Ini contoh skuadron helikopter yang ada di negara lain:
CH-53E Super Stallion Helicopters Mass Formation Flight Over San Diego
Coba jelaskan kenapa tidak ada korban di Palu, atau Lombok sebelumnya, yang melihat hal seperti ini. Puluhan helikopter milik TNI bisa langsung turun ke lokasi. Bisa antar pasukan ke atas setiap bukit, dgn jarak 1-2km antar pleton, dan di situ mereka mendirikan pos komunikasi dulu, karena yang paling penting adalah informasi.
Setelah jelas di setiap wilayah ada masalah apa, dan ada kebutuhan apa, bisa diterbangkan lagi pasukan yg lain ke setiap wilayah sesuai kebutuhan. Misalnya, untuk mendirikan rumah sakit lapangan, antar dokter dan tim medis, antar alat berat spt backhoe untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan, dll.
Fungsinya banyak sekali. Tidak perlu menunggu jalan umum dibuka dulu. TNI bisa langsung atasi ratusan maslah dengan bergerak sendiri, KALAU punya seribu helikopter yang tersebar di seluruh negara. Coba jelaskan kenapa tidak ada? Jangan bilang TNI tidak bisa, atau sudah punya, atau sulit beli helikopter, atau anggaran belum ada, atau alasan2 yang lain. Masalahnya hanya satu: KEPEDULIAN PEMERINTAH. Sejak dulu ada gempa bumi di Indonesia, dan kondisinya selalu sama: jalan putus, dan rakyat menderita berminggu-minggu menunggu bantuan datang. Masalah yang paling besar itu bisa diatasi dengan menggunakan helikopter, yang perlu dibeli, dan disebarkan di seluruh negara, siap bertindak setalah ada gempa bumi lagi nanti. Dan itu hanya akan terjadi kalau suatu hari rakyat bangun dari dunia mimpi, dan mulai memilih pemimpin yang peduli pada rakyat, daripada peduli pada depositonya sendiri.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(86)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(52)
indonesia
(487)
islam
(544)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(51)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(498)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(188)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Pertanyaan Assalamu'alaikum wr.wb., Saya mau bertanya kalau orang Muslim boleh mendoakan orang non-Muslim? Kalau ada teman atau sauda...
-
Assalamu’alaikum wr.wb.,Bismillah hirrahman nirrahim. Di sering menyatakan bahwa saya belum menemukan sekolah Islam yang bagus di...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Hukum Mengucapkan Selamat Natal Assalamu’alaikum wr.wb., Ucapan “Selamat Natal” ditentukan haram oleh sebagian besar ulama di manca...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Dari tahun kemarin ada kabar dari teman2 tentang Peraturan Menteri baru, yang mempersulit guru asing yang mau...
-
Sabtu, 6 Okt 07 14:50 WIB Assalamu'alaikum Ustadz, Saya ingin menanyakantentang pemakaian Jilbab oleh muslimah, karena beberapa ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Mengenai tulisan sesat: Muhammad dan Kaum Cerdik Pandai Kristen Oleh orang sesat bernama MOHAMAD GUN...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Kemarin ada email yang beredar tentang Ustadz Komersial. Menurut saya, alangkah baiknya kalau ini menjadi kesem...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment