Thursday, April 09, 2015

Siswa SMK di Semarang Tewas Dikeroyok



Seorang siswa SMK di Semarang tewas setelah dilempari batu, jatuh dari motor, dikeroyok, dan dihajar dengan kayu dan batu sampai mati. Kenapa? Mungkin karena ada orang di pinggir jalan yang teriak “begal”. Itu saja.
Ada saksi yang menduga anak itu dikeroyok karena beberapa waktu sebelumnya ada begal yang lewat daerah yg sama. Lalu saat adas rombongan anak muda lewat naik motor, sepertinya ada orang di pinggir jalan yg teriak “Begal” dan anak2 muda itu diserang, lalu satu jatuh dari motor dan dibunuh.
Tapi ini terjadi di luar sekolah, jadi bukan urusan guru. Dan terjadi di luar rumah, jadi bukan urusan orang tua. Dan sebelum dibunuh, bukan kasus kriminal, jadi bukan urusan polisi. Dan tidak ada uang yg bisa dicari dari proyek anak muda, jadi bukan urusan pejabat. Dan bukan anak saya, jadi bukan urusan saya.
Tidak ada masalah kekerasan terhadap anak Indonesia yg perlu kita pikirkan. Betul? Sekarang, tidak perlu menjadi kriminal untuk dibunuh di pinggir jalan. Cukup naik motor saja, lewat di waktu yang “salah”, dan bisa dibunuh oleh masyarakat.... Apa ini sebuah masalah yang perlu kita perhatikan? Kenapa masyarakat Indonesia menjadi sadis seperti ini?
Wassalam,
Gene Netto

Siswa SMK di Semarang Tewas Dikeroyok, Keluarga Shock dan Tak Tahu Motifnya

Siswa SMK yang Tewas Dikeroyok secara Brutal Diduga karena Diteriaki "Begal"

No comments:

Post a Comment