ini, yang katanya bisa membuat anak menjadi genius dalam satu hari saja. apalagi sekolah mengancam seperti ini. Kalau begitu hebat, suruh para guru dan kepala sekolah menjalankan dulu, dan membuktikan dulu bahwa mereka bisa menjadi genius dalam sekejap.
Wassalam,
Gene
Tak Ikut Tes Aktivasi Otak Tengah, Siswa Diancam Tidak Naik Kelas
INTIMIDASI MURID: Tak Ikut Tes Alfateta, Siswa Diancam
Laporan wartawan Kompas.com M.Latief
Selasa, 16 November 2010 | 11:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekolah SD Islam Terpadu Nurul Hikmah, Tegalan, Jakarta Timur, mengintimidasi murid-muridnya yang tidak mengikuti ikut tes Alfateta atau aktivasi otak kiri dan kanan berbiaya Rp 500.000. Salah satu orang tua murid yang membeberkan kasus ini mengatakan, murid-murid sekolah tersebut diancam tidak naik kelas jika tidak mengikuti tes tersebut.
Memang tak ada pemaksaan di surat edaran, tapi secara verbal kepala sekolah dua kali bicara di depan anak-anak bahwa kalau tidak ikut mereka tidak naik kelas.
-- Orang Tua Murid
Wassalam,
Gene
Tak Ikut Tes Aktivasi Otak Tengah, Siswa Diancam Tidak Naik Kelas
INTIMIDASI MURID: Tak Ikut Tes Alfateta, Siswa Diancam
Laporan wartawan Kompas.com M.Latief
Selasa, 16 November 2010 | 11:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekolah SD Islam Terpadu Nurul Hikmah, Tegalan, Jakarta Timur, mengintimidasi murid-muridnya yang tidak mengikuti ikut tes Alfateta atau aktivasi otak kiri dan kanan berbiaya Rp 500.000. Salah satu orang tua murid yang membeberkan kasus ini mengatakan, murid-murid sekolah tersebut diancam tidak naik kelas jika tidak mengikuti tes tersebut.
Memang tak ada pemaksaan di surat edaran, tapi secara verbal kepala sekolah dua kali bicara di depan anak-anak bahwa kalau tidak ikut mereka tidak naik kelas.
-- Orang Tua Murid
08 November, 2010
Sidang Korupsi Pejabat Pajak : Gaji Bahasyim Rp 18 Juta, Tapi Rekeningnya Ratusan Miliar
Senin, 08/11/2010 22:40 WIB
Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Jaksa Fachrizal menilai rekening pejabat pajak Bahasyim tidak wajar. Sebab, dari gaji bulanan Rp 18 juta tetapi ia mempunyai rekening berisi dana ratusan miliar rupiah. Dia berjanji akan menggali bukti lebih dalam terkait korupsi dan pencucian uang yang dilakukan Bahasyim.
"Artinya dari segi formil kan sudah kelihatan tidak wajar. Nanti kita gali bukti-bukti dengan saksi-saksi lain untuk membuktikan dakwaan (korupsi dan money laundring)," kata jaksa penuntut, Fachrizal usai sidang Bahasyim di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (8/11/2010).
Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Jaksa Fachrizal menilai rekening pejabat pajak Bahasyim tidak wajar. Sebab, dari gaji bulanan Rp 18 juta tetapi ia mempunyai rekening berisi dana ratusan miliar rupiah. Dia berjanji akan menggali bukti lebih dalam terkait korupsi dan pencucian uang yang dilakukan Bahasyim.
"Artinya dari segi formil kan sudah kelihatan tidak wajar. Nanti kita gali bukti-bukti dengan saksi-saksi lain untuk membuktikan dakwaan (korupsi dan money laundring)," kata jaksa penuntut, Fachrizal usai sidang Bahasyim di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (8/11/2010).
Perangi Pornografi, Pengadilan Colombo Pasang Foto Para Pelaku Seks Online di Situs Media Nasional
(Bagaimana kalau ini dilakukan di Indonesia?)
Senin, 8 Nov 2010 08:41 WIB
COLOMBO, RIMANEWS- Dalam upaya memerangi pornografi, Pengadilan Colombo Magistrates Court Sri Lanka memutuskan memajang foto para pelaku video seks online di media massa nasional.
Pengadilan memerintahkan polisi mempublikasikan 83 foto pria dan wanita yang diketahui berakting mesum dalam video klip online.
Hal itu dilakukan guna mengidentifikasi siapa pelaku sebenarnya satu persatu, kemudian diproses secara hukum. Foto-foto terkait diperoleh dari berbagai sumber, seperti situs web.
Menurut keterangan polisi setempat, "Kami punya perintah pengadilan untuk mempublikasi foto mereka di media nasional dan mencari bantuan masyarakat mengidentifikasi kemudian menahan mereka."
Dia menambahkan, jika terbukti bersalah, para pelaku video mesum terancam hukuman sampai enam bulan penjara. Saat ini, Sri Lanka mencoba serius memerangi pornografi.
Sebelumnya, pemerintah Sri Lanka telah meminta regulator telekomunikasi mencegah warganya mengakses situs berbau cabul yang dibintangi aktor lokal.(ach/inl)
Sumber: rimanews.com
Guru SD Hukum Muridnya Jilat Lantai, Dasar Semprull!
Minggu, 7 Nov 2010 12:22 WIB
BALIKPAPAN, RIMANEWS- Dunia pendidikan kembali tercemar dengan ulah arogansi seorang guru. Paslnya Belasan murid kelas V di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 017 Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan disuruh menjilati lantai kelas dan dipukul karena ada tumpahan es yang tercecer di lantai kelas.
Kronologis kejadian itu bermula di ruang kelas V ketika guru berinisial Polo memasuki ruang kelas dan menemukan plastik es yang tumpah dan tercecer di lantai kelas. Polo langsung menginterogasi seluruh murid di kelas tersebut.
Lantaran tidak ada yang mengaku, guru tersebut naik pitam dan memberikan hukuman yang tidak sepantasnya dilakukan oleh tenaga pendidik tersebut. Sejumlah murid sempat di tampar dan dipukul dengan penggaris. Dilanjutkan dengan hukuman berupa menjilat es yang tercecer di lantai kelas tersebut.
BALIKPAPAN, RIMANEWS- Dunia pendidikan kembali tercemar dengan ulah arogansi seorang guru. Paslnya Belasan murid kelas V di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 017 Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan disuruh menjilati lantai kelas dan dipukul karena ada tumpahan es yang tercecer di lantai kelas.
Kronologis kejadian itu bermula di ruang kelas V ketika guru berinisial Polo memasuki ruang kelas dan menemukan plastik es yang tumpah dan tercecer di lantai kelas. Polo langsung menginterogasi seluruh murid di kelas tersebut.
Lantaran tidak ada yang mengaku, guru tersebut naik pitam dan memberikan hukuman yang tidak sepantasnya dilakukan oleh tenaga pendidik tersebut. Sejumlah murid sempat di tampar dan dipukul dengan penggaris. Dilanjutkan dengan hukuman berupa menjilat es yang tercecer di lantai kelas tersebut.
05 November, 2010
Seharusnya PKS Dapat Gelar Baru: “Ahlinya Merekayasa Alasan”
Nggak usah minta maaf pada masyarakat.
Nggak usah menyatakan ‘mungkin’ tidak tepat.
Nggak usah meragukan diri.
Nggak usah peduli terlalu dalam pada penderitaan warga (sudah dikasih duit ‘kan?! Sudah cukup!)
Yang penting hanya menciptakan alasan yang bisa disebarkan untuk membela diri dari kritikan.
Bye-bye PKS yang lama. Selamat datang PKS yang baru.
Nggak usah menyatakan ‘mungkin’ tidak tepat.
Nggak usah meragukan diri.
Nggak usah peduli terlalu dalam pada penderitaan warga (sudah dikasih duit ‘kan?! Sudah cukup!)
Yang penting hanya menciptakan alasan yang bisa disebarkan untuk membela diri dari kritikan.
Bye-bye PKS yang lama. Selamat datang PKS yang baru.
04 November, 2010
Masjid tak Tersentuh Tsunami, 50 Orang Selamat
Selasa, 02 November 2010 , 08:55:00
Menelusuri Dusun Pasa Puat, Kampung yang Hilang
Naga tsunami membelah Bumi Sikerei di keheningan malam nan mencekam. Kehadirannya yang tak diundang itu telah memupuskan harapan penghuni pesisir pantai Dusun Pasa Puat, Kecamatan Pagai Utara. Saat semuanya hancur, sebuah masjid menatap pantai berdiri kokoh.
------------------------------------------
RICCO MAHMUDI -- Sikakap
-----------------------------------------
PAGI ITU, sekitar pukul 10.00 WIB, langit Sikakap tampak mendung. Di luar rumah tanah tampak lanyah. Pepohonan dan rerumputan masih basah setelah diguyur hujan deras sepanjang malam. Sebentar lagi, sepertinya hujan deras bakal turun. Ya, membasuh duka Bumi Sikerei.
Menelusuri Dusun Pasa Puat, Kampung yang Hilang
Naga tsunami membelah Bumi Sikerei di keheningan malam nan mencekam. Kehadirannya yang tak diundang itu telah memupuskan harapan penghuni pesisir pantai Dusun Pasa Puat, Kecamatan Pagai Utara. Saat semuanya hancur, sebuah masjid menatap pantai berdiri kokoh.
------------------------------------------
RICCO MAHMUDI -- Sikakap
-----------------------------------------
PAGI ITU, sekitar pukul 10.00 WIB, langit Sikakap tampak mendung. Di luar rumah tanah tampak lanyah. Pepohonan dan rerumputan masih basah setelah diguyur hujan deras sepanjang malam. Sebentar lagi, sepertinya hujan deras bakal turun. Ya, membasuh duka Bumi Sikerei.
03 November, 2010
Sensor Pendeteksi Tsunami Sering Dirusak
Dari 23 pendeteksi tsunami, cuma 2 yang masih berfungsi dengan baik.
Selasa, 2 November 2010, 17:56 WIB
VIVAnews - Tsunami di Mentawai yang terjadi pada Senin Malam, 25 Oktober 2010 menelan 450 korban jiwa. Banyaknya korban jatuh pada bencana tersebut antara lain disebabkan karena tak berjalannya sistem pendeteksian tsunai di daerah tersebut. Menurut Kepala Proyek Tsunami Buoy Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Wahyu Pandoe, salah satu penyebab kerusakan adalah vandalisme yang dialami oleh alat-alat tadi.
"Dari 23 tsunami buoy yang ada di seluruh Indonesia, praktis cuma 2 tsunami buoy yang bisa berfungsi dengan baik," ujar Wahyu kepada VIVAnews, 2 November 2010. Menurut dia, kebanyakan dari alat tadi mengalami kerusakan karena dirusak orang yang tak bertanggung jawab. Baik karena dijadikan tambatan perahu, dirusak antenanya, atau kabelnya dipotong. Tsunami buoy di Mentawai, misalnya, mengalami kerusakan pada dua antena satelitnya serta kabel sistem komunikasi bawah air.
Selasa, 2 November 2010, 17:56 WIB
VIVAnews - Tsunami di Mentawai yang terjadi pada Senin Malam, 25 Oktober 2010 menelan 450 korban jiwa. Banyaknya korban jatuh pada bencana tersebut antara lain disebabkan karena tak berjalannya sistem pendeteksian tsunai di daerah tersebut. Menurut Kepala Proyek Tsunami Buoy Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Wahyu Pandoe, salah satu penyebab kerusakan adalah vandalisme yang dialami oleh alat-alat tadi.
"Dari 23 tsunami buoy yang ada di seluruh Indonesia, praktis cuma 2 tsunami buoy yang bisa berfungsi dengan baik," ujar Wahyu kepada VIVAnews, 2 November 2010. Menurut dia, kebanyakan dari alat tadi mengalami kerusakan karena dirusak orang yang tak bertanggung jawab. Baik karena dijadikan tambatan perahu, dirusak antenanya, atau kabelnya dipotong. Tsunami buoy di Mentawai, misalnya, mengalami kerusakan pada dua antena satelitnya serta kabel sistem komunikasi bawah air.
1 Miliar Orang Masih Kelaparan, RI Masuk Kategori Serius
Rabu, 13/10/2010 13:04 WIB
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Kelaparan dan gizi buruk masih menjadi ancaman buat 1 miliar penduduk dunia. Indonesia oleh Global Hunger Index (GHI) masuk dalam kategori 'serius' yang berada di bawah level 'mengkhawatirkan' dan 'sangat mengkhawatirkan'. GHI membuat lima kategori untuk negara yang masih mengalami masalah kelaparan dan gizi buruk. Mulai dari yang terjelek yakni 'sangat mengkhawatirkan', 'mengkhawatirkan', 'serius', 'moderat' dan 'rendah'.
Negara-negara di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan tercatat memiliki tingkat kelaparan tertinggi, namun Asia Selatan telah membuat banyak kemajuan lebih sejak tahun 1990. Di Asia Selatan, status gizi rendah, pendidikan dan sosial perempuan adalah salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap prevalensi tingginya gizi buruk pada anak dan balita. Sebaliknya di Sub-Sahara Afrika, efektivitas pemerintah yang rendah, konflik, ketidakstabilan politik dan tingginya tingkat HIV dan AIDS merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kematian anak dan proporsi dari gizi buruk.
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Kelaparan dan gizi buruk masih menjadi ancaman buat 1 miliar penduduk dunia. Indonesia oleh Global Hunger Index (GHI) masuk dalam kategori 'serius' yang berada di bawah level 'mengkhawatirkan' dan 'sangat mengkhawatirkan'. GHI membuat lima kategori untuk negara yang masih mengalami masalah kelaparan dan gizi buruk. Mulai dari yang terjelek yakni 'sangat mengkhawatirkan', 'mengkhawatirkan', 'serius', 'moderat' dan 'rendah'.
Negara-negara di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan tercatat memiliki tingkat kelaparan tertinggi, namun Asia Selatan telah membuat banyak kemajuan lebih sejak tahun 1990. Di Asia Selatan, status gizi rendah, pendidikan dan sosial perempuan adalah salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap prevalensi tingginya gizi buruk pada anak dan balita. Sebaliknya di Sub-Sahara Afrika, efektivitas pemerintah yang rendah, konflik, ketidakstabilan politik dan tingginya tingkat HIV dan AIDS merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kematian anak dan proporsi dari gizi buruk.
30 October, 2010
26 October, 2010
Ditanya Soal Jakarta Semalam, Foke Cuma Senyum dan Lambaikan Tangan
Selasa, 26/10/2010 09:47 WIB
Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menjadi sosok yang paling dipergunjingkan terkait Jakarta yang porak poranda semalam. Saat wartawan meminta komentarnya terkait 'tragedi' semalam, Foke cuma tersenyum dan melambaikan tangannya.
Peristiwa itu terjadi saat Foke hendak memasuki ruang kantornya di Balai Agung, kantor Pemprov DKI Jakarta, Selasa (26/10/2010) pukul 08.10 WIB.
"Mau tanya terkait banjir semalam, Pak," kata wartawan yang menunggunya sejak pagi.
Mendengar pertanyaan itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak menghentikan jalannya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Foke malah berbalik melempar senyum dan melambaikan tangan. Foke yang mengenakan safari abu-abu itu bahkan tampak cool.
Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menjadi sosok yang paling dipergunjingkan terkait Jakarta yang porak poranda semalam. Saat wartawan meminta komentarnya terkait 'tragedi' semalam, Foke cuma tersenyum dan melambaikan tangannya.
Peristiwa itu terjadi saat Foke hendak memasuki ruang kantornya di Balai Agung, kantor Pemprov DKI Jakarta, Selasa (26/10/2010) pukul 08.10 WIB.
"Mau tanya terkait banjir semalam, Pak," kata wartawan yang menunggunya sejak pagi.
Mendengar pertanyaan itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak menghentikan jalannya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Foke malah berbalik melempar senyum dan melambaikan tangan. Foke yang mengenakan safari abu-abu itu bahkan tampak cool.
22 October, 2010
TNI Akui Kebenaran Video Penganiayaan di Papua
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Korban kekerasan oleh TNI di Papua adalah seorang PENDETA? Dan sekarang sudah ditemukan mayatnya, dengan kepala dipotong? Kira-kira siapa yang potong kepalanya?
Kalau memang dia pemberontak, bisa ditangkap dan dibawa ke markas militer untuk interogasi. Betul? Kenapa hal itu tidak terjadi?
Kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto, “Ada tindakan prajurit di lapangan yang berlebihan.”
Berlebihan itu sudah jelas. Tetapi dengan sebatas mengatakan, “Ada tindakan prajurit…”, seolah-olah mau memberi indikasi bahwa ini hanya oknum saja. Hanya 2-3 orang saja.
Tetapi setelah menyaksikan videonya, kesan yang saya dapatkan adalah prajurit itu sudah “terlatih dan terbiasa” sekali. Kesan saya, ini bukan pertama kali mereka melakukan aksi serupa.
Dan kalau seandainya satu unit prajurit itu memang sudah “terbiasa” menyiksa orang Papua setelah ditahan, kira2 berapa banyak prajurit yang lain di sana juga TERBIASA?
Korban kekerasan oleh TNI di Papua adalah seorang PENDETA? Dan sekarang sudah ditemukan mayatnya, dengan kepala dipotong? Kira-kira siapa yang potong kepalanya?
Kalau memang dia pemberontak, bisa ditangkap dan dibawa ke markas militer untuk interogasi. Betul? Kenapa hal itu tidak terjadi?
Kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto, “Ada tindakan prajurit di lapangan yang berlebihan.”
Berlebihan itu sudah jelas. Tetapi dengan sebatas mengatakan, “Ada tindakan prajurit…”, seolah-olah mau memberi indikasi bahwa ini hanya oknum saja. Hanya 2-3 orang saja.
Tetapi setelah menyaksikan videonya, kesan yang saya dapatkan adalah prajurit itu sudah “terlatih dan terbiasa” sekali. Kesan saya, ini bukan pertama kali mereka melakukan aksi serupa.
Dan kalau seandainya satu unit prajurit itu memang sudah “terbiasa” menyiksa orang Papua setelah ditahan, kira2 berapa banyak prajurit yang lain di sana juga TERBIASA?
19 October, 2010
Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua?
Ini video yang aslinya (dua video yang digabung, yang katanya diambil di Papua bulan Oktober 2010 ini), yang di-upload di situs luar negeri. (Tadi saya baca di BBC, lalu cek ke situs LSM ini). Yang saya lihat tadi di You Tube ternyata hanya video pertama yang pendek, yang dimasukin ke You Tube oleh orang lain.
Dalam video kedua, orang Papua diikat, diancam dengan pisau, dan kemaluannya dibakar (tapi pada bagian itu, gambar sengaja ditutup oleh LSM ini sehingga hanya ada suara saja, karena katanya terlalu buruk untuk ditunjukkan di tempat umum).
Oknum? Atau kebiasaan di Papua? Silahkan nonton dan menilai sendiri. (Nanti para pejabat pasti bilang “Mana buktinya mereka benar2 TNI” atau “Hanya oknum saja”. Kita tunggu saja sekarang.)
Indonesian military ill-treat and torture indigenous Papuans (Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua)
Panglima Cek Video Penganiayaan Oknum TNI Atas Warga Papua di Youtube
Dalam video kedua, orang Papua diikat, diancam dengan pisau, dan kemaluannya dibakar (tapi pada bagian itu, gambar sengaja ditutup oleh LSM ini sehingga hanya ada suara saja, karena katanya terlalu buruk untuk ditunjukkan di tempat umum).
Oknum? Atau kebiasaan di Papua? Silahkan nonton dan menilai sendiri. (Nanti para pejabat pasti bilang “Mana buktinya mereka benar2 TNI” atau “Hanya oknum saja”. Kita tunggu saja sekarang.)
Indonesian military ill-treat and torture indigenous Papuans (Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua)
Panglima Cek Video Penganiayaan Oknum TNI Atas Warga Papua di Youtube
15 October, 2010
Tak Sanggup Bayar Gaji, AS “Istirahatkan” Ribuan Guru
Monday, 11 October 2010 08:09
Pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres
Hidayatullah.com--Pemerintah AS telah memberhentikan 58 ribu guru dan pekerja pendidikan pada bulan September meski Kongres negara itu mensahkan paket bantuan pendidikan sebesar 26 miliar dolar.
Press TV mengutip situs The Huffington Post, Ahad (10/10) melaporkan, pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres itu dialokasikan untuk mencegah pemberhatian pegawai seperti guru, penasehat, asisten guru, dan sopir bus sekolah.
Beberapa ekonom percaya bahwa jika anggaran itu tidak disahkan dan juga tidak dialokasikan untuk membantu pendidikan, maka kondisi akan lebih buruk dari sekarang. Padahal Asosiasi Guru dan Pegawai Sekolah mengatakan, pemberhentian itu akibat kurangnya kinerja pemerintah federal dan pemerintah negara bagian untuk mencegah peningkatan jumlah pengangguran dan pemakaian yang tepat terhadap anggaran bantuan tersebut.
Heidi Shierholz, pakar ekonomi AS mengkritik kinerja pemerintah negara federal dan ketidakjelasan dalam pembayaran gaji guru dan pegawai pendidikan. Ia meyakini pemerintah negara bagian telah menerima bantuan dalam jumlah besar untuk mencegah masalah seperti itu. [irb/hidayatullah.com]
Sumber: hidayatullah.com
Pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres
Hidayatullah.com--Pemerintah AS telah memberhentikan 58 ribu guru dan pekerja pendidikan pada bulan September meski Kongres negara itu mensahkan paket bantuan pendidikan sebesar 26 miliar dolar.
Press TV mengutip situs The Huffington Post, Ahad (10/10) melaporkan, pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres itu dialokasikan untuk mencegah pemberhatian pegawai seperti guru, penasehat, asisten guru, dan sopir bus sekolah.
Beberapa ekonom percaya bahwa jika anggaran itu tidak disahkan dan juga tidak dialokasikan untuk membantu pendidikan, maka kondisi akan lebih buruk dari sekarang. Padahal Asosiasi Guru dan Pegawai Sekolah mengatakan, pemberhentian itu akibat kurangnya kinerja pemerintah federal dan pemerintah negara bagian untuk mencegah peningkatan jumlah pengangguran dan pemakaian yang tepat terhadap anggaran bantuan tersebut.
Heidi Shierholz, pakar ekonomi AS mengkritik kinerja pemerintah negara federal dan ketidakjelasan dalam pembayaran gaji guru dan pegawai pendidikan. Ia meyakini pemerintah negara bagian telah menerima bantuan dalam jumlah besar untuk mencegah masalah seperti itu. [irb/hidayatullah.com]
Sumber: hidayatullah.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
