Ada prediksi saya tentang Cina, dari 10 tahun yang lalu. Saya sangat yakin negara itu tidak akan bisa bertahan dalam bentuknya sekarang, dan dalam waktu dekat akan ada perang saudara dan pecah menjadi beberapa negara kecil.
Kenapa? Banyak orang jenuh dengan pemerintah komunis yang juga diktator. Mereka lihat tetangga seperti Korea dan Jepang, dan kemajuan dan kebebasan yang ada di barat, dan mereka ingin dapatkan juga. Mungkin juga banyak yang jenuh karena dipaksakan meyakini komunisme, dan ingin hidup bebas untuk berpikir sendiri.
Selama ini, saya menunggu pemicunya. Apa yang akan membuat rakyat berani berontak lagi? Zaman dulu, saat rakyat protes dan menuntut sistem demokrasi, terjadi pembantaian di Tiananmen. Tidak ada internet, twitter, facebook atau HP yang bisa bantu rakyat bersatu. Zaman ini, kondisi rakyat sudah berubah.
Jadi saya mengira mungkin virus Corona ini yang menjadi pemicu yang saya tunggu. Rakyat menjadi marah, menjadi berani mengritik pemerintah (dulu tidak pernah berani, karena bisa masuk penjara), lalu muncul protes anti pemerintah. Protes2 itu di banyak kota akan dibalas dengan pembantaian, dan protes akan bertambah. Para pemimpin Cina akan mulai pindahkan uangnya ke negara lain (kalau belum) dan mulai kabur satu per satu. Ketika ketahuan, muncul perang terbuka antar wilayah, karena semua orang yang punya kekuasaan akan berusaha rebutkan wilayah untuk diri sendiri, utk menjadi negara baru.
Terjadi perang. Ekonomi dunia dihantam lagi. Perang akan berlangsung lama, mungkin beberapa tahun, karena Rusia dan Amerika akan masuk dan ikut campur. Hasilnya, Cina pecah, dan pabrik dunia akan mencari negara yang stabil. Mungkin banyak yang pindah ke Indonesia, juga ke India, Brasil, dll.
Tunggu saja… Mungkin sudah dekat.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Sabtu, 24/07/2010 14:12 WIB Pasien DBD 'Ditahan' Rumah Sakit Rois Jajeli – detikSurabaya Surabaya - Sikap pihak Rumah Sakit Islam (R...
-
(Membalas komentar dari guru di milis pendidikan). Assalamu’alaikum wr.wb., Sudah ada beberapa guru di dalam milis pendidikan yang...
-
Source : Scholars for 9/11 Truth By: James H. Fetzer Founder and Co-Chair Scholars for 9/11 Truth SCHOLARS FOR 9/11 TRUTH ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment