Setiap minggu ada berita ttg anak sekolah tewas dalam kegiatan sekolahnya. Yang paling banyak adalah anak tenggelam. Setiap kali terjadi, hanya dianggap sebuah musibah, takdir, lalu dilupakan saja. Soalnya bukan anak saya, dan minggu depan akan ada anak lain yang tewas, jadi tidak perlu dipikirkan terlalu dalam.
Kalau seseorang terpeleset di depan rumahnya setiap hari, karena tanahnya licin, ada dua pilihan. Jatuh terus setiap hari, atau mengubah kondisinya agar tanah itu tidak licin lagi. Yang berlaku di Indonesia adalah “jatuh terus”, lalu komplain ke tetangga bahwa tanah itu licin. Perubahan sangat jarang terjadi.
Dari kematian sekian ribu anak dalam kegiatan sekolah, otak yang logis seharusnya berpikir ttg cara mengubah tata cara melaksanakan kegiatan sekolah, agar kematian siswa menjadi hal yang jarang terjadi. Sayangnya, ini Indonesia. Jadi cukup rakyat mengucapkan mantra nasional, “Memprihatinkan ya!” lalu boleh dilupakan saja… sampai minggu depan ada anak yang tewas lagi. Siapa yang bisa bangkit, memimpin, dan mewujudkan perubahan di sini?
-Gene Netto
Tiga Bocah SD di Malang Tewas, Terbawa Coban Talun Saat Outbound
Rabu, 12 Desember 2018 02:33 Reporter : Darmadi Sasongko
Merdeka.com - Tiga bocah siswa Sekolah Dasar (SD) Insan Mulia Kota Malang tercebur dan hilang terbawa arus air terjun Coban Talun, Kota Batu. Ketiganya diduga terpeleset saat mengikuti kegiatan outbound dengan didampingi para guru di sekitar lokasi kejadian. Ketiga orang siswa atas nama Nasjwa Azalia Hanania (9 tahun), Taskya Rahmatulloh Al-Kamilah (9 tahun), Muhammad Hanan (9 tahun).
https://www.merdeka.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Memukul Murid adalah Pelanggaran Profesi Guru Assalamu’alaikum wr.wb., Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul d...
-
Sebelas anak, usia 4 sampai 11 tahun, diiming-iming ikan cupang. Lalu disodomi oleh seorang pemuda usia 19 tahun. Itu sudah merupakan suatu ...
-
[Ini adalah penjelasan tambahan dari saya di group pendidikan. Kaitannya dengan post ini: Komentar Tentang Rambut Gondrong Siswa . ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. This is the First Chapter of my book “Searching for God and Finding Allah”. I hope you find it useful. Wassalamu’ala...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada seorang isteri yang bertanya apa benar bahwa dia mesti “taat pada suami” walaupun suaminya ketahuan ber...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment