Senin, 27/04/2009 17:10 WIB
Amanda Ferdina - detikPemilu
Jakarta - Ada cara lain untuk memvalidasi daftar pemilih tetap (DPT) selain mengandalkan kesadaran warga untuk melaporkan ke RT/RW. Cara-cara validasi data ala Orde Baru (Orba) bisa dipakai.
"Bisa dengan berbasis domisili seperti yang sosialisasinya sekarang mulai gencar di DKI. Tapi harus juga berbasis ke pencacahan jiwa. Karena kalau nggak begitu, bisa akan mengulang seperti kemarin," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini.
Nur Hidayat menyampaikan hal itu di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2009).
Validasi berdasarkan domisili ditetapkan berdasarkan alamat di mana orang itu tinggal. "Tapi kalau ini saja agak nggak yakin, karena hanya meminta kesadaran warga saja," jelas dia.
Selain mengandalkan keaktifan warga, parpol juga diharap berperan mendorong warga untuk memeriksa namanya apakah sudah terdaftar di DPT atau belum. Cara validasi yang lain adalah dengan pencacahan jiwa seperti yang digunakan saat pemilu era Orba.
"Kalau pencacahan jiwa itu bagaimana melibatkan RT langsung untuk mencatat jiwa-jiwa. Seperti pada sistem lalu di Orde Baru. Terlepas dari negatifnya (Orba), itu baik karena langsung door to door. Dan itu memungkinkan, masih ada waktu untuk mencek semua proses," jelas dia.
( nwk / nrl )
Sumber: Pemilu.detiknews.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(86)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(52)
indonesia
(487)
islam
(544)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(51)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(498)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(188)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb.,Bismillah hirrahman nirrahim. Di sering menyatakan bahwa saya belum menemukan sekolah Islam yang bagus di...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Hukum Mengucapkan Selamat Natal Assalamu’alaikum wr.wb., Ucapan “Selamat Natal” ditentukan haram oleh sebagian besar ulama di manca...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Kemarin ada email yang beredar tentang Ustadz Komersial. Menurut saya, alangkah baiknya kalau ini menjadi kesem...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Dari tahun kemarin ada kabar dari teman2 tentang Peraturan Menteri baru, yang mempersulit guru asing yang mau...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada seorang isteri yang bertanya apa benar bahwa dia mesti “taat pada suami” walaupun suaminya ketahuan ber...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini Bab Pertama dari buku saya Mencari Tuhan, Menemukan Allah.(Baru terbit dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia be...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment