Tuesday, December 10, 2019

Pembunuhan Keji Bocah SD di Kalteng, Disodomi lalu Dipenggal

Seorang anak SD minta rokok dari pelaku, yang sudah menikah dan punya anak. Tiba2 pelaku ingin sodomi korban, tapi dilawan. Jadi anak kecil itu dicekik, dan setelah mati, disodomi juga. Lalu pelaku jalan pulang ke rumah dengan santai, ambil mandau (pedang), kembali ke jenazah dan potong kepalanya. Jangan terlalu heran. Kekerasan terhadap anak sangat "normal" di Indonesia.

Mungkin besok Kapolri dan dua menteri lain bisa menjadi pelawak di depan presiden, dan membuat drama anti-kekerasan terhadap anak, dan presiden dan para menteri bisa ketawa2, lalu menyatakan niat baiknya untuk melindungi 80 juta anak Indonesia dari kekerasan.

Kita harus selalu ingat pada prinsip yang utama: "Bukan anak saya jadi bukan urusan saya!" Yang penting adalah anaknya orang elit selalu aman dan dilindungi 24 jam. Jadi tidak ada yang perlu peduli pada anaknya orang miskin…
-Gene Netto

Kronologi Pembunuhan Keji Bocah SD di Katingan Kalteng, Disodomi lalu Dipenggal
Ade Sata · Selasa, 10 Desember 2019 - PALANGKARAYA, iNews.id – Polisi mengungkap kasus penemuan mayat bocah sekolah dasar (SD) tanpa kepala di Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebelum dibunuh dengan cara dipenggal, korban lebih dahulu disodomi pelaku.
Hasil penyidikan, identitas pelaku kejahatan keji ini berinsial A, warga yang masih satu kampung dengan korban dan telah berkeluarga serta memiliki tiga anak.
https://www.inews.id

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...