Search This Blog

Labels

alam (8) amal (45) anak (315) anak yatim (75) bilingual (21) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (84) dhuafa (6) for fun (12) Gene (168) guru (68) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (32) hukum (57) hukum islam (51) indonesia (487) islam (541) jakarta (27) kekerasan terhadap anak (371) kesehatan (94) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (9) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (22) KPK (12) Kristen (14) lingkungan (18) mohon bantuan (13) muallaf (49) my books (2) orang tua (11) palestina (33) parenting (2) pemerintah (99) Pemilu 2009 (36) pendidikan (497) pengumuman (23) perang (9) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (111) Politik Indonesia (29) Progam Sosial (15) puasa (35) renungan (187) Sejarah (5) sekolah (94) shalat (11) sosial (281) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

23 December, 2018

Mau Masuk Surga? Pastikan Dulu Ada Paspor Yang Sah!

[Pertanyaan]: Sebejat apapun kelakuannya seorang Muslim dan meskipun sempat disiksa di neraka, pada akhirnya akan masuk surga selama2nya. Sedangkan non-muslim, sebaik apapun akhlaknya, tidak akan pernah merasakan surga. Mereka di neraka selama2nya. Bukannya begitu, pak Gene Netto?

[Jawaban]: Assalamu’alaikum wr.wb. Betul. Itu sebuah prinsip. Sebagai perumpamaan, orang Indonesia, sejahat apapun perbuatannya di Eropa, ketika keluar dari penjara di sana, masih BOLEH MASUK Indonesia karena punya kewarganegaraan di sini. Sedangkan orang Amerika, sebaik apapun perbuatannya, tidak boleh masuk dan menetap di sini kalau datang TANPA paspor, tanpa visa, tanpa uang, dan tanpa identitas. Tidak cukup dia mengatakan, "Saya orang Amerika yang baik, jadi harus diizinkan tinggal di Indonesia untuk selama-lamanya!" Dia tetap akan dikeluarkan karena tidak punya hak secara kewarganegaraan untuk berada di sini seumur hidup. Tidak ada yang peduli kalau dia menilai diri sendiri "baik".

Begitu juga orang Muslim dan Kafir di akhirat. Muslim punya kewarganegaraan Surga, yang diberikan kepada kita oleh Allah ketika kita baca Syahaddat. Kita mengaku beriman kepada Allah, siap beribadah kepada Allah, dan mau menjadi warga negara Surga, yang dimiliki Allah. Sejahat apapun kita di dunia, kewarganegaraan kita sebagai penghuni Surga tetap berlaku. Jadi kalaupun kita masuk neraka sementara, akhirnya tetap boleh kembali ke kampung halaman kita, yaitu Surga. Sama seperti orang Indonesia yang keluar penjara di Eropa selalu boleh kembali ke Indonesia. 

Sedangkan orang Kafir tidak punya kewarganegaraan di Surga, tidak punya hak masuk, tidak punya izin masuk, dan tidak punya dokumen resmi satupun yang membantunya masuk. Dan Allah sebagai Pemilik Surga tidak perlu peduli kalau orang kafir itu menilai diri sendiri "baik" dan ingin berikan hak terhadap diri sendiri. Allah Maha Tahu. Allah Maha Kuasa. Jadi kalau mau dapat hak masuk Surga, pastikan dulu ada PASPOR YANG SAH. Hanya Allah yang bisa berikan. 

Kalau ada yang bertanya, "Apakah tidak ada pengecualian?" maka jawabannya adalah IYA, bisa saja ada pengecualian. Orang kafir "pilihan" mungkin saja boleh masuk Surga, KALAU Allah menghendaki, tetapi tidak berarti "banyak" apalagi "semuanya"! Sebagai perumpamaan, ada orang yang jatuh dari gedung tinggi. Seharusnya mati, tetapi pernah ada yang selamat! Tidak boleh diartikan bahwa apabila 1-2 orang pernah selamat maka banyak atau semuanya juga bisa selamat. Jangan juga diartikan "tidak mungkin mati" kalau loncat dari atas gedung! Suatu pengecualian tidak membatalkan PRINSIP, yaitu Hukum Allah akan berlaku untuk mayoritas. 

Jadi, daripada orang non-Muslim berharap ada kemungkinan sekecil 0,00001% bisa masuk Surga nanti, setelah hidup sepanjang umur sebagai orang kafir yang berdoa kepada Tuhan yang lain, atau menjadi ateis, lebih baik mereka segera urus paspor yang sah. Cukup baca syahaddat, dan langsung dapat banyak Hak sebagai Hamba Allah. Pemilik Surga adalah Allah. Yang boleh masuk Surga hanya orang yang punya hak dan dapat izin. Seperti halnya kita hanya bisa dapat izin naik pesawat kalau punya tiket dan paspor. Jadi kalau tidak ada paspor sebagai Hamba Allah, tidak ada hak atau izin masuk Surga. 

Bagi semua orang non-Muslim, cara dapat hak masuk Surga sederhana: Baca syahaddat. Bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, dan Muhammad adalah Rasul-Nya. Lalu, berusaha menjadi seorang Muslim yang baik selama berada di bumi, dan dengan itu, sudah menjadi warga negara Surga dan bisa dapat hak dan izin masuk Surga. Sederhana, bukan?  

Semoga bisa dipahami secara baik. Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb. 
-Gene Netto 


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...