Rabu, 01/07/2009 09:02 WIB
Debat Cawapres
Laurencius Simanjuntak – detikPemilu
Jakarta - Tim Sukses Mega-Prabowo kembali mengkritik polling SMS yang dilakukan stasiun TV dalam debat capres dan cawapres. Mereka mengaku mendapat diskriminasi soal SMS yang dikirimkan untuk mendukung jagoannya.
"Kalau nomor 1 itu delivered-nya sampai 30 menit, nomor 2 langsung diterima, dan nomor 3, 10 sampai 15 menit. Itu bisa dibuktikan," kata Sekretaris II Tim Sukses Mega-Prabowo, Hasto Kristiyanto, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (1/7/2009).
Dalam putaran terakhir Debat Cawapres yang ditayangkan TV One semalam, polling SMS dimenangkan oleh Boediono (nomor 2), disusul Wiranto (nomor 3) dan Prabowo (nomor 1).
"Kalau saya mengibaratkan dukungan SMS kepada nomor 1 itu harus lewat jalan kampung, nomor 2 jalam tol, dan nomor 3 jalan yang lebih baik (dari nomor 1)," ujar Hasto berumpama.
Hasto menilai, hal tersebut terjadi semata-mata bukan karena hal teknis. "Yang kami dengar 4 dari 5 operator seluler punya keterkaitan dengan incumbent," ungkapnya.
Ia menambahkan, polling SMS yang tidak fair ini bisa merugikan pasangan tertentu. Sebab, polling bisa membentuk pengopinian publik tentang siapa yang 'menang' dalam debat.
"Saya pikir ini persoalan serius," tegas Hasto seraya meminta stasiun TV menghentikan polling. (lrn / nrl).
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(97)
anak
(324)
anak yatim
(117)
bilingual
(22)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(89)
dhuafa
(18)
for fun
(12)
Gene
(223)
guru
(69)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(34)
hukum
(69)
hukum islam
(51)
indonesia
(593)
islam
(561)
jakarta
(34)
kekerasan terhadap anak
(378)
kesehatan
(100)
Kisah Dakwah
(12)
Kisah Sedekah
(11)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(28)
KPK
(16)
Kristen
(14)
lingkungan
(19)
mohon bantuan
(40)
muallaf
(52)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(34)
parenting
(2)
pemerintah
(138)
Pemilu 2009
(63)
pendidikan
(527)
pengumuman
(27)
perang
(10)
perbandingan agama
(11)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(127)
Politik Indonesia
(53)
Progam Sosial
(60)
puasa
(37)
renungan
(196)
Sejarah
(5)
sekolah
(95)
shalat
(10)
sosial
(324)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Sabtu, 24/07/2010 14:12 WIB Pasien DBD 'Ditahan' Rumah Sakit Rois Jajeli – detikSurabaya Surabaya - Sikap pihak Rumah Sakit Islam (R...
-
(Membalas komentar dari guru di milis pendidikan). Assalamu’alaikum wr.wb., Sudah ada beberapa guru di dalam milis pendidikan yang...
-
Source : Scholars for 9/11 Truth By: James H. Fetzer Founder and Co-Chair Scholars for 9/11 Truth SCHOLARS FOR 9/11 TRUTH ...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada orang yang mengatakan dia capek dan kesiangan, jadi baru bangun jam 8 pagi, dan tidak bisa shalat subuh. Saya b...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment