Monday, August 29, 2016

Pelajar SMK Tewas Dikeroyok Siswa Lain Sekolah



Baru seminggu yg lalu saya post info berita ttg anak yang tewas dalam tawuran. Lima hari kemudian, ada anak satu lagi yang tewas dalam tawuran. Apa kita perlu menunggu sampai ada kematian anak setiap hari, baru dianggap masalah? Kl sebatas satu anak per minggu, bukan masalah? Bukan anak saya jadi bukan urusan saya!?
Satu hal yang tidak pernah dijelaskan oleh siapapun adalah kondisi di kemudian hari. Ketika remaja, mereka keluar ke jalan dan berusaha membunuh anak dari sekolah lain. Ketika nanti dewasa, menjadi bapak, suami dan anggota komunitas seperti apa? Ada efek apa terhadap cara berpikir mereka….?
-Gene

Pelajar SMK Tewas Dikeroyok Siswa Lain Sekolah
Sabtu, 27 Agustus 2016 09:26
WARTA KOTA, PALMERAH-- Egas Thoriqul Hakim (17), pelajar SMK Satria Jakarta Barat, tewas dikeroyok sekelompok pelajar, Jumat (26/8/2016).
Peristiwa terjadi di Jalan Swadharma, Kampung Baru Baru III, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dia tewas dengan 3 luka tusukan di bagian perut dan telinga mengeluarkan darah.

(Berita 5 hari sebelumnya)
Siswa SMKN 4 Tangerang Tewas Ditusuk Saat Tawuran
Sabtu,  20 Agustus 2016  −  23:38 WIB

No comments:

Post a Comment