Thursday, November 08, 2018

70 Persen Guru Swasta di Surabaya Bergaji di Bawah Rp 300 Ribu Sebulan

Ya Allah! Tukang kebersihan lebih mungkin dapat hak gaji yg layak, dibandingkan seorang guru! Saya kira Indonesia sudah merdeka. Ternyata masih dijajah… oleh para pejabat dan pemimpin yang sibuk utamakan rekening pribadi dan kekuasaan partai daripada kemajuan negara. Sungguh tidak masuk akal kondisi pendidikan di negara ini. Dengan kekayaan alam yang ada, seharusnya Indonesia menjadi pemimpin dunia dari puluhan tahun yang lalu. Tapi malah sebaliknya: Banyak pemimpin menjadi kaya raya dgn harta ratusan milyar rupiah (bahkan ada yang triliunan), dan guru yang kerja setiap hari untuk mencerdaskan anak bangsa tidak sanggup beli sepatu bagi anak kandung sendiri.
Sayangnya, tidak ada pejabat satupun yang merasa malu… Ternyata harta mereka memberikan rasa hangat di dalam hatinya, dan guru yang hidup dalam kemisikinan selalu siap “diam dan taat” terhadap pihak yang berkuasa, jadi tidak berani komplain… Kapan anak Indonesia bisa dapat pemimpin sejati yang peduli terhadap masa depan negara, di atas kepeduliannya terhadap harta dan kekuasaan partainya?
-Gene Netto

70 Persen Guru Swasta di Surabaya Bergaji di Bawah Rp 300 Ribu Sebulan
Senin, 3 September 2018 TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebanyak 70 persen guru swasta di SD dan SMP Surabaya masih bergaji antara Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Gaji guru itu jauh lebih kecil dibandingkan gaji bulanan tenaga teknis kebersihan maupun outsourcing Pemkot Surabaya yang sudah menerima gaji sebesar UMK sekitar Rp 3,5 juta. Menanggapi kondisi itu, Pemerintah Kota Surabaya memiliki tekad untuk bisa memberikan dana jaspel atau Bopda untuk sekolah swasta agar bisa membuat gaji guru swasta mencapai UMK.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...